
Dihadapan lin muncul cincin, pedang, telur dan tongkat
Lin yuan memakai cincin tersebut dan menyimpan tongkat dan pedang itu di dalam cincin nya
Lin yuan kemudian menetaskan telur binatang tuhan itu,lin yuan menggigit jarinya hingga berdarah lalu meneteskan darah nya di atas telur tersebut
Telur itu pun bercahaya, beberapa menit kemudian cahaya dari telur itu menghilang dan telur itu mulai retak
Dari dalam telur itu memperlihatkan naga hydra berkepala sembilan yang memiliki satu pasang sayap, lalu lin yuan memberikan nama xiao Long
(Note: naga hydra berwarna perak)
'system, aku tidak membawa xiao long dengan bebas karena ia adalah naga hydra berkepala sembilan, jadi bagaimana?'
[Tuan dapat memerintahkan naga itu untuk memasuki tubuh tuan, naga itu akan menjadi tato tuan]
"Baiklah,xiao long masuk kedalam tubuh ku"lin yuan
Naga hydra itu hanya menganggukkan kepalanya dan merubah menjadi cahaya lalu masuk ke tubuh lin yuan
Tubuh lin yuan pun bercahaya, beberapa menit kemudian cahaya yang menghilang,lin yuan pun membuka baju nya dan berdiri di depan cermin
Ia dapat melihat bagian dada kirinya terdapat tato naga hydra
Karena naga hydra memiliki sembilan elemen utama,maka kekuatan elemen milik lin yuan menikat dan ia dapat menumbuhkan sayap hydra di punggung nya
Lin yuan pergi membersihkan dirinya, saat selesai ia kembali melakukan meditasi tapi tiba-tiba ia merasakan aura kehadiran seseorang yang mendatangi kamar
Brakk!
Lin yuan tersadar bangkit dari ranjangnya menghadap ke arah pintu. Bisa la lihat 2 orang pemuda dengan pakaian mewah diiringi oleh para pelayan.
"Yo... Bukankah ini sepupuku yang sudah jadi sampah?" ucap pemuda berlanjan masuk ke ruangan.
"Hahaha... Sampah, serahkan Pil bulanan mu atau kau akan tau akibatnya" Sahut pemuda yang lain.
Lin yuan mengerutkan keningnya dan menatap dingin kedua pemuda yang seumuran dengannya, "Pergi dari sini, sebelum ku patahkan tanganmu" Ujar Lin yuan datar.
"Hahaha... Lin yuan jenius keluarga bukan dirimu lagi, tapi aku Lin Jun. Kau sekarang sudah menjadi sampa-" Belum selesai berbicara.
Swosh!
Lin yuan sudah berada tepat di depan Lin Jun mengepalkan tangannya dan memukul dada Lin Jun dengan kencang.
Boom!
Lin Jun terbang menabrak dinding meninggalkan jejak retakan dan merasakan sakit di dadanya kemudian memuntahkan darah segar.
Lin Chu dan para pelayan melihat hal yang terjadi menatap Lin yuan ngeri, kemudian berlari menolong Lin Jun yang telah tergeletak lemas.
"Kau... Bagaimana... Lin yuan... Ayahku akan membalaskan... Perbuatan mu padaku" Ucap Lin Jun yang di papah para pelayan keluar dari halaman.
Lin yuan yang diancam oleh sepupunya hanya tersenyum kecut dan kembali berjalan menuju tempat tidurnya.
****
Kediaman Lin Bao.
Lin Bao terkejut dengan kedatangan anaknya yang lemas pucat dengan darah yang keluar dari mulutnya, la berdiri menghampiri anaknya yang tengah terluka parah.
"Ju'er bagaimana bisa keadaanmu seperti itu?" Tanya Lin Bao cemas.
"A- Yah... Lin yuan... Uhuk uhukk... Lin yuan yang membuat ku seperti ini... Kau harus membalaskan dendam ku ayah" Jawab Lin Jun yang kembali memuntahkan darah
Mendengar jawaban anaknya, Lin Bao membuka mulutnya lebar tak percaya. Bagaimana bisa Lin yuan yang menjadi sampah mempunyai kekuatan untuk melakukan ini? Bukannya mustahil? Apakah Dantiannya sembuh? Tidak mungkin, bahkan di Benua Tengah untuk menyembuhkan Dantian yang hancur sangatlah mustahil.
Berbagai pertanyaan timbul dibenaknya akibat mendengar perkataan dari anaknya, namun meski begitu Ia hanya mengangguk dan berniat membalaskan dendam anaknya.
