
apartemen yah kala dan vivin pagi ini sudah menuju apartemen milik kala ' seperti yang sudah di rencanakan kala memboyong istrinya ke apartemen miliknya pastinya dengan izin orang tua mereka'
sejak dari hotel vivin tidak membuka pembicaraan begitupun kala dia menurut saja akan di bawa kemana'
eheeem ' kamu sakit ?
yabg di tanya sepertinya malah asik melamun melihat kemacetan lalu lintas pagi ini' nampak pucat dan mata sayu itulah yang kala lihat dari vivin
sekali laginkala berdehem kali ini agak keras
eheeeeem '
kenapa kak?
kamu sakit?
aku? tidak aku baik kok '
kamu pucat perlu ke dokter ?
tidak kak hanya lelah saja nanti istirahat sebentar cukup
setelah itu tidak ada percakapan lagi , sampailah mereka di lobi apartemen' vivin mengekor di belakang kala yang menuju unit mereka di lantai 16
pintu terbuka ' kala menoleh ke arah vivin ' kamu tidur di kamar itu'
kamar yang di tunjuk adalah kamar di sebelah kamar utama yaitu kamar kala
hmm' baik kak vivin menjawab
setelah membuka kamar vivin menutupnya rapat2
__ADS_1
di sandarkannya tubuh itu di belakang pintu runtuh sudah tangis yang selama ini ia tahan dan ia janjikan untuk tidak tumpah sudah tidak bisa di tahan' tubuhnya merosot ia memeluk kaki dan di benamkannya wajah pucatnya'
Aku lelah tuhan ' aku lelah apakah aku bisa?
satu jam berlalu vivin segera menuju kamar mandi mencuci sisa sisa air mata' setelah itu ia mencoba untuk tidur memejamkan mata sebentar'
berbeda dengan kala ia di sibukkan dengan kerjaan' bahkan ia sampai lupa jika di apartemennya bukan hanya dirinya yang tinggal tetapi ada vivin dari ia sampai tadi siang lalu sekarang nampaknya matahari sudah tenggelam ia baru keluar kamar' bebarengan dengan vivin yang membuka pintu
kamu udah makan?
haaa? belum kak'
mau makan apa? biar saya pesenin
terserah kakak aja
15 menit kemudian makanan datang vivin memilih diam dengan makanannya sedangkan kala seperti biasa tidak bisa jauh dari laptopnya'
......halooo
....gimana nih penganten baru udah unboxing belom nih hahahahahahaa ...
.....brisik loe kalo ga penting gue tutup nih
.....ck lu sensi banget kek anak perawan aja' gimana nih?
......apaan ??
......ya bini lu lah
.....ya ga gimana gimana kan lu tau mana mungkin gue suka sama dia' ini kan gara gara loe pada maksa gue
__ADS_1
......bacot loe ... sekarang aja bilang gitu entar kalo bicin awas loe ya
.....enggak gue ga bakalan suka sama anak kecil' bukan selera gue juga gue masih inget kok janji sama lu pada lagian gue masih setia sama marisa'
......basi lu udah ah males ngomong sama orang yang lagi buta cinta ga bisa liat yang masih ori sam yang KW
......apa loe bill...ck di tutup lagi'
tanpa di sadari vivin rupanya mendengar percakapan mereka entahlah radanya kaki vivin benar benar tak bertenaga' sampai saat kala berbalik badan rupanya vivin masih di tempat semula
sejak kapan kamu di sini?
sejak tadi' maaf saya permisi kekamar dulu,'
kalapun berfikir jangan jangan dia denger lagi ck bego gue kenapa tadi ga di kamar aja kalapun melanjutkan makan yang tertunda'
sementara di kamar vivin masih memikirkan yang di bicarakan tadi oleh kala ...
ya tuhan apa lagi ini' menikah gara2 mereka ..mereka siapa ? ada apa
semalam suntuk ia tidak bisa tidur sudah berusaha untuk memejamkan mata tapi hasilnya nihil'
meraih laci di sampingya ia membuka kotak obat yang biasa ia konsumsi untuk menengkan diri'
tapi rupanya tidak bisa matanya tidak bisa di ajak kompromi malah semakin pusing saja kepalanya padahal besok ada jadwal kuliah pagi'
……………………
pagi ini vivin bersiap ke kampus padahal.hari masih gelap tapi ia ingin cepat2 keluar dari apartemen'
tak lupa ia meninggalkan note pada depan pintunya mengatakan pada kala kalo ia berangkat lebih pagi ...
__ADS_1
sebulan berlalu vivin selalu menghindar dari kala saat di rumah dia akan di kamar seharian dan berangkat pagi pulang sore hari jarang bertegur sapa dengan kala setelah kejadia dimana dia menddngar percapan kala dengan entah siapa itu