
setelah selesai melakukan sholat ashar mereka bertiga pun langsung berjalan beriringan menuju ruang keluarga.
"sore mamih, kak Reihan sama papih belum pada pulang ya " kata Raisa kepada mamih nya
" belum sayang mungkin bentar lagi juga pulang "jawab mamih Dinda dan kemudian mereka bertiga pun duduk di sofa bareng mamih Dinda.
*KEDIAMAN KELUARGA PRATAMA
terlihat keluarga Pratama sedang melakukan makan malam bersama ada mamah Khansa,papah Tama, Revan dan juga Kaka perempuan nya Ayuniah.
..."gimana kunjungan kamu ke kampus tadi siang Revan " tanya papah Tama...
"ya Alhamdulillah lancar pah,aku juga sempat berkeliling kampus sebentar, karna aku juga harus ke kantor " jawab Revan menjelaskan kepada papah nya
"Oya,pah nanti jadi kan kita kerumah nya mbak Dinda dan mas Angga " tanya mamah Khansa memastikan
"jadi ko mah nanti jam tujuh kita berangkat ya, soalnya tadi Angga bilang masih dalam perjalanan pulang " jawab papah Tama menjelaskan
..."ya sudah kalo gitu pah,Revan kamu mau ikut gak kerumah Tante Dinda " jawab mamah Khansa sekaligus bertanya kepada Revan...
"nggak deh mah lain kali aja hari ini Revan banyak kerjaan yang harus di kerjakan "ucap Revan
..."ya sudah berarti cuman kita berdua dong pah yang ke sana nya "ucap mamah Khansa sambil cemberut...
"duhhhh maap ya mah sekali lagi hari ini aku beneran gak bisa soalnya aku udah ada janji sama Alex "ucap Ayuniah merasa gak enak karna tadi dia juga menolak ajakan mamh nya itu
"udah lah mah gak papa kan kita juga cuman mau silaturahmi aja sebentar "kata papah Tama kepada istrinya itu yang di balas dengan anggukan kepala lemah
...setelah selesai makan malam mamah Khansa dan papah Tama pun sedang bersiap menuju rumah keluarga Anggara, sedangkan Ayuniah sudah d jemput oleh kekasih nya lima menit yang lalu,dan Revan juga langsung masuk ke kamar nya untuk bersih-bersih...
*KEDIAMAN ANGGARA
setelah makan malam bersama mereka pun berkumpul di ruang keluarga termasuk Alira dan Lisa
" gimana kuliah kalian hari ini lancar semua nya kan "tanya papih Angga kepada Raisa,Alira, dan Lisa
"Alhamdulillah lancar ko pih " jawab Raisa dan di setujui oleh kedua sahabat nya
..."syukur kalo gitu,kalo kamu Reihan apa ada masalah " papih Angga pun bertanya kepada Reihan...
"Alhamdulillah aku juga lancar-lancar aja pih, cuman ya hari ini memang pasien nya lebih banyak dari biasanya " ucap Reihan menjawab pertanyaan papih nya, dan papih nya pun hanya mengangguk kan kepalanya saja tanda mengerti
"maaf nyonya tuan mengganggu di depan ada pasangan suami istri yang mencari tuan dan nyonya "ucap Bi Minah pelayan rumah Anggara
__ADS_1
"ouh suruh masuk aja bi nanti saya samperin mereka " kata mamih Dinda kepada bi Minah
"baik nyonya,permisi.." dan bi Minah pun langsung berlalu
"mungkin itu Tama sama Khansa kali mih yang datang "ucap papih Angga kepada istrinya
"iya pih, ya udah yuk kita samperin keruang tamu, sayang nanti kalian semua nya nyusul ya kedepan buat nyapa om Tama sama Tante Khansa "ucap mamih Dinda
"okk mamih "ucap mereka serempak
...dan akhirnya pasangan suami istri itu pun bergegas ke ruang tamu untuk menemui tamu nya itu....