"Tenang... Ayahmu akan memastikan la menerima akibatnya!" Ujar Lin Bao dengan nada kesal.
"Kau obati dirimu dulu” Lanjut Lin Bao sambil menepuk pundak anaknya dan kemudian berjalan menuju pintu keluar.
***
Kediaman Lin yuan
Brak!
"Lin yuan keluar kau" Ucap Lin Bao dengan marah.
Baru saja Lin Bao berjalan selangkah ke dalam, la berhenti dan menolehkan kepalanya ke belakang saat merasakan adanya bahaya tengah bersembunyi dibelakangnya.
Ia berniat mengeluarkan teknik pertahannya berharap hidupnya bisa terselamatkan, namun sayang belum sempat la mengeluarkan teknik. Sebuah genggaman tangan telah mencekik lehernya.
Setelah Lin Bao terkecik, pandangannya berubah menjadi langit-langit ruangan. Yang artinya Ia telah terbanting menghantam lantai, Ia membuka matanya lebar saat melihat pemuda yang dikenalnya tengah mencekik lehernya.
"Li-Lin yuan... Ka- Kau... Auramu, Ranahmu berada diatasku" Ucap Lin Bao yang terbata-bata saat merasakan aura yang ke luar dari tubuh Lin yuan.
Boom!
Krak!
Tulang rusuk Lin Bao patah akibat pukulan keras Lin yuan. Lin Bao yang merasakan rasa sakit hendak berteriak, namun sayang suaranya tak bisa keluar karena mulutnya tertahan oleh tangan Lin yuan.
Setelah Ia menutup mulut Lin Bao, Lin yuan melakukan penyiksaan terhadap Lin Bao karena kekesalannya dan ingin membalaskan dendam pada Lin Bao, seperti janji yang telah la ucapkan kepada pemilik tubuh asli.
__ADS_1
Tanpa Ia sadari, di luar sudah mulai gelap. Menandakan rencananya akan dimulai. Lin yuan keluar dari ruangan menaiki atap-atap rumah dengan keterampilan persembunyian.
Lin Bao yang ditinggal Lin yuan terikat di pilar tidak sadarkan diri, kini bajunya berubah menjadi merah darah, pelampilannya seperti orang gila yang mentalnya hancur. Saat Lin Bao terluka parah, Lin Chen berkali-kali memberikannya Pil Pemulihan.
****
Kediaman Lin Jun
Lin yuan tepat berada di depan pintu. Lin yuan membuka pelan dan masuk, di depannya la melihat Lin Jun duduk bersila tanpa pikir panjang Lin Chen memukul perut Lin Jun dengan keras. Namun posisi Lin Jun tetap berada di atas tempat tidur karena tubuhnya ditahan Lin yuan.
Krak!
Suara pecahan terdengar dari perut Lin Jun menandakan Dantiannya hancur. Lin Jun yang Dantiannya hancur berteriak kencang.
"Aa-" Teriakan Lin Jun terpotong dengan bibirnya yang disumpal Lin yuan.
Kemudian Lin yuan membuat Lin Jun tak sadarkan diri dengan memukul wajahnya. Setelah Lin Jun tak sadarkan diri, Ia menghampiri kediaman Lin Zhao dan Lin Chu untuk membuat perhitungan.
Setelah menyelesaikan semua rencananya, Lin yuan membawa ke empat orang itu ke luar kota dan mengantungnya di atas gerbang kota.
***
Kota Xing
Seperti biasa, Kota Xing memulai aktivitas di pagi hari dengan ramai. Banyak pedagang menjajakan dagangannya, prajurit kota yang berpatroli. Tapi prajurit yang berpatroli jumlahnya lebih banyak dari hari-hari biasa.
Bagaimana tidak, dua Penatua dan dua jenius Keluarga Lin yang salah satu dari tiga keluarga besar Kota Xing digantung di atas gerbang kota.
Seluruh kota merasa resah dengan kejadian yang ada. Tapi ada juga yang merasa senang melihatnya, merasa doa-doanya yang selama ini diucapkan akhirnya dikabulkan saat melihat para keempat orang itu gantung.
Lin Jun dan Lin Chu terkenal karena suka sekali melecehkan wanita serta menghancurkan pedagang kecil dengan cara memalaknya.
Banyak obrolan terjadi diantara penduduk kota tentang kejadian yang menimpa Penatua dan jenius Keluarga Lin.
"Apa kau sudah melihat kejadian di gerbang kota?" Tanya penjaga kios kecil.
