
TAHUN 2019 BUMI , INDONESIA TEPATNYA DI SALAH SATU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI BOYOLALI.
Nama ku adalah Leo aku adalah siswa yang nakal atau bisa dibilang seorang pembuli , aku cukup suka membuli apalagi dengan seseorang yang lemah dan suka putus asa , sebagai contoh orang yang sering ku bully adalah dia namanya adalah Nino.
" Hey cepat telan ini ",Sebuah kata kata yang diikuti dengan memberi sebuah Putung rokok.
" Oke ." Tanpa perlawanan dia langsung menelan Putung rokok tersebut.
*Buk*
Sebuah tendangan yang mengarah ke kepala Nino
" Kenapa kau masih berdiam diri , segeralah pergi membeli makanan dengan uang mu ",Ujar Leo.
"Hoy Leo , bukan kah itu terlalu berlebihan?" , ucap seorang laki laki.
" Huh , kalian bilang ini berlebihan tapi kalian tidak mengaca dengan apa yang kalian lakukan " , ucap Leo untuk membalas kata kata tadi.
" Hahaha, aku dan Paul tidak seburuk dirimu, orang yang menyuruh menelan Putung rokok , padahal itu masih ada sumbu apinya " Ucap seseorang.
" Tapi kau sama seperti Leo San, meskipun tidak sekejam Leo kau tetap suka memukul orang yang kau bully", ucap Paul.
Meraka berdua adalah teman ku , namanya adalah Hasan dan Paul, seorang pembuli memiliki teman pembuli.
Oh alasan kenapa aku suka membuli bukan karena aku jahat , alasan itu karena aku melihat beberapa tokoh utama di komik komik , yang berawal dari seorang pecundang dan berubah menjadi seorang pahlawan, kebanyakan dari mereka mendapat kekuatan super entah dari mana.
Aku selalu mengawasi Nino dari sepulang sekolah sampai matahari terbenam, meskipun ini cukup aneh tapi aku tetap meyakini bahwa kekuatan super itu ada.
"Oy Leo, dimana Nino?,apakah dia lari?" ucap Paul.
"Biarkan aja dia lari, besok saat kita bertemu kita akan menelanjangi nya di depan sekolah" , ucap Hasan dengan senyuman nya.
"Tidak aku akan mencarinya"Ujar Leo.
''Seperti yang kuduga pasti, Sekarang Nino mendapatkan kekuatan super nya, aku akan mencarinya dan merebut kekutan itu!'' ,Fikir Leo dengan ambisius.
Di lain sisi
“Apa yang harus kubeli, aku juga tidak punya uang”, Fikir Nino dia sebuah toko makanan.
Hampir setengah jam aku disini , apa lebih baik aku lari?, Benar aku harus lari aku akan pergi ke luar kota. "
Dengan wajah yang ketakutan Nino lari dari toko tersebut , dari wajah nya mulai keluar air mata .
*Hust-hust*
__ADS_1
Beberapa tarikan nafas karena kelelahan.
''Aku seperti orang bodoh—
Setelah kata kata itu sebuah sinar hijau menyinari tempat itu , Nino pun melihat ke arah cahaya tersebut dan menghampirinya, tunggu benda ini melayang.
Sebuah benda melayang berada di depan Nino , "apa ini?"
dengan cukup penasaran Nino pun mengambil benda itu , dalam beberapa detik ingatan dari profesor masa depan masuk ke ingatan nya.
Karena cukup terkejut akan hal itu Nino sampai berteriak cukup keras *Arg* ,
"mustahil apa apaan ini?".
Tepat pada saat itu ada suara motor berhenti,
"Jadi kau disini Nino, tak kusangka kau berani kabur" ujar orang yang naik motor tersebut.
"K—kau, Paul kenapa kau bisa berada disini?"ujar Nino dengan ketakutan di wajahnya.
"Kami mencarimu dari kemarin loh?, kemana saja kau"
Dengan sedikit mengancam Paul berkata
"Kau akan ku telanjangngi dan membuang mu ke pusat kota Boyolali".
Setalah kata kata itu Paul mulai memegang tangan Nino dan membantingnya , dengan posisi Paul yang berada di atas Nino Paul mulai memukul kepala Nino.
''Tolong ampuni aku" , Ujar Nino sambil menangis dan cukup babak belur.
Tanpa ingin menjawab kata kata tersebut Paul mau membuka baju milik Nino.
Dengan rasa takut dan amarah Nino berkata dengan cukup keras
"HENTIKAN".
" Bwhahahah , kenapa aku harus berhenti kau mau memukul ku ?" ucap Paul dengan nada mengejek.
Karena amarah yang sangat besar Nino memukul Paul, sesaat Kristal hijau yang ada di genggaman tangan Nino mulai bercahaya dan……
*Bust*
Sebuah pukulan yang cukup kuat untuk menghempaskan Paul muncul.
" Apa yang terjadi???,bagaimana seorang yang lemah bisa mengeluarkan kekuatan yang sebesar itu " ucap Paul dengan sedikit batuk darah.
Karena amarah yang ada di matanya belum padam Nino mulai memberikan beberapa pukulan ringan.
*Bust* *Buk*
"Argh, sakit " teriak Paul .
"Kau berani memukul kau seharunya juga berani menerima pukulan ! ", Ujar Nino dengan amarahnya.
__ADS_1
Setalah Nino mengatakan itu Kristal hijau nya bersinar lebih terang , karena saat ini mereka berada di sebuah gang buntu beberapa orang mulai datang ketempat itu...
" Berhenti apa yang kau lakukan ", ucap seorang warga yang di ikuti beberapa warga dibelakang nya.
" KALIAN YANG SEHARUSNYA BERHENTI !!! " , Setalah mengatakan itu seluruh tempat itu tiba tiba berhenti , Manusia , udara maupun suara semuanya berhenti , hanya Nino yang bisa bergerak.
"Ini, apakah ini kemampuan yang bernama ? , karena cukup terkejut dengan hal yang ia dapatkan ia pun mencoba lari dari tempat itu , setelah 50m dari tempat kejadian tersebut waktu disana pun kembali normal dan tiba tiba…
*Uhg'*
Seteguk darah keluar dari mulut Nino,
"Apa , apa yang terjadi padaku?" Ucap Nino sembari mengusap darahnya.
Tubuh Nino yang awalnya kuat tiba tiba mulai keluar darah dari sekujur tubuhnya, karena tidak kuat menahan beban tubuh Nino pun pingsan dan terjatuh.
Sesaat setelah terjatuhnya Nino ada seseorang yang datang....
" Seperti yang kuduga, dia pasti akan mendapat kekuatan super ",
Untung saja aku tidak mendekati nya saat itu...
Beberapa saat yang lalu...
"Hoy Leo apakah kau yakin sudah dari kemarin kita mencari , tapi dia belum juga ditemukan " ucap Paul.
"Tidak dia pasti ada disini!!!—
Sesaat setelah kata kata itu keluar ada sebuah cahaya hijau yang bersinar.
Silaunya
"Itu bukankah itu Nino?" tanya Paul.
"Benar,pukuli saja dia ul " ujar Leo sembari menyuruh Paul .
Tanpa banyak basa basi Paul pergi mendekatinya dengan sebuah motor–
Di lain sisi di dalam kepalanya [ Sudah kuduga itu pasti kekuatan super –
.
.
.
.
.
.
Bersambung 1
__ADS_1