TEKA TEKI KEHIDUPAN KU

TEKA TEKI KEHIDUPAN KU
HARI PERNIKAHAN KAKAK KU


__ADS_3

Tiba di hari pernikahan kakak ku ,, semua keluarga sudah pada berkumpul di rumah kakek ku.


Namun , masih ada yang menjadi kami semua was – was , karena sampe jam 07.00 WIB ayah ku belum muncul. Bahkan sudah di wanti – wanti dari 2 hari yang lalu , ,


Mah, si ayah sudah datang belum ???


Inikan udah jam segini kenapa belum datang ?? padahal sebentar lagikeluarga dari a fahmi bakalan datang !!!!!!!


‘ Tanya ku …


Mamah juga sudah menghubungi nya dari tadi,, bahkan sampai uwa fandi udah mencoba menghubungi nya , malahan sekarang semua uwa – uwa {kakak mamah},sudah pada nungguin di depan ..


‘ jawab mamah.


Awas aja kalau sampai gak datang !!!


Ya mudah – mudahan aja jangan sampai gak datang ,,


“ tak , berapa lama sekitar jam 07.25 WIB ayah baru datang [dengan tampang yang wajah tanpa beban}


Beliau langsung masuk ke rumah pak aki ,,

__ADS_1


Tepat di jam 08.15 WIB ,, keluarga dari A fahmi tiba di rumah pak aki ,,


lalu acara di mulai dari acara penyambutan sampai tiba di acara ijab qobul yang sekarang akan berlangsung.


“ SAYA TERIMA NIKAH NYA RANY PUTRIANA BINTI RUDI SUHENDRA DENGAN EMAS 50 GRAM DAN UANG SENILAI RP. 2.700.000,- DI BAYAR TUNAI.


Bagaimana semua,sah ??? seru sang penghulu


“ SAH “


“ SAH “


“ SAH “


Usai mengucapkan itu , teh Rany diminta mencium punggung tangan a Fahmi dan a Fahmi mencium kening teh Rany .setelah segala proses akad nikah selesai, mereka kembali ke rumah


Karena acara akad di adakan di masjid dekat rumah.


Lalu di lanjutkan dengan acara selanjut nya , yaitu acara sungkemang dan lain – lain .


Di acara pernikahan kakak ku , keluarga dari ayah ku datang

__ADS_1


Tapi mereka hanya menyapa saat seperti para tamu bersalaman dengan pengantin , tidak ada obrolan hangat antara cucu dan kakek / nenek atau antara keponakan dan paman/bibi !!! bahkan untuk menanyakan kabar ku saja mereka seperti enggan .. mungkin karena aku dan teteh dari dulu juga tidak pernah bisa untuk dekat .


Padahal di keluarga ayah, para cucu nya disana kebanyakan cucu nya itu laki – laki , hanya aku dan teteh yang cucu perempua.


Sudah terima saja , karena mereka dari dulu juga seperti itu.


Bahkan ayah pun , sampai saat pulang pun beliau tidak menyapa balik aku dan teteh, apalagi memberi wejangan untuk teteh yang baru melangsungkan pernikahan.


Sampai aku juga heran , apa ayah menganggap aku dan teteh sebagai anak nya tidak ???


Walau pun terkadang aku suka sakit hati, kenapa bisa ada orang tua sepeti itu.


Tapi aku ambil hikmah nya dari semua ini


Aku berharap di pernikahan teteh dengan a Fahmi semoga menjadi keluarga sakinah ,mawadah , warahmah.


\= jangan lupa untuk kasih dukungan


Jangan lupa buat vote ,like dan komentar nya.


‘ happy reading ‘

__ADS_1


__ADS_2