Takdir Jika Kau Bukan Jodohku

Takdir Jika Kau Bukan Jodohku
KAMPUS


__ADS_3

" Ke kampus kok lama banget sih sampainya"ucap Yasmin


"Lohh ,saya malah ngerasa kok cepet banget sampainya!!"timpal Syaban


"Idih...."dengus kesal Yasmin "Pak saya nanti turun depan gerbang aja ya soalnya gak enak kalau di latin yang lainnya"sambung Yasmin


"Ok tapi ada syaratnya lo"ucap Syaban


"Apa??"tanya Yasmin


"Pulang bareng saya lagi,saya tunggu di depan gerbang!!"ucap Yasmin


"ihhh kok gitu sich??? males ahh" ucap Yasmin


"Ya terserah kalau gak mau ya saya antar sampai depan kelas!!"ancam Syaban


"Ihh kelewatan ahh nyebelin!!! ok deh,ntar bareng pulangnya" jawab Yasmi**n


"Ok deal,jangan kabur"tegas Syaban

__ADS_1


Setelah adegan negoisasi Yasmin pun turun di depan gerbang ,sedangkan Sya'ban langsung langsung menujun parkiran kampus.Saat Yasmin berjalan menuju kelasnya dia bertemu sahabatnya Rachel mereka berjalan sambil ngobrol ,yaa apalagi yang mereka bahas pasti dosen ganteng itu, itss jangan salah Yasmin hanya mendengar sesekali ber Oooo saja. Yang antusias bahkam stalking kehidupan Syaban hanya Rachel.


**kelas


"Ihh bete...." ucap Rachel


"Kenapa???...jangan bilang kalau gara gara dosen kiler itu ya' ucap Yasmin


"Ihh kok dosen kiler sih,dosen ganteng tau" ucap tak tak teriman Rachel


"Serah deh,susah kalau ngomong sama orang yang udah bucin 😂😂😂" ucap Yasmin di akhiri tawa


"Loe bete gua mah bersyukur,kalau perluh ni aku sujud syukur dan berdo'a semoga dia gak bakalan masuk lagi di kelas kita Aaminn" ucap Yasmin tanpa memperhatikan Situasi. Dimana Dosen yang mereka gibahin ada di belakang mereka tanpa di ketahui Yasmin.


"Ohh sepertinya hobi banget ya ngatain dosen di belakangnya??" ucap Syaban yang mampu seketika membuat Yasmin ke hilangan oksigen.


Deg... seketika jantung Yasmin dan Rachel mendadak seolah berhenti berdetak, antara rasa takut, waswas, gemetar pokoknya campur aduk, iya kalau nasi campur enak🤣🤣maaf bercanda


"Maaf pak,kami gak bermaksut seperti itu" ucap Rachel

__ADS_1


"Kamu udah 2 kali yaa saya mergoki kamu ngatain dosen di belakangnya, saya gak mau tau nanti selesai mata kuliah kamu ke ruangan saya, paham!!!" ucap Syaban menunjuk Yasmin


"Iya paham Pak" *balas Yasmin


Setelah situasi menegangkan itu berakhir karna bel masuk berbunyi,Yasmin mengerutuki dirinya sendiri sehingga ceroboh membicarakan dosen di lingkungan kampus. Di dalam kelas Yasmin hanya diam saja,fokus pada dosen yang sedang menjelaskan. Etah Yasmin tiba tiba diam tak berkata apapun ke pada Rachel, Yasmin tidak marah hanya saja dia kesal, seandainya tadi dia tidak membahas dosen itu,mungkin kejadian seperti itu tadi tidak akan terjadi. Sehingga dia harus di panggil ke ruangan dosen kiler itu. Sambil fokus ke dosen di depan papan tulis,Yasmin memikirkan nasibnya nanti ketika berada di ruangan si Dosen kelir itu, dia takut jika dosen itu meberikan hukuman berupa tugas,tugas,tugas, dimana tugas darinya masih belum beres masak mau di tambah lagi*.


"Aaahh pusing..." triak Yasmin tanpa sadar


"Yasmin, ada apa?? apa ada masalah?" tanya dosen itu karna mendengar triakan Yasmin


"Ehhh enggak Pak, cuma pusing aja kepala saya tiba tiba." ucap asal Yasmin


"Kalau gitu kamu saya beri izin ke UKS sana!!!" ucap dosen itu di beri anggukan Yasmin


"Iya makasih,Pak saya izin dulu" ucap Yasmin


"Pak...saya boleh izin juga mau antar Yasmin ke UKS??" ucap Rachel


"Iya boleh" ucap dosen memberi anggukan

__ADS_1


"Makasih pak" ucap Rachel sambil berlari ke luar menyusul Yasmin.


__ADS_2