
" Kau akan melanjutkan tugas kami untuk mengatur keberuntungan dan kesialan, jika kalian tidak siap untuk tugas tersebut berhentilah sekarang juga karna kami tidak ingin memaksa kalian " ucap Dewa Keberuntungan dengan tegas dan Yu Sheng yang mendengar hal itu pun langsung melihat kearah para muridnya, murid muridnya yang mengerti maksud Yu Sheng pun tersenyum dan mengangguk tanda mereka siap untuk hal tersebut
" Kami sudah siap untuk hal itu, silahkan mulai ujiannya " Mendengar jawaban dari Yu Sheng Dewa dan Dewi keberuntungan pun langsung saja membuat sebuah formasi dibawah kaki Yu Sheng dan Wang Qing. Sama halnya dengan Dewa dan Dewi Keberuntungan Dewa dan Dewi Kesialan juga membuat sebuah formasi dibawah kaki Wang Ling dan Yu Sheng
" Dengarkan saya baik baik Yu Sheng, ujian yang kau lakukan dua kali lebih sulit daripada ujian para muridmu dikarnakan kau akan menjalankan ujian dari dua Dewa yaitu aku Dewa Keberuntungan dan Dewa Kesialan. Jika kau tidak sanggup melanjutkannya maka segeralah kau membunuh dirimu sendiri agar dengan sendirinya kau dapat keluar dari ujian, Kau mengerti!? " ucap Dewa Kesialan pada Yu Sheng dengan serius
Sedangkan Yu Sheng yang mendengar nya pun hanya tersenyum " Tenang saja Dewa Kesialan saya akan memberikan kabar baik untuk mu dan untuk Dewa Keberuntungan " Setelah selesai mengucapkan hal tersebut Yu Sheng, Wang Ling dan Wang Qing pun langsung saja menghilang menuju ujian masing-masing
" Semoga pewaris kali ini berhasil melewati ujian kita " ucap Dewi Keberuntungan dengan sedih
" Kau benar Dewi keberuntungan sudah 200 tahun tahta Dewa dan Dewi yang mengendalikan keberuntungan dan kesialan kosong, jika terus begini bisa saja 'dia' akan melakukan pelengseran dewa dan hal tersebut akan membuat seluruh makhluk hidup kehilangan keberuntungan dan kesialan mereka " ucapan Dewi Kesialan tersebut membuat semuanya terdiam
" Kita sekarang hanya bisa berharap mereka bertiga membawa kabar baik untuk kita " Ucap Dewa Keberuntungan yang mencoba mencairkan keadaan
Kembali ke posisi Yu Sheng saat ini
Saat ini Yu Sheng sedang berada di dalam ruang yang diciptakan oleh Dewa Keberuntungan dan Kesialan. Didalam ruang tersebut Yu Sheng berada di sebuah desa dan didesa tersebut dia merupakan orang yang paling beruntung, hal itu menyebabkan seluruh warga desa membencinya yang sangat beruntung sehingga bisa menikahi wanita tercantik dan terkaya di dunia tersebut
" Seperti nya ujian yang kujalani sekarang adalah ujian dari Dewa Keberuntungan, baiklah kita ikuti saja alur yang telah disiapkan oleh dewa keberuntungan " Didalam ruang tersebut Yu Sheng hanya mengikuti saja apa yang terjadi dimulai dari warga desa yang mengusirnya karna iri dengan keberuntungan miliknya lalu istrinya yang dilecehkan oleh para bandit dan hanya menyisakan Yu Sheng yang dapat kabur dengan keberuntungan yang dimilikinya semua masalah selalu mendatangi Yu Sheng dan dia selalu selamat berkat keberuntungan nya
" Sepertinya aku mulai mengerti apa yang ingin Dewa Keberuntungan ajarkan padaku, yaitu keberuntungan memang adalah hal yang bagus tetapi jika hanya beruntung kau tidak dapat melindungi orang yang kau cintai karna yang beruntung adalah dirimu sendiri bukan orang yang kau cintai tersebut, dan keberuntungan juga dapat membuat seseorang membencimu jadi gunakanlah keberuntungan mu untuk meningkatkan kekuatan mu terlebih dahulu karna keberuntungan tanpa kekuatan adalah sebuah kesialan yang sangat parah " Saat selesai mengucapkan kata-kata tersebut Yu Sheng langsung saja menghilang dan terkirim ke ruang ciptaan Dewa Kesialan
" Sekarang aku harus menjalankan ujian Dewa Kesialan, mari kita lihat apa yang dapat kupelajari kali ini " Yu Sheng pun langsung saja pergi dengan seringai diwajahnya
Pada ujian dari Dewa Kesialan ini Yu Sheng berpindah pindah tubuh kedalam tubuh orang yang mengalami kesialan berbeda-beda
__ADS_1
" Sudah tubuh ke 99 yang kumasuki dan dari kejadian tersebut aku dapat mengetahui bahwa kesialan merupakan hal yang sangat lah jahat tetapi jika tidak mengalami kesialan maka kita tidak akan mendapatkan belas kasih dari orang lain dan kesialan juga merupakan kekuatan yang sangat kuat dimana kesialan dapat membuat kita terlihat lemah padahal kita sebenarnya sangat lah kuat " Seperti sebelumnya setelah Yu Sheng selesai mengucapkan kata-kata tersebut Yu Sheng langsung saja menghilang kembali ke dunia biasanya
Kembali ke ruang jiwa Yu Sheng
