
Matahari Sudah Mengintip Dari Balik Tirai Jendela Kamar.
Terlihat Dua Gadis Kecil itu Sudah Bangun Dan Berlari Ke Sana Kemari, Sementara KIA Sibuk Membantu Bu Juni Untuk Membereskan Sisa Pesta Semalam.
Semua Orang Sibuk Dengan Urusan nya Masing-masing,
Namun Tidak Dengan Ifan Yang Hanya Sibuk Mengurus Namira Dan Sedikit pun Tidak Bisa Bergerak Untuk Membantu Orang-orang Di Rumah Itu.
" Mas, Bisa Gak Kamu Bantu Ayah Untuk Membereskan Sisa Yang Semalam !!! " Pinta Kiandra Yang Melihat Ifan Hanya Duduk Seolah-olah Tak Peduli Dengan Sekitar nya.
" Sebentar Yank " Jawab nya Singkat.
Namun Hingga Beberapa Saat Ifan Tak Kunjung Bergerak Dari Tempat Duduk nya, Membuat Kiandra Naik Pitam.
" MAS, BISA GAK KALO GAK ANAK MU AJA YANG KAMU TUNGGUIN !!! ITU DI DEPAN BANYAK KERJAAN TOLONG LAH DI BANTU !!! Teriak Kiandra Dengan Penuh Emosi.
Entah Karena Ifan Tak Terima Atau Apa Seketika Ifan Marah Dengan Membentak Namira.
Seketika Namira Menangis Dengan Kuat. Membuat Pak Hartono Jadi Marah.
Bukan Nya Membela Anak Nya Malah Ikutan Memarahi Kiandra.
Akhirnya Perseteruan Antara Ayah Dan Anak Pun Terjadi.
__ADS_1
Kia Tak Bisa Terima Dan Langsung Marah Pada Ifan .
" Udah Puas Kamu Mas !!! Semua Karena Mu Yang Hanya Mementingkan Anak !!! " Isak Tangis Kia Pun Pecah Membasahi Pipinya.
Harusnya Sebagai Pengantin Baru Hidup Berbahagia, Namun Tidak Dengan Kiandra, Baru Sehari Jadi Istri Sudah Harus Menumpahkan Air matanya.
*****
Kehidupan Baru Pun Kini Di Mulai . . .
Malam Itu Kiandra Harus Ikut Bersama Suaminya Pindah Ke Rumah Yang Sudah Di Kontak Sebelum Menikah.
Namira Ikut Bersama Mereka, Sementara Alexa Harus Tinggal Bersama Bu Juni di Rumah Mereka.
Setelah Kejadian Tadi Siang....
Kia Dan Ifan Masih Saja Saling Berdiam Diri Untuk Tidak Saling Berbicara apa-apa.
" Mau Kemana Kamu ? " Tanya Ifan Saat Melihat Kia Membuka Pintu Rumah nya.
" Aku Mau Ke Rumah Ibu, Tadi Ibu Menelepon ada Kekurangan Yang Harus Di Selesaikan !! Jawab Kia Dengan Sinis.
" Aku Harap Kamu Tak Kluar Malam Ini , Besok Pagi Masih Ada Waktu Untuk Ke Rumah Ibu !! Ifan Memperingati Istrinya Agar Tidak Kluar Malam Ini.
__ADS_1
" Apa Hak Mu Melarang ku Untuk aku Tidak Pergi !!! " Tantang KIA Sudah Mulai Emosi.
" Cukup Kia, Kalo Kamu Ingin Pergi Sila kan Bawa Semua Pakaian mu !! " Ancam Ifan Yang Mulai Naik Darah.
" Oh Kamu Berani Mengusir ku !!! Kamu Fikir Kamu Siapa? Uda Cukup Sabar Aku Menghadapi Semua Sikap Mu Mas, Baru Sehari Kamu Menjadi Suami ku Kamu Tega Berlaku Tidak Adil Dengan Anakku !!! Kalo Kamu Memang Tak Bisa Menerima Alexa Seperti Anak mu , Tak Usah Lah Kamu Nikahi Akuuu !!! Histeris Kia Menahan Semua Emosi yang Terpendam Dari Kemarin.
" Maksudnya Apa Kamu Ngomong Begitu KIA !!! Aku Berlaku Tidak Adil Bagaimana ?? " Ifan Berusaha Untuk Membela diri Nya Sendiri.
" Aku Tak Suka Semua Sandiwara mu !!! Aku Sudah Berusaha Untuk Tidak Mengungkit Semua nya, Tapi Karena Kamu Ayah Menjadi Marah Padaku !!! " Isak Tangis Itu Pun Semakin Deras Membasahi Pipi Kiandra.
" Cukupppp KIA !!!!! Berhenti Dengan Semua Ucapan mu itu !!! Aku Juga Menyesal Baru Sehari Kamu Menjadi Istri ku , Kamu Sudah Berani Melawan ku !!! Seketika Ifan Menarik Baju Yang Di Kenakan Kia Dan Hampir Saja Menampar Pipi Wanita Itu.
" Sila kan Jika Kamu Ingin Memukul ku, Tapi Ingattt Ifan Bersiap Lah Kamu Akan Menjemput Ajal Mu Malam Ini Juga !!!! Teriak Kiandra Melepaskan Semua Emosional nya.
" Aakkkkkkkhhhh.... " Ifan Mengambil Vas Bunga Lalu Melemparkannya ke Dinding , Seketika Darah Segar Mengalir Dari Buku-buku Tangan nya.
" Pernikahan Macam Apa Ini Tuhan ðŸ˜
Kenapa Harus Kamu Pertemuan aku Dengan Lelaki Yang Tidak Bisa Menerima Anak ku Sebagai Anak nya ðŸ˜ðŸ˜'' Batin Kiandra Sambil Menangis Menyesali Takdirnya Sendiri.
Jika seseorang sudah menyakitimu dengan sikap dan kata-kata Jangankan untuk menyapa, memandang wajahnya pun malas rasanya .
Itu Semua Bukan Karena Benci, tapi Karena Sedang Menjaga Hati dan Perasaan Kita Sendiri.
__ADS_1
#Nexttt......