
"Apa? Dia sudah Menikah? Dan Kau Adalah Cuci Kami?" Tanya Nenek Tersebut
"iya Nek, Ini adalah Photo Ibu saya sekarang" Ucap Zayn Sambil Menunjuk kan Photo Santi dari Hp Nya
"Mirip Sekali Dengan Anak Kita, Dan Sudah Di Pastikan Kau Adalah Cucu kami, Dan sekarang Kalian tinggal Di mana Nak?"
"Untuk Penjelasan Nya Nanti Saja Nek, Sekarang Kalian Kemasi Barang Barang Kalian, Kita akan pindah ke rumah ayah dan ibu" Ucap Zayn
"Hah,, Baik Lah Cucu Ku, Kami Akan Membawa Baju Dan Barang Berharga Lain nya Seperti Photo Dan Barang Lain Nya"
"Baik Lah Nek, Aku Tunggu Di sini Dan Apa Tidak Masalah Aku tidak Ikut Membantu?"
"Tidak Apa Apa Cucu Ku, Kamu Tunggu Di situ Saja"
"Baik Lah Nek"
Setelah Itu Nenek Dan Kakek Zayn Pun Pergi Menyiapkan Segala Sesuatu Barang Yang Mereka Butuh Kan Nanti Nya
Mereka Berdua Menyiapkan Barang Barang Seperti Pakaian, Beberapa Photo Lama Dan Beras
15 Menit Berlalu......
"Kek, Nek, Udah Siap Barang Barang Nya?"
"Udah Zayn, Ini Sisa Karung Beras Nya, Ga Bisa Kakek Angkat, Berat"
"Yaudah, Sini Zayn Aja Yang Bawa Nya Ke mobil"
"yaudah cu, Tapi Kita Ke sana Menggunakan Kendaraan Apa?"
"Udah Zayn Pesenin Taksi Tadi, Dan Taksi Nya Udah Dateng Barusan, Ayo Nek, Kek Naik Ke taksi nya, Dan Untuk Karung Beras Nya Zayn Aja Yang Ngangkat Nya, Zayn Bisa kok"
"Baik Lah Zayn, Tapi Hati Hati Ya, Jangan Di Paksakan, Berat Itu"
"Iya Nek"
Setelah Itu Zayn Mengangkat 4 Karung Beras Menuju Bagasi Taksi Tersebut, Dan Zayn Menyuruh Taksi Itu Untuk Mengikuti Nya Dari Belakang Nya Karena Zayn Menggunakan Sepeda Motor Nya
Zayn Pun Pergi Menuju Motor Sport Nya Dan Menyalakan Mesin Motor nya
"Mas, Kita Berangkat Sekarang Aja, Cukup Ikuti Saya dari belakang aja mas"
"Sipp Mas"
Zayn Pun Melajukan Kendaraannya Di Atas Jalanan Dan Di Ikuti Oleh Taksi Dari Belakang nya
Perjalanan Dari Kampung Halaman Nenek Nya Zayn Menuju Rumah Ibu Nya Zayn Memakan Waktu Sekitar 30 Menit,
Zayn Melihat Jam Nya Dan Sudah Menunjukkan Pukul 2 siang, Tandanya Zara Sudah Pulang Sekolah
Zayn Melajukan Motor Sport Nya Menuju Gerbang Sekolah Untuk Menjemput Zara Dan Taksi Masih Mengikuti Zayn Dari Belakang
Sesampainya Di depan Gerbang Sekolah
"Loh, Yang? Urusan Mu Udah Selesai Ya? Dan Kamu dateng Buat Jemput Aku Kan?" Tanya Zayn
"Iya Sayang, Ayo Cepetan Naik, Kita Ke rumah Mamah Dulu, Ada Urusan Penting Di sana"
__ADS_1
"Yaudah Yang, Tapi Baju aku Gimana?"
"Ntar Pake Baju Yg di sana ae oke?"
"oke yang, tapi kenapa taksi itu ngikutin kita terus?"
"oo, itu taksi yg mas pesen, di dalam nya ada tamu "
"oo, oke lah"
Mereka Melaju Di Jalanan Kota Yang Ramai
Terjadi Beberapa Percakapan Kecil Di antara Mereka
Seperti Mengenai Pekerjaan Zayn, Kesehatan Zayn Dan Lain Lain Sebagai Nya
Tak Terasa Perjalanan Mereka Hampir Berakhir
Sesampai Nya Di Rumah Ibu Nya zayn
Satpam Membuka Pintu Gerbang Mansion Lama Zayn Dan Menyambut Mereka , Dan Mereka Juga Menanyakan Kenapa Taksi Itu Mengikuti Zayn
Zayn Lalu Menjawab : Mereka Adalah Tamu Penting Di Rumah Ini Oke?
mereka Pun Menjawab Baik Lah Tuan
Mereka Pun Telah Sampai Di depan Rumah
Taksi Telah Berhenti Dan Kedua Kakek Nenek Zayn Keluar Dari Taksi Yang dibantu oleh satpam untuk mengangkat barang bawaan mereka
Zayn Berteriak Sambil Membuka Pintu Utama Rumah Itu
"Jangan Teriak Gitu, Kek Gada Orang Ae di rumah ini, Malu Ma Tetangga -_" Ucap Ibunya Zayn
Dia Belum Sadar Apa Yang ada Di Depan Nya
"Ada Apa Nak? Kok Tiba Tiba Inget Pulang? Mana Istri Kamu?"