"Tentu... Saat aku melihatnya, aku bahagia bukan main. Bagaimana tidak... Aku sangat membenci kedua jenius muda itu" Ucap pembeli dengan nada kesal melihat hal yang pernah la alami.
"Hei kau... Jangan sembarangan berbicara" Sahut pedagang.
Pembeli terdiam mendapati peringatan dari pedagang kemudian melihat sekeliling dengan ekspresi khawatir dan mengangguk pelan.
****
Aula Kediaman Keluarga Lin.
Patriak, Panatua Kedua, Panatua Keempat dan Kelima berdiskusi dengan wajah yang rumit, musibah yang diterima keluarga Lin membuat mereka kesal.
"Patriak. Bagaimana nasib keluarga Lin kita kedepannya. Dua jenius kita berubah menjadi cacat, sedangkan Penatua Pertama dan Ketiga mengalami gangguan mental" Ucap Penatua Kedua mengelus jenggot hitamnya.
Patriak yang sedari tadi diam mulai bersuara. "Walaupun keluarga lain menyerang, Jeluarga kita tidak akan hancur" ujar Lin Zhian Patriak keluarga Lin berdiri dan mengeluarkan aura tingkat Jalan Surgawinya.
Para Penatua yang merasakan aura dari Lin Chen membuka matanya lebar tak percaya dengan apa yang mereka rasakan.
Lin Xian, Panatua Kelima bertanya "Pat- Patriak... Anda telah menembus tingkat Jalan Surgawi?" Tanya Lin Xian memastikan.
Lin Zhian yang melihat ekspresi ketiga Penatua hanya tersenyum kecil dan menarik auranya kembali.
Melihat itu, ekspresi diwajah para Penatua berubah dengan senyum terlihat diwajah mereka semua.
"Dengan ini Keluarga Lin kita lebih kuat dari Keluarga Zhan" Ucap Lin Xiao, Panatua Kedua dengan ekspresi senang.
Lin Bai, Panatua Keempat menganggukkan kepala dan mengakat tangannya menambahkan, "Walaupun Keluarga kita lebih kuat. Namun pelaku yang meresahkan keluarga Lin harus dicari" Sahut Lin Bai.
"Tentu. Walaupun perilaku Lin Bao dan Lin Zhao menyebalkan, mereka tetaplah keluarga Lin. Kita harus tetap mencari pelakunya" Ucap Lin Zhian
Merasa tidak ada lagi yang perlu dibahas, para Penatua saling memandang satu sama lain dan menganggukkan kepalanya secara bersamaan.
"Kalau begitu... Kami pamit dulu Patriak" Uca Lin Xiao berdiri diikuti dengan Penatua yang lain.
Lin Zhian berdiri dan melambaikan tangannya pelan menanggapi penghormatan dari para Penatua.
Setelah Penatua keluar dari Aula, Lin Zhian kembali merebahkan dirinya di kursi sambil menghela napas panjang.
Krekkk...
Pintu kembali terbuka, di luar pintu terlihat pemuda dan wanita paruh baya memasuki ruangan.
"Ayah" Ucap pemuda itu.
"Ada apa?" Tanya Lin Zhian menatap ke arah suara.
Lin berbalik menutup pintu dan melihat sekeliling. la melepaskan kesadarannya namun tidak menemukan orang lain selain mereka bertiga di dalam ruangan. Lin yuan berjalan menuju ke arah Lin Zhian dan berbicara. "Ayah... Tentang Penatua Pertama dan Ketiga serta keluarganya... aku pelaku nya"
lin zhian dan luo yi tersentak dengan mulut terbuka saat mendengar pengakuan dari anaknya
sontak lin zhian berdiri hendak mengatakan sesuatu, namun ia urungkan saat melihat tatapan lin yuan
"yuan'er, apakah kau yang membunuh mereka?"tanya lin zhian memastikan
lin yuan hanya tersenyum canggung dan mengangguk kecil
"berada di ranah apa kultivasi mu sekarang?"lin zhian
lin yuan yang tahu akan mendapat pertanyaan seperti itu hanya tersenyum dan mengeluarkan aura kultivasi raja surgawi
__ADS_1
"a-aura ini... apakah ini jalan surgawi?, tidak,raja surgawi"ucap lin Zhian dan luo yi bersamaan
melihat ayah dan ibunya yang sedikit tertekan,lin yuan kembali menarik aura kultivasinya
lin zhian bangkit menghampiri lin yuan sambil menepuk bahunya,"nak, aku tak tahu bagaimana kau bisa mencapai ranah raja surgawi dengan cepat, dan aku pun tidak ingin mengetahuinya"ucap lin Zhian dengan senyuman terlihat diwajahnya
lin yuan hanya tersenyum kecil dan mengalihkan pandangannya pada ibunya,"ibu, aku akan berpetualang selama 3 bulan"ujar lin yuan
seperti sudah mengetahui apa yang anaknya mau,luo yi tersenyum menatap lin yuan,"baiklah,kau hati-hati diluaran sana yuan'er"balas luo yi berjalan menghampiri lin yuan
setelah permasalahan selesai, mereka bertiga makan bersama dan membahas tentang pelatihan yang dijalani lin yuan dan untuk lin bao beserta ketiga orang lainnya dikurung di penjara bawah tanah
****
Keesokan Paginya, Gerbang Kediaman Lin
"yuan'er, kau hati-hati. Jangan lupa makan, jangan lupa memakai selimut yang tebal saat di luar. Jangan sampai kau kedinginan" Ucap Luo Yi sembari memberikan tumpukan barang pada Lin yuan.
