Terbitnya Senja

Terbitnya Senja
34


__ADS_3

"Assalamualaikum..Mel ..


"Waalaikumsalam.. Arisha..


Apa kau sehat..???"Maaf Arisha aku tidak sempat menelpon selalu .. Beritahu Amel merasa bersalah


"Tidak apa..kenapa kau merasa bersalah..aku tau kau berkerja.. Buang dalam hati dan pikiran mu aku akan marah dan tersinggung..Aku merindukan anak itu..Ucap Arisha


Bella...Sayang aunty Arisha ingin bicara..teriak Amel memanggil Arisha sedang menonton tv di ruang tamu


Mendengar nama Arisha dia langsung berlari kekamar


"Hello aunty..kenapa aunty tidak Call Arabella???Apa aunty tidak sayang lagi??Ah..tanyanya langsung


"Sayang..Kenapa kau selalu bertanya sekali semua...Sayang aunty selalu merindukan mu..aunty janji aku pergi kesana jika aunty tidak sibuk okay..jangan marah dengan aunty okay..ucap Arisha


"Arabella tidak marah aunty.hanya Arabella sangat rindu aunty.. Ucapnya


"Oh so sweet..aunty juga sangat merindukan mu.. Ucap Arisha


"Baiklah sayang.. Beri telepon pada ibu mu..aunty ingin Bicara padannya..


"Baiklah aunty.. Arabella langsung memberikan nya pada ibunya


"Iyaa ada apa??


"Bagaimana mana perkerjaan mu..?? Semuanya baik??Tanya Arisha

__ADS_1


"Alhamdulillah semua baik.. jangan khawatir kami sangat suka tinggal disini..jawab Amel


"Baiklah..Bisa kita lanjutkan nanti lagi..Seperti ada suara bising2, Dibawah Beritahu Arisha


"Baiklah pergi dah lihat apa yang terjadi..ucap Amel


"Baiklah..bye..ucap Arisha memutuskan Panggilnya


Dia langsung berlari menuju tingat bawah..


"Boraa..Kenapa kau membentak bibi seperti itu..Ucap Arisha geram..


"Kau diam..Aku sudah perintahkan pada mu Jangan ikut campur dalam keluarga ku..


"Apa.. Keluarga katamu..jadi kami ini siapa Bora..Bukan keluarga mu??Iyaa tanya Arisha kuat


"Diam dan tutup mulutmu Arisha kau tidak tau apa yang terjadi sebenarnya..jadi tutup mulutmu..Peringatkan Bora


"Kenapa jika dia benar katanya yang kau tau..Bora kau sudah diperbodoh denganya..Mungkin dia sekarang sedang bahagia di Bawak pelukan orang lain..


Plakk


"Tutup mulutmu..kau kau hina itu istri ku ibu kepada anakku..aku tidak segan membunuh siapa pun yang menghinanya..Ucap Bora


Dan ingat jangan pernah datang berjumpa dengan ku atau anakku jika kalian hanya ingin memburukan ibunya..Dan ingat Arisha aku tidak memaafkan semuanya. aku sudah katakan jangan ikut campur dalam masalah ini..ucap Bora langsung keluar


Ah..Masih memengang pipinya..

__ADS_1


Oh tuhan apa dia sudah gila sampai menampar sepupu nya sendiri..Ucap Bibi Sandar


Putri hanya diam melihat Semuanya..


Shitt Memukul setir mobilnya melepaskan semua amarahnya..


Flashback On


"Hiks...Bora mendengar suara anaknya menangis..


"Boy..Why you cry??? Tanya Bora Khawatir.. Haikal anak yang sangat jarang menangis


"Daddy..apa benar mommy pergi karena membenci kita..karena dia tidak suka Haikal Daddy..Tanya sambil terisak-isak


"Tidak sayang.. mommy sangat menyayangi mu..itu tidak benar.


"Taapii..Kenapa sampai sekarang mommy tidak datang Daddy..Benar apa yang Aunty Arisha beritahu .Jika benar mommy sayang pada Haikal mommy tidak akan pergi dia akan kembali tapi mommy tidak pernah menghubungi kita Daddy.. mommy mungkin sudah menikah dan mempunyai anak lagi Daddy..Aku tidak mommy akau benci mommy.. teriak Haikal


"Stop Haikal.. Daddy tidak suka kau membicarakan mommy seperti itu..Dengar


"Tidak Daddy mommy memang bersalah..


"Haikal..teriak Bora


"Aku benci mommy..Teriak Haikal berlari kekamarnya


Arisha... Ucap Bora emosi

__ADS_1


__ADS_2