Tegar Menjalani Takdir 2

Tegar Menjalani Takdir 2
bahagia Dan derita


__ADS_3

arsya yg sangat geram,mengepalkan tangannya yg sedang menggenggam gelas sampai gelas yg berada digenggamannya pecah,Dan semua mata tertuju pada arsya ketika mendengar pecahan gelas yg terdengar nyaring diruangan tersebut termasuk alya. semua orang kaget sampai ada yg menutup mulutnya yg menganga ketika melihat tangan arsya berlumuran darah, Tapi wajah Arsya tidak menunjukkan rasa sakit sedikitpun, ia hanya menatap tajam wajah alya. alya yg berada disanapun langsung pergi keluar restoran karna takut dengan tatapan arsya.


rekan bisnis arsyapun panik ia berusaha mengobati tangan Arsya akan tetapi ditepis oleh Arsya, lalu Arsya meninggalkan rekannya begitu saja.


*****


Alya masuk kedalam mobilnya ia merasa sangat bahagia karna Besok Danu ingin melamarnya secara resmi Tapi ia merasa sedikit takut dengan tatapan arsya tadi.


Danu ingin segara memasangkan cincin pada jari manis alya didepan semua orang, oleh karna itu Danu sengaja tidak membelikan alya cincin Saat ini, Besok Danu Dan alya ingin menentukan tgl pertunangan dalam waktu dekat. alya tersenyum senyum sendiri didalam mobilnya ia tidak sabar ingin memberitahukan kabar Ini kepada orang tuanya, Tapi senyumnya hilang ketika melihat Arsya keluar dari restoran dengan tangan berlumuran darah.


"siapa Dia, dari tatapannya ia sangat membenciku. Tapi apa salahku, apa karna tadi Aku menabraknya. ahhh tidak mungkin karna Hal itu, apa mungkin hanya perasaanku saja.Aku rasa ia sangat membenciku.ahhh sudahlah lagipula Aku juga tidak kenal dengannya." batin alya.


alyapun melajukan mobilnya, ia ingin segera pulang Dan memberikan kabar bahagia ini kepada kedua orang tuanya.


*****

__ADS_1


Arsya yg keluar dari restoran mengendarai mobilnya menuju rumah sakit terdekat, ia menyetir dengan Luka yg menganga ditangannya sehingga stir mobilnya penuh dengan darah. ia masuk kedalam rumah sakit milik Danu, karna rumah sakit itu satu satunya rumah sakit terdekat dari restoran.


disaat arsya masuk Danu melihat arsya ia langsung menangani Luka Arsya. setelah dari rumah sakit, Arsya mampir kesebuah bar disana ia minum minuman sangat banyak sehinngga ia tidak mampu untuk berdiri, disaat ingin pulang arsya menelpon Raka untuk menjemputnya. 25 menit kemudian Raka datang, ia terkejut dengan kondisi rangga yg lemas dikursi Dengan bau alkohol yg menyengat.


"sya lo kenapa sya" Tanya Raka yg duduk disamping Arsya.


" hahaha alindaaaa Aku membencimuuu" teriak Arsya dengan nada mabuknya.


Raka yg mendengarkan perkataan Arsyapun tidak berani melanjutkan pertanyaanya karna ia tau, jika ia terus bertanya arsya akan semakin marah.lalu Raka menopang tubuh arsya untuk masuk kedalam Mobil Arsya Dan membawanya pulang, Raka menelpon satpam yg ada dirumahnya untuk mengambil mobilnya yg ia tinggalkan di bar.


*****


alya masuk kedalam rumah Dan langsung menuju meja makan yg ada didapur, alya berpikir kedua orangtuanya ada dimeja makan karna sudah waktunya makan malam, sesampainya didapur alya melihat kedua orang tuanya. alya langsung berlari seperti anak kecil Dan memeluk mama Dan papanya secara bergantian, kedua orangtua alya pun heran dengan sikap alya.Dan langsung menanyakan apa yg telah terjadi.


"kamu kenapa sayang, kelihatannya bahagia banget." ucap mama sambil tersenyum.

__ADS_1


" ma, pa tau nggak" ucap alya.


"Mana bisa tau orang kamu nggak ngasih tau" sela papa sambil memasukan makanan di dalam mulutnya.


"ihhh makanya dengerin Dulu" jawab alya sambil mengerucutkan bibirnya.


"memangnya ada apa sih sayang, sampai harus lari larian seperti tadi" ucap mama.


"ma, pa Besok malam mas Danu Dan keluarganya Mau ngelamar Aku"ucap alya sembari tersenyum lebar.


"mama Sama papa setuju kan" lanjut alya.


kedua orang tua alyapun terkejut. sampai sampai tangan mama menutup mulutnya yg ternganga Dan papa tersedak makanannya,


mereka masih tidak percaya bahwa putri kecilnya kini sudah tumbuh dewasa Dan meminta restu untuk menikah.

__ADS_1


__ADS_2