TEMAN DUNIA LAIN

TEMAN DUNIA LAIN
EPISODE 1


__ADS_3

Sebuah chat pada layar hp ku:


πŸ‘¦: Ping!


πŸ‘¦: Dina kan


πŸ‘¦: Anak UJP?


πŸ‘©: To the point aja! Lu siapa?


πŸ‘¦: Ngegas bgt yak ni cwe *****


πŸ‘¦: Jadi gue temen sekelas lu


πŸ‘¦: Denger denger dari anak anak lu bisa liat setan ya


πŸ‘©: Gue bilang to the point


πŸ‘¦: Astagfirullah ngegas abis ni cwe


πŸ‘¦ : Cuma mau bilang gue sama kyk lu


πŸ‘¦: oh ya btw, ada yang ngikutin lu tiap hari, hati hati dia cowo


Sebelum melanjutkan cerita perkenalkan nama gue Dina Danisa. Gue mau berbagi kisah hidup gue, mungkin terbilang mistis dan berbau horror. So... ini nyata dan ya gue jhga hampir gila karena ini. :(


Gue bisa lihat hal gaib sedari duduk di bangku 5 sekolah dasar sampai sekarang gur di bangku kuliah.


Gue bisa ngeliat "MEREKA" yang mungkin kalian semua gabisa lihat.


Gue sendiri gak punya temen waktu SMA orang yang mau jadi teman gue cumanbisa di itung pake jari, menurut mereka gue orangnya aneh jadi semua orang pada jauhin gue dan gak banyak juga yang mau deket dan berteman sama gue.


Gue pernah pacaran sama kakak kelas gue 2 kali dan semua berakhir putus dengan alasan yang sama, karena mereka gak tahan setiap ngajak gue ngedate malam malam ya knowlah. :(

__ADS_1


Gue selalu bilang sama pacar gue yang ( sekarang udah jadi mantan ) kalo gue tuh sering ngeliat "mereka" ada dimana mana sampe akhirnya mereka jengah, malu, dan gue di tinggal tanpa alasan yang jelas.


Awal kelas 12 mata batin gue udah sempet di tutup demi kebaikan gue, yang di kelas suka teriak teriak gajelas karena ngeliat "mereka" di setiap sudut sudut sekolah and now gue gatau kenapa pas awal kuliah gue bisa liat "mereka" lagi itu makhluk gaib padahal gaada yang buka mata batin gue, setau gue.


Bahkan ada salah satu "mereka" sampek saat ini jadi teman gue kemana pun gue pergi namanya Tobi.


Tobi adalah seorang anak laki laki yang berusia sekitar 10 tahun yang di bunuh sendiri oleh bapaknya demi uang.


Tobi bilang, bapaknya membunuh karena ingin menjual organ tubuhnya sebagai ladang uang, tapi kalo pas perasaan hati gue lagi gaenak, dia bener bener nampakin wujud seramnya, dengan bola mata copot, dengan perut seperti di robek robek dan bolong melompong dia bersimbah darab.


Jijik? Gue sangat jijik dengan namanya darah wllekk aku merasa mual melihatnya dan aku pun pingsan, tapi sebaliknya kalo suasana hati gue lagi adem enak free. Dia bakal nampakin wujud yang tampan dan senyum ke gue!!!


Saat gue sedang sama temen temengue terutama cowok, tobi selalu menggangu dengan usil menjahil temen gue sampe sampe itu temen cowok gue pada takut kalo ngajak gue buat sekedar ngongkrong dan gue gak habis mikir dengan setan satu ini setiap cowok yang deket sama gue juga di gangguin, dan sampe sampe guengerasa gue harus menemaninya setiap saat.


Dan akhirnya gue begitu kesal dengan tobi ini, dengan kesal gue meminta dia menjauhiku tapi dengan kekehnya dia setiap saat menunjukan keberadaannya di depanku dan selalu membuatku kaget, dan lama lama kelamaan aku sudah terbiasa dengan kehadirannya.


Dibalik sifatnya sangat posesif padaku.


Dia sebenarnya seseorang yang baik, dan manja. Ya wajarlah namanya juga anak anak dan akupun senang hati menjadi temannya walaupun kita berbeda alam. Dan tapi aku juga merasa aneh pada diriku sendiri entah mengapa bisa seperti ini.


Pada awalnya aku merasa sangat terganggu atas keanehan ku ini. Dulu waktu aku kecil kata ayah dan ibuku aku adalah anak yang sangat pendiam dan suka melamun, kadang kadang bisa ngomong sendiri tanpa ada lawan bicara di hadapanku.


Tapi ya itu memang realita sampe sekarang pun aku selalu melihat penampakan "mereka" dari mulai wajah seram, kepala terpenggal, kaki yang putus, dan apalah itu. Itu sangat menyeram bagiku dan pernah saat aku berlibur dengan keluarga.


Di setiap destinasi pasti aku melihat sosok sosok mereka dan aku menjerit sekencang kencangnya dan sampe sampe aku jadi pusat perhatian di situ karena teriakanku, orang orang di sekitar langsung mengerubungi aku dan orangtuaku.


"Knpa anaknya pak, ibu?" Tanya seorang pengunjung wanita


"Gatau bu, tiba tiba teriak" jawab ibuku


Aku yang seketika itu terjatuh pingsan dan ayahku membopongku dan membawaku ke rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit, ayah dan ibuku langsung meminta tolong pada perawat untuk membawa ku ke IGD, dan terlihat raut wajah ayah dan ibuku sangat mencemaskan keadaanku dan doktor segera memeriksa keadaanku.

__ADS_1


"Gimana keadaan putri saya dok?"


"Putri bapak tidak apa apa, hanya mengalami shock aja"


"Syukurlah, saya kira anak saya kenapa kenapa dok"


"Oh, tidak kokpak anak bapak kondisinya baik baik saja, hanya butuh waktu untuk istirahat saja"


"Kalo begitu saya tinggal dulu ya bapak ibu, bentar lagi anak bapak siuman kok, permisi"


Tak selang beberapa lama gue tersadar da melihat ibu gue yang menangis dan ayahku yang mencemaskan ku.


"Yah, bu dina dimana sekarang?"


"Kamu sekarang ada di rumah sakit nak"


"Emang tadi dina kenapa bu"


"Kata dokter kamu cuma syok aja"


Gue yang merasa haus karena cuaca panas sekali, aku mencoba meraih botol minuman yang ada dimeja dan tanganku jaraknya masih terlalu jauh.


"Kamu mau minum nak?"


"Iya bu, dina haus"


"Yasudah ibu yang ambilin kamu jangan banyak bergerak dulu"


Dan saat itu dokter udah ngebolehin gue buat pulang hari itu dan memberikan resep obat yang harus di tebus.


Karena badanku yang terasa tidak enak maka aku putuskan untuk tidur saat perjalanan pulang kerumah.


Pada saat, gue awal masuk kuliah, seminggu pertama gue ngerasa gaenak, seperti ada yang ngikutin gue dan gue coba tak menghiraukan gangguan itu.

__ADS_1


Pada saat....


__ADS_2