*DI RUANG TAMU
"Hay mba Khansa, gimana kabarnya sekeluarga"tanya mamih Dinda sambil cipika cipiki
"Alhamdulillah kami baik mbak "Jawab mamah Khansa
"Oya, maaf ya mbak pas Reinan menikah kita gak bisa datang di karena kan ada halangan waktu itu "ucap mamah Khansa gak enak hati
"iya gak papa ko kita juga ngerti ko kalian pasti sibuk "jawab mamih Dinda sambil tersenyum lembut
"kamu belum kenalan sama anak aku yang lain kan mbak "tanya mamih Dinda
..."belum kemana mereka ko gak keliatan "tanya mamah Khansa...
"ada ko di ruang keluarga sebentar ya aku panggil kan dulu " ucap mamih Dinda dan kebetulan bi Minah datang membawa minuman dan cemilan serta kueh yang tadi siang di bikin
"bi kebetulan kesini, tolong panggil kan anak-anak ya suruh turun kebawah "ucap mamih Dinda dan di iyakan oleh BI Minah
setelah menunggu beberapa menit akhirnya mereka sudah sampai di ruang tamu
"selamat malam Tante ,om " ucap Reihan yang pertama kali menyapa di ikuti Raisa di belakang serta Lisa, Alira
..."malam juga semua nya "jawab mamah Khansa...
"ini anak kamu semua Angga,rajin juga ya kamu hahaha "tanya papah Tama
..."kamu ini Tama benar-benar ya lagian banyak anak banyak rezeki hahaha"jawab papih Angga menjawab pertanyaan papah Tama...
"ya ampun mbak aku gak nyangka loh kalian berdua anak nya banyak banget " ucap mamah Khansa dengan tersenyum
__ADS_1
"sebenar nya anak aku ada tiga ,Reinan, Reihan,dan Raisa kalo kedua wanita cantik ini Alira dan Lisa mereka sahabat dekat nya anak ku Raisa, cuman sudah aku anggap seperti anak ku sendiri " ucap mamih Dinda memperkenalkan anak nya dan juga menjelaskan semua nya
..."ouhhh, begitu mereka masih pada kuliah atau sudah bekerja mbak "tanya mamah Khansa...
"mereka masih kuliah mba, kecuali Reihan dia sudah menjadi dokter spesialis "
"wahhh hebat banget kamu Reihan sudah berhasil jadi dokter spesialis ternyata " ucap mamah Khansa kagum
..."terimakasih banyak tante atas pujiannya "jawab Reihan sopan...
"emmm maap sebelum nya mih,pih aku sama Lisa,Alira pamit ke atas dulu ya,mari tante,om "kata Raisa pamit dengan sopan
"iya sayang gak papa "jawab mamih Dinda
"ehh ayo dong cobain kueh nya ini buatan anak-anak gadis aku loh sampai lupa kan nawarin nya "kata mamih Dinda
"benarkah ini buatan mereka mbak ini enak banget loh "ucap mamah Khansa kagum dengan mereka bertiga
...akhirnya setelah lumayan lama Mamah Khansa dan papah Tama pun pamit pulang karna hari sudah mulai malam...
*DI DALAM MOBIL
"pah mamah ko tertarik sama anak nya mereka berdua yang cewek ya dia cantik dan kelihatan sopan dan baik " kata mamah Khansa mengungkapkan perasaan nya
"maksud mamah Raisa,apa yang mana "tanya papah Tama memastikan
"iya pah Raisa, dan papah masih ingat gak sama janji kita berempat waktu mamah melahirkan Revan "tanya mamah Khansa
"emmm ingat mah, jangan bilang kamu mau melakukan apa yang ada dalam pikiran papah mah "tanya papah Tama memastikan
..."iya pah gimana menurut papah setuju gak "ucap mamah Khansa sambil tersenyum membayangkan apa yang ada dalam pikiran nya saat ini...
"kalo menurut papah s kita bicarakan dulu dengan mereka takut nya mereka gak setuju kan "jawab papah Tama dan di setujui oleh mamah Khansa
.
.
.
.
.
__ADS_1