
Sudah sangat jauh Vino mencari Gadis tapi dia tetap tidak menemukan Gadis.saat mencari ke rumah orang tuanya dulu juga Gadis gak ada.Vino semakin bingung dan khawatir karna Gadis pergi tanpa membawa uang.di tambah lagi malam yang semakin larut.Vino khawatir gimana kalau Gadis di jahatin orang atau Gadis akan istirahat di mana
tapi Vino tetap tidak putus asa.dia tetap mencari ke tempat kerjanya dulu tapi gak ada juga.Vino pun melajukan mobil nya dan terus menyusuri jalan mencari Gadis
di tempat lain.Gadis terus berjalan dan dia juga bingung ke mana tujuan nya sekarang
untuk saat ini dia tidak mau pulang ke tempat yang Vino mudah menemukan nya.tapi dia harus apa tanpa ada uang.
tiba2 terdengar suara klakson mobil yang mengagetkan nya.Gadis pun langsung berlari kecil.tapi mobil berhenti tepat di depan nya.Gadis pun tetap berlari
seseorang turun dari monil itu."Gadis kamu mau kemana malam2 gini.kenapa kamu membawa tas besar seperti itu.tanya seorang lelaki di belakang nya
Gadis yang pamiliar dengan suara itu pun kaget.dan dia juga gak mau terlihat lemah atau sedih seperti sekarang.tapi dia juga tidak mampu untuk menutupinya
__ADS_1
Gadis pun berbalik berlari kecil dan langsung memeluk lelaki itu.
Aku lemah.😢😢 kenapa aku selemah ini.kenapa aku tidak bisa sesabar dan setegar dulu.kenapa ucapnya agi yang asih memeluk lelaki itu.
di rumah Vino mami masih gak bisa tenang sampai mang Agung dan bik Ijah pun sudah ada di ruang keluarga bersama mami.Vino juga belum memberi kabar tentang Gadis.
ibu..ibu tenang dulu ya.ibu Gadis pasti akan membali bersama den Vino.ibu jangan sedih terus.ibu bisa sakit ucap bi Ijah menenangkan mami.
apa buk.ibu Gadis sedang mengandung.ya tuhan lindungi lah ibu Gadis.ucap bibi yang juga ikut sangat khawatir dengan keadaan Gadis sekarang
Ibu sama bi Ijah apa kalian tidak keberatan jika aku keluar juga untuk mencari non Gadis.aku sangat khawatir bu.aku tidak tenang bu kalau non Gadis belum ada kabar.aku sudah menganggapnya seperti anakku sendiri bu ucap mang Agung yang juga sangat khawatir dengan Gadis
Mang aku tau.kita semua khawatir dengan Gadis.tapi aku juga tidak bisa biarin mang Agung keluar selarut ini.tidak baik juga buat mang Agung.dan aku juga khawatir dengan kesehatan mang Agung .kita tunggu dulu kabar dari Vino ya mang. ucap mami
__ADS_1
mereka semua memang sudah seperti keluarga.dan saling sayang menyayangi.
karna mang Agung dan bik Ijah juga sudah sangat lama bekerja dengan mereka.bahkan sebelum Vino lahir mereka sudah bekerja buat mami papi Vino
kamu krnapa hah..ini apa kenapa membawa tas besar.trus ini sambil nangis berjalan sendiri di tengah malam..apa kamu di usir sama suami kamu hah.?cicit Alfin..
ya lelaki itu adalah Alfin sahabat Gadis yang sekaligus Bos nya waktu kerja di cafe
Enggak Al mas Vino enggak mengusirku.aku yang meninggalkan nya.aku merasa aku tidak pantas buat nya.bahkan bukan hanya dengan nya.dengan semua laki2 di dunia ini aku memang tidak pantas Al. ucap Gadis yang kembali meteskan air mata
sudah Dis sudah.kamu tidak perlu bicara lagi.ayo aku antar saja kamu pulang.nanti kita bicarakan masalah kamu.ini sudah terlalu larut.gak bagus buat kesehatan kamu ucap AlFin lagi
Aku tidak mau pulang Al.apa bisa aku beristirahat sebentar di tempat tinggalmu tanya Gadis ke Alfin
__ADS_1