"Ibu, aku bukan anak kecil lagi. Anakmu sudah bisa menjaga di-" Ujar Lin yuan.
"Ssshhh... Sekuat apapun dirimu, dimata ibu yuan'er tetaplah bayi ibu" Timpal Luo Yi memotong perkataan Lin yuan.
Lin yuan hanya terdiam dengan bibir yang berkedut dan tersenyum canggung saat mendengar perkataan yang keluar dari mulut ibunya.
"Nak, saat bertemu orang jahat. Kau hajar saja mereka"Ucap Lin Zhian yang memamerkan otot Langannya.
Lin yuan tersenyum pahit dan mengabaikan perkataan ayahnya, Ayah, ibu yuan'er berangkat Ucap Lin yuan berlari keluar Kota Xing.
-----skip----
Hutan herbal
Seperti namanya, hutan ini banyak ditumbuhi tanaman herbal, terdapat legenda mengatakan kalau hutan ini dijaga oleh monster Banten bersisik ular yang berada di tingkat kasir surgawi
Saat ini lin yuan berada di tengah hutan, tepatnya di pinggir danau,lin yuan sedang bermeditasi di atas batu pinggir danau
'system, lakukan gacha sebanyak lima putaran'
[Baik tuan, proses.... selesai
Selamat tuan mendapatkan
-pedang embun es tingkat emas rendah
-pedang bara api tingkat emas rendah
-pedang percikan petir tingkat emas rendah
-pelayan wanita tingkat immortal puncak
-teknik benang pengikat dewa]
'mmm... untuk barang pertama sampai ketiga hanya sampai tapi bisa di lelang, untuk pelayan lumayan buat teman menjelajahi dunia ini
System jelaskan tentang teknik benang pengikat dewa?'
[Baik tuan
-teknik benang pengikat dewa : adalah teknik yang mengubah energi milik tuan menjadi benang berwarna emas yang dapat mengikat target, bahkan raja dewa tidak bisa lepas dari benang yang tercipta dari teknik ini]
'bagus, system pelajaran teknik benang pengikat dewa sampai max dan munculkan pelayan ku'
[Baik tuan, proses..... selesai]
Lin yuan mendapatkan informasi tentang teknik benang pengikat dewa dan cara menggunakan teknik ini
Lalu dihadapan lin yuan muncul lingkaran sihir, dari dalam lingkaran sihir terkuat keluar wanita cantik dengan rambut berwarna hitam dan mata hitam, wanita itu seperti berumur 17 atau 18 tahun
Wanita itu langsung berlutut di hadapan lin yuan
"Hormat yang mulia penguasa semesta"wanita itu
"Bangun lah, aku akan memberimu nama xiao yin dan panggil aku tuan muda"lin yuan
"Terimakasih tuan muda telah memberikan nama kepada hamba yang rendah ini"ucap xiao yin membungkuk hormat
(Note:xiao yin tadi langsung berlari saat disuruh bangun)
Lin yuan hanya tersenyum dan lin yuan pun mengubah penampilannya menjadi zen (Killua)
Xiao yin tidak terkejut karena didalam ingatannya tuan dapat berupa wujud sesuka hati nya karena itu adalah salah satu kekuatan tuan nya
Lin yuan mengubah penampilannya agar tidak ada yang bisa melacak keluarga lin karena Sekarang memakai nama xiao zen
zen/xiao zen
l
lin yuan
__ADS_1
xiao yin