"Satu Satu Tanya nya mak, Zara ada di luar, dan cepetan panggil Layla, Dan Papa Ke sini, Aku Ada Berita Penting"
"Bentar Mamah Panggil mereka dulu"
Setelah Itu Ibu Nya Zayn Pergi Memanggil Papa Nya Zayn Yang tengah mengurus kebun kecil nya di taman mansion dan memanggil layla yg berada di ruang keluarga sambil nonton tv
Lalu Mereka Pun Datang Ke Depan Rumah Dengan Tergesa Gesa
"Ada Berita Apa Nak?" Tanya Asep
"Ini Pah, Liat Sendiri aja" Ucap Zayn Sambil Membuka Pintu Rumah Mereka
"Ibu!!!!!!" Ucap Santi Dengan Air Mata Yang Berlinang Di Mata Nya Santi
"Hahah, Sudah Lama Santi, Kita Terakhir Bertemu 18 An Tahun Lalu, Dan Ini Suami Mu ya?" Tanya Nenek Nya Zayn
"Iya Bu, Perkenalkan Ini Mas Asep Suami Saya, Dan Ini Zayn Anak Pertama Kami Dan Yang Di samping nya adalah istri nya Dan Ini Layla, Adik Zayn" Ucap Santi
"Hallo Ibu, Maaf Kami Tidak Bertemu dengan Kalian Selama Ini, Keuangan Kami Sangat Susah Dulu, Namun Kami Menjadi Sedikit Lebih Baik Sebab Perjuangan Zayn Dan Semua Yang ada di rumah ini adalah rumah Zayn Bu, Dan Apakah Ayah Mertua Dan Ibu Mertua Akan Tinggal Di Sini?" Tanya Asep
__ADS_1
"Kata Zayn Kami Akan Tinggal Di sini Bersama Kalian, Dan Ibu Sangat Bersyukur Melihat Kalian Sudah Sukses sekarang, Dan bahkan Anak Pertama Mu sudah Menikah Sekarang"
"heheh iya nek , perkenalkan saya zara, istri nya mas zayn" Ucap Zara
"Semoga Pernikahan Kalian Aman Damai Dan Tentram Nak, Dan Kapan Kah Aku Bisa Menimang Cicit Ku?" Tanya Nenek Zayn
"Hahah, Mungkin Maaih Lama Nek" Ucap Zara
Asep Dan Ayah Mertuanya Kini Sedang Asyik Berbicara , Dan Bahkan Mereka Sudah Duduk Duluan Dan Meminum Kopi
"Santuy Bnerr" Pikir Zayn
Mereka Pun Masuk Menuju Ruang Keluarga Dan Mereka Duduk Di Sofa Untuk Berbincang Bincang
"Btw, Bu, Ibu kapan bertemu dengan zayn?" tanya santi dengan penasaran
"ooh, kami bertemu tadi siang di bank, rumah kita di kampung hampir di sita bank akibat hutang yang tidak bisa kami bayar, untung saja zayn berinisiatif Membantu Kami Dan Rumah Di Kampung Sudah Sepenuhnya Milik Kita Lagi" Ucap Ratna
"Ooo, Dan Zayn Kenapa Kamu Pergi Ke bank? Emang Ada Masalah Apa?" Tanya Santi
"Tadi Zayn Pergi Ke Bank Buat Transfer Uang Bulanan Kalian, Dan Zayn Udah Transfer Tadi Untuk Mama Dan Papa Udah Aku Transfer 1T Tadi Dan Untuk Layla 100M" Ucap Zayn Dengan Entengnya
Mendengar Kata Kata Zayn Tersebut Ayah Dan Kakek Zayn Menyemburkan Kopi Yang Barusan Mereka Minum ke lantai Karena Sangking Kaget Nya Melihat Nominal Tersebut
"Apa? uang yang bulan kemarin saja masih belum habis, kami hanya memakai nya untuk membeli keperluan penting Dan Sisanya Masih Sangat Banyak, Dan Kamu Mentransfer Uang Yang Banyak Lagi? Apakah Kau Tidak Rugi Nanti nya?" Ucap Asep
"Tidak Ada Kata Rugi Saat Kita Memberikan Uang Kepada Orang Tua Kita Pah, Untuk Uang Itu Papa Gunakan Untuk Keperluan Kakek Dan Nenek Saja, Dan Layla, Kamu Juga Jangan Terlalu Boros Dengan Uang Bulanan Mu yah?"
"Hah... Baiklah" Ucap Asep Dengan Pasrah
"Iya Kak, Dan Kapan Kita Bakal Liburan Lagi?" Tanya Layla Dengan Polos Nya
"Mungkin Kalau Ada Libur Panjang Nanti"
"Baiklah, Tapi Janji Ya kak?"
"Iya dek iya"
Bersambung.....
Jika Anda Menyukai Karya Buatan Saya ini, Jangan Lupa Jadikan Sebagai Favoritmu Agar Tidak Ketinggalan Update Terbaru dari Novel Ini Dan jangan Lupa Juga Vote agar author lebih semangat buat update nya.
Jangan Lupa Juga Like Komen dan Dukungan nya Agar saya tambah lebih semangat untuk update nya
He
He
He
He
B
Y
E
__ADS_1
:v