
"Ahk kepala ku sakit sekali" Ucap arabella yang tersadar
"Aku ada di mana?, Kenapa kamar ini seperti model kamar zaman dulu?, Apakah aku bereinkarnasi kembali di tubuh seseorang yang berada di zaman dulu?" Ucap arabella bertanya tanya seraya melihat sekeliling
"Ahk kepala ku" Ucap arabella yang merasakan kesakitan yang sangat luar biasa di kepala nya
Muncul lah kepingan kepingan ingatan selir yang dulu
Dalam ingatan arabella.
"Yang mulia, Hamba sungguh mencintai yang mulia, Hamba harap yang mulia bisa menerima hamba" Ucap selir
"Tapi, Aku tidak mencintai mu, Aku hanya mencintai permaisuri ku" Ucap yang mulia
yang membuat hati selir sangat terluka
"Baiklah, Hamba juga memaklumi nya, Hamba hanyalah sebuah alat yang di jadikan untuk menjayakan kerajaan" Ucap selir yang pergi meninggalkan yang mulia dengan mata yang berkaca kaca
"Selir tunggu, Kau salah paham!!, Aku bukan hanya menjadikan mu sebuah alat untuk menjayakan kerajaan ku" Ucap yang mulia mengejar selir yang berlari meninggalkan nya
"Kenapa kau?" Tanya permaisuri yang bertabrakan dengan selir
"Permaisuri?" Ucap selir yang menabrak permaisuri yang sedang berjalan
"Berani sekali kau menginjak kaki ku!!" Ucap permaisuri dengan nada suara tinggi
"Maafkan hamba permaisuri, Hamba tidak sengaja" Ucap selir yang menundukan kepala seraya meminta maaf kepada permaisuri
"Kau harus aku beri hukuman" Ucap permaisuri yang menjambak rambut selir dengan sangat kuat
"Ahk, Ampuni hamba permaisuri, Maafkan hamba" Ucap selir yang merasakan kesakitan di kepala nya karena rambut panjang nya yang di tarik dengan sangat kuat oleh permaisuri
Dalam kamar selir.
__ADS_1
Bukk
Tubuh selir yang sengaja di lemparkan oleh permaisuri ke tembok dengan sangat keras.
"Ahk" Ucap selir yang merasakan kesakitan
"Apakah kau habis di campakan oleh yang mulia?, Sudah ku bilang kau jangan bermimpi untuk menggantikan aku di hati yang mulia" Ucap permaisuri yang meledek selir seraya tersenyum licik
"Kau harus merasakan akibat nya" Ucap permaisuri yang menggambil vas bunga yang berada di kamar selir dan melemparkan nya ke arah selir
Akhirnya vas bunga itu mengenai kepala sang selir.
"Ahk, Ampuni hamba permaisuri" Ucap selir yang memegang kepala nya yang mengeluarkan darah yang sangat banyak
"Ke sini kau" Ucap permaisuri yang membuka jendela kamar selir
"Hamba tidak mau permaisuri" Ucap selir yang mulai menangis
"Sini kau" Ucap permaisuri yang menjambak lagi rambut selir dengan sangat kuat walaupun sudah mengeluarkan darah yang sangat banyak
"Astaga!!" Ucap permaisuri terkejut setelah niat nya itu gagal karena selir tidak sengaja ia lempar ke bawah jendela kamar dengan keadaan mengenaskan
"Aku harus segera pergi dari sini, Jangan sampai siapapun tahu aku sedang berbuat perbuatan yang tercela" Ucap permaisuri yang pergi meninggalkan kamar selir dengan tergesa gesa
"Ya ampun, Ternyata permaisuri kaisar yang kali ini sangat kejam dan sadis, Ini tidak bisa di biarkan, Jika ini terus di biarkan akan memakan banyak korban" Ucap arabella
"Tapi kenapa?, Tubuh ini mati dengan keadaan yang sangat mengenaskan, Tetapi kenapa tubuh ini tidak ada luka sedikit pun? setelah aku tersadar" Ucap arabella yang memperhatikan tubuh selir
"Astaga!!!, Aku tidak menyangka, Dewi reinkarnasi benar benar mengabulkan ketiga keinginan ku" Ucap arabella terkagum kagum setelah melihat peralatan modern
Di kamar sang selir sudah ada peralatan modern seperti komputer serta alat print, Laptop serta 10 kamera cctv, Dan yang tidak ketinggalan adalah handphone.
"Astaga, Jika salah satu anggota istana tahu jika ada alat komunikasi modern di kamar selir, Bagaimana ekspresi nya?, Hahaha" Ucap arabella yang tertawa kecil
__ADS_1
"Di sini masih ada suling milik pangeran?, Kenapa suling ini selalu mengikuti ku kemana pun aku pergi?, Bahkan jika aku pergi bereinkarnasi suling ini masih tetap berada bersama ku" Ucap arabella yang memegang erat suling itu
"Di sini juga ada alat kosmetik?" Ucap arabella yang membuka kotak besar yang berisi alat kecantikan modern yang sangat banyak di dalam nya
"Kalau seperti ini, Aku bisa tampil lebih cantik, Tidak seperti para wanita zaman dulu yang hanya menggandalkan kecantikan alami" Ucap arabella
"Aku harus memasang kamera cctv ini di kamar permaisuri, Di kamar ku serta di kamar raja, Dan aku juga akan memasang nya di ruangan yang lain nya" Ucap arabella
"Lihat saja permaisuri yang kejam serta manja!!, Aku akan membalas kan dendam tubuh selir yang terbuang ini, Yang mulia hanya mengandalkan keahlian politik sang selir untuk menjayakan kerajaan nya, Cihh lihat saja nanti!!" Ucap arabella tersenyum licik
"Aku harus menyimpan semua alat komunikasi modern ini dengan baik, Agar tidak ada seorang pun yang mengetahui nya" Ucap arabella yang memainkan suling nya
"Ada apa arabella?" Tanya arwah baik yang keluar dari suling itu
"Simpan semua alat komunikasi modern ini, Dan jangan sampai seorang pun mengetahui nya" Pinta arabella
"Baiklah" Ucap arwah baik
"Aku ingin menanyakan sesuatu kepada mu" Ucap arabella
"Kau ingin menanyakan apa?" Tanya arwah baik
"Kenapa suling ini selalu mengikuti ku kemana pun aku pergi?, Bahkan di saat aku pergi bereinkarnasi dan bertukar jiwa dengan tubuh yang lain, Suling pangeran tetap saja berada bersama ku" Tanya arabella kepada arwah baik
"Di saat pangeran pergi bereinkarnasi, Dia meminta kepada ku untuk memberikan suling nya kepada jiwa arabella, Bukan kepada tubuh permaisuri" Jawab arwah baik
"Oh jadi seperti itu, Baiklah kalau begitu, Kau boleh pergi, Jangan lupa untuk menyimpan semua alat komunikasi modern itu" Pinta arabella
"Baiklah, Aku pergi" Ucap arwah baik masuk kembali ke dalam suling serta membawa alat komunikasi modern milik arabella
"Selir dengarkan penjelasan ku terlebih dahulu" Ucap yang mulia raja yang tiba tiba datang dan masuk ke dalam kamar selir
Sebelum nya author minta maaf karena sudah mengecewakan kalian, Karena Permaisuri Yang Tercampakan yang sebelumnya kurang memuaskan ending nya, Author harap kalian tetap mendukung author untuk novel baru ini, Semoga kalian suka yaa
__ADS_1
#Bersambung