" Diluar dugaanku, Yu Sheng lah orang pertama yang berhasil menyelesaikan ujian tersebut padahal dia melakukan ujian tersulit " ucap Dewa Kesialan yang terkejut
" Salam para Dewa dan Dewi, saya sudah selesai menjalankan ujian dari kalian dan para murid saya akan selesai 10 detik lagi " ucap Yu Sheng yang baru saja selesai menyesuaikan diri
Para Dewa pun kebingungan dengan kalimat terakhir yang Yu Sheng ucapkan " Bagaimana kau tau muridmu akan selesai 10 detik lagi? " tanya Dewi Kesialan
" Kalian dapat lihat sendiri nanti " ucap Yu Sheng dengan santai. Dan benar seperti kata Yu Sheng kedua muridnya pun berhasil menyelesaikan ujian mereka tepat 10 detik setelah Yu Sheng selesai
" Kami berhasil menyelesaikan ujian kalian para Dewi " ucap Wang Ling pada para Dewi
" Sepertinya pewaris kekuatan kita kali ini adalah yang terbaik sayang " ucap Dewi keberuntungan pada Dewa keberuntungan
" Kami akan menunggu kedatangan kalian di dunia Dewa " itu adalah kata kata terakhir dari Dewa Kesialan
" Sekarang kalian berdua seraplah warisan tersebut, guru akan melanjutkan pembagian hadiah untuk saudara Perguruan kalian yang lainnya " Wang Bersaudara pun hanya menurut pada Yu Sheng dan langsung pergi menuju tempat yang tidak terlalu jauh dari tempat berkumpul tadi untuk menyerap warisan yang mereka dapatkan
" Guru! apa kita akan melanjutkan sekarang? " tanya Mo Sue pada Yu Sheng
" Ya kita akan melanjutkan sekarang, Jadi kali ini guru punya hadiah untuk Bai Lan majulah kemari Bai Lan " Bai Lan pun langsung saja maju kedepan menuju tempat Yu Sheng berdiri
" Lan'er akan mendapatkan hadiah apa lagi guru? bukankah kemarin sudah ya " Melihat wajah Bai Lan yang kebingungan Yu Sheng pun terkekeh
__ADS_1
" haha, wajahmu sangat lucu Bai Lan, guru memberikan kamu hadiah lagi karna kamu belum mendapatkan keterampilan dan senjata dari guru oleh karna itu guru akan memberikan mu keterampilan ini dan senjata ini " Ucap Yu Sheng sambil memberikan sebuah buku keterampilan dan senjata pedang pada Bai Lan
" Keterampilan apa ini guru? lalu pedang ini memiliki nama bukan apa namanya guru? " Tanya Bai Lan pada Yu Sheng dengan mata berbinar nya
" Keterampilan ini adalah Keterampilan Pedang Api Membara dan Pedang ini bernama Api Tanpa Lawan. Keterampilan dan pedang tersebut merupakan keterampilan dan senjata milik Dewa Api jika kamu mempelajari keterampilan ini sampai tingkat tertinggi kamu akan mendapatkan warisan dari Dewa Api secara langsung tanpa ujian apapun "
Semua murid dan anak Yu Sheng yang mendengar itu pun melongo karna Yu Sheng yang memberikan keterampilan dan senjata tingkat dewa dengan mudahnya kepada murid muridnya, tetapi tidak lama kemudian mereka baru ingat bahwa keterampilan yang selama ini Yu Sheng berikan pada mereka adalah keterampilan tingkat dewa begitu juga senjata yang mereka miliki
" Guru selalu saja memberikan sesuatu yang berlebihan kepada kita " batin para murid Yu Sheng
" Guru ini terlalu berharga untuk dimiliki oleh Lan'er" mendengar ucapan tersebut Yu Sheng pun langsung sedikit emosi
" Siapa yang bilang bahwa kamu tidak pantas menerima ini? kau merupakan murid guru jadi semua yang guru berikan padamu merupakan hal yang sangat pantas kamu terima kamu juga memiliki bakat yang sangat tinggi bahkan mengalahkan bakat milik pelatih Yu Dai mu, jadi jangan pernah bilang bahwa kamu tidak pantas! " Bai Lan yang mendengar itu pun merasa terharu tetapi dia juga merasa takut karna Yu Sheng yang membentak nya
" Hiks hiks maaf guru hiks hiks Lan'er hiks janji nda hiks akan nakal lagi hiks " Yu Sheng yang melihat Bai Lan nangis pun panik apalagi dia melihat bahwa Bai Wu berjalan kedepan nya
" Guru! kenapa guru membentak Bai Lan, Bai Lan sangat takut jika dibentak karna dulu setiap ayah kami membentak kami dia akan memukul Bai Lan sampai malam hari " ucap Bai Wu memarahi Yu Sheng sambil memeluk Bai Lan agar tenang
" Maaf guru tidak sengaja membentak Bai Lan tadi, Bai Lan jangan nangis lagi ya nanti pas hari libur tiba guru ajak Bai Lan beli makanan enak deh" ucap Yu Sheng mencoba membujuk Bai Lan
" hiks Iya Bai Lan nda nangis lagi tapi janji ya nanti beli makanan enak, tapi bawa yang lainnya juga ya guru biar rame " ucap Bai Lan yang mulia berhenti menangis
" Iya guru janji sudah sana Bai Lan kembali ke belakang. Baiklah kita lanjut ke hadiah untuk.......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
To Be Continue
Sekian episode kali ini jangan lupa Like, Komen, Subscribe dan Gift ya bye bye 👋👋👋👋👋👋👋