System : God From Hell

System : God From Hell
Chapter V - Menyebalkan


__ADS_3

Rach pun berjalan ke tempat pohon pisang tadi dan duduk disana sambil berkata kepada orochi " Apakah kmu yang membuat lembah ini menjadi tidak subur dan apa semua yang ada di lembah ini tidak ada yng bisa mendekati mu selain aku? "


Orochi yang masih bingung pun terdiam tak membalas ucapan rach .


"Hey ayolah kawan, aku berbicara dengan mu??" goda Rach


"Oh kau berbicara padaku" jawab Orochi


"Yaellah kau masih marah gara gara aku tidak menurutin permintaan mu, aku hanya bertanya kepada mu mengapa tidak ada yang berni mendekati mu " Ucap Rach


"Disini banyak makhluk yang sudah berevolusi, dan aku sudah memutus kan, akan membuat lembah ini menjadi singasana ku" lanjut ucapan Rach


"HAH !!! JANGAN MENGIGAU" jawab orochi


"ini adalah lembah tandus dan beracun karna efek dari ku" lanjut Orochi


"Jika ada api pasti ada air, jika ada sebab pasti ada solusi" ucap Rach


"Lalu apa yang akan kau lakukan" Tanya Orochi


"Aku akan menyerap semua racun yang ada disini dulu, bukan kah tubuh ku menyukai itu" Ucap Rach sambil memegang pisang


"Tapi aku belum mengajari mu akan itu" ucap Orochi


"Aku tau,makanya aku ingin kau selalu disamping ku" ucap Rach


"Lantas apa yang ingin kau lakukan sekarang" Tanya Orochi


"Aku membutuh kan air" ucap Rach

__ADS_1


"Apakah di sekitar sini ada air" tanya Rach


"Ada" jawab Orochi


"Dimna ?" ucap Rach


"Coba kau pertajam pendengaran mu dengan skill indentifikasi" Ucap orochi


"Lalu dengarkan suara yang menurut mu itu air" Lanjut Orochi


"Apakah itu bisa aku lakukan" Tanya Rach


"Coba saja" jawab Orochi


Dan Rach pun mencoba apa yang Orochi katakan kepadanya, dia memulai memfokuskan pendengaran nya dan semua suara yang ada di lembah itu terdengar


"Lebih fokus lagi, kah psgi bisa" Ucap Orochi


Dan Rach pun memfokuskan lagi pendengarnnya, suara bising itu pun memudar dan mulai terdengar suara air .


"Jika kau sudah menemukan sumber mata air, coba kau tandai dan ubah pendengaran mu menjadi visual" ucap Orochi


"Baik akan kulakukan, sepertinya ini berasal didalam gua dan sepertinya banyak monster yang belum aku lihat" ucap Rach


"Apakah kau akan kesana" Tanya Orochi


"Yah apa boleh buat aku akan kesana" Ucap Rach


Di sepanjang perjalanan menuju sumber mata air Rach mempelajari beberapa hal dari Orochi, Rach juga telah mempersiapkan tekad nya untuk melakukan pertempuran kecil.

__ADS_1


Walau bagaimanapun Rach adalah anak yang cukup berbakat.


Saat dia masih di hina dan dianggap sampah dia cukup banyak mempelajari teknik teknik berpedang.


Tapi belum benar benar diasah, karena ketika sampai pada saat ia menjadi sampah.


Ia hanya menghabiskan waktunya di perpustakaan, mempelajari tentang tanaman, senjata bahkan bahan bahan untuk membuat senjata atau bisa disebut biji besi.


Sehingga dia melupakan apa itu teknik berpedang, apa itu sihir.


Karena keputusasaannya tersebutlah dia menjadi seperti itu.


Menjadi orang yang sangat tertutup baik di akademi ataupun dirumahnya.


kembali ke cerita


Rach dengan bersemangat untuk menuju sumber mata air dengan tingkah tengilnya membuat orochi kesal.


menurut orochi tingkah laku Rach sangat menyebalkan, ada saja kelakuan konyolnya yang dilakukan disaat berjalan.


Dan itu benar benar mengganggunya.


" Ahh ... !!! Sial kenapa aku memiliki tuan sepertimu ! " Tegas Orochi


" Hey memangnya kenapa? ada yang salah denganku? " Tanya polos Rach


----


bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2