TERSESAT ( Menikah Dengan Iblis )

TERSESAT ( Menikah Dengan Iblis )
part 2


__ADS_3

banyak para guru tidak setuju bahkan sangat menentang kegiatan ini mengingat terlalu jauh dan dekat hutan belantara.. namun mereka tidak bisa berbuat apa apa kepsek pun tunduk pada keputusan seno atmaja ayah alisa..


2 jam kemudian rombongan sma purnama bangsa telah sampai ..mereka langsung membuat tenda dan bersih2


jonathan menyuruh bella untuk mencairkan batu untuk mengganjal kayu bakar..


bella berjalan ke arah belakang lalu berhasil menemukan batu sedikit besar namun tidak terlalu berat , pandangan bella teralih pada sosok anak kecil sekitar umur 7 thn sedang duduk memakai gaun putih dan tersenyum kepadanya.. sontak bella membalas senyuman tersebut..


melihat bella tak ujung sampe jonathan akhirnya menyusulnya.. " bell " teriak jonatan


" ah iya jo ini batunya..


" kamu kenapa bengong bell ? tanya jonatan


" ah aku " melihat gadis kecil yang tadi sudah hilang entah kemana..


" jon ayo kesana " tanpa sadar menggandeng tangan jonathan..


terlihat dari kejauhan bella sedang menggandeng tangan jonathan " ehemmm " suara deheman risa bianca tommy dan dion


" tanganya tuh " pungkas tommy


" ah iya maaf jo " bella buru buru melepaskan tangan jonathan.. raut muka jonathan makin memerah " its ok bell gpp kok " tutur jonathan


lagi lagi felix tersenyum kecut dan menatap tajam jonathan..


mereka melanjutkan tugasnya 1 jam kemudian semua tenda sudah berdiri rapi..tak lupa para senior menyuruh para kelompok untuk makan ataupun istirahat..


" ok gaes kalian boleh makan atau istirahat " ucap arthur waketos ganteng..


ada yg tidur ada yg makan ada yang bergurau..


kelompok B terdiri dari bella sedang memasak mie..


" udah mateng belom aku lapar " ucap fina


" ini woy ambil " gerutu tommy


mereka menikmati makanan tersebut...


" wahh pas bgt ya cuaca dingin kaya gini bikin anget " ucap dion sambil menyeruput kuah mie tersebut


felix hanya tersenyum sesekali tertawa melihat tingkah lucu dion dan tommy..


sesekali bella memandang felix diam2...


" woy masih sore gini kalian dingin gk sih " tanya risa


" dingin bgt lah aku sampe gak kuat " pekik bianca


" eh bianca butuh kehangatan yah " ucap dion


" heh sembarang dasar mulut rombeng " gerutunya


hahahaha mereka tertawa lepas..


jonathan langsung memberikan mantelnya pada bianca..

__ADS_1


" ah jo terus kamu gak pake mantelnya " tanya bianca


" aku bawa 2 " jawabnya.. bianca langsunh memakai mantel teesebut..


bella yg terlihat diam menahan dinginya angin sore itu.. felix menatap bella " Bell kamu dingin " ucap felix


" emmm sedikit " sambil tersenyum


" aku juga bawa dua kamu bisa pake yang ini " sambil menberikan mantel ke bella


" baiklah ku pinjam dulu ya fel nanti kalo sampe rumah aku kembalikan hehe " jawabnya


risa dan jonathan menatap Mereka dengan nana..


waktu pun menunjukan pukul 18:00


" waktunya shalat ukhti akhi " sela azam


" eh siap pak ustad nanti kamu yang jadi imam gimana " ucap fina mengingat org tua azam pemilik ponpes terbesar di kotanya..


" mmm baiklah ...


" bell ris dion azam ayo " ajak fina


azam bella risa fina dion sedang melangsungkan ibadah shalat maghribnya jonathan tommy felix bianca asik mengopi..


baru 1 rakaat terdengar jeritan keras felix tommy jo dan bianca lari kearah suara jeritan tersebut ..


azam dan yg lainya ttp menjalankan shalatnya dengan khusyuk..


rombongan felix kaget melihat 10 orang sedang menjerit mata memerah semua murid panik. begitu arthur sedang kuwalahan..


setelah selesai shalat rombongan azam serta bella berlari sekeras mungkin.. bella melihat sekumpulan orang sangat banyak hampir banyak sekitar 200 an mengingat mereka hanya 115 orang lalu sisanya siapa " pikir bella


yap disini kita baru tau kalo bella anak indigo..


namun hal itu tidak membuat bella berani melainkan rasa takut berhadapan dengan mereka...


bella langsung mendekati lina yg sedang menjerit dan meraungan..


bella meminta anak laki2 untuk memegang lina..


para senior hanya pasrah dan membiarkan bella melakukan hal apapun tetapi terlihat konyol di mata alisa..


bella mulai menekan kening lina " jeritanya seperti bukan lina suasana makin mencekam melihat 9 orang juga masih meronta ronta dan menjerit..


setelah selesai berkomunikasi..


" ok langsung saja, coba tunjuk jari yg merasa pipis di belakang batu tersebut ' umpat bella


" tolong jujur ini juga berlaku untuk senior " gumam arthur ..


azam terus membacakan ayat kursi sambil memegang tangan lina..


salah satu junior menujuk jarinya..


" a aku bell " jawab yadi

__ADS_1


" ok kalo begitu aku butuh bunga 7 rupa..


" eh kau gada otak ya ! bentak alisa


" jaga ucapanmu al " keras arthur


" a aku ada bell , tolong fin ambilkan di tas ku " gumam dion.. fina langsung berlari ke tenda mengambil bunga tersebut dan menyerahksnya pada bella..


" eh dion kok kamu bawa itu buat apa " cetus nisa


" keluargaku masih menganut kepercayaan kejawen , menurut ayah ku ini sebagai tolak bala " ucap dion


felix mengerinyit kan keningnya karna felix tau dion masih keturan darah biru dan anak dari raden sudjiwo tejo arum..


bella melangkah dengan tadi ke arah batu tersebut lalu menaburkan secara perlahan , bella bergidik ngeri melihat sosok hitam sedang berdiri di atas batu..


anehnya para murid langsung tersadar dan mereka sangat lega..


" kau tahu lis itu semua salah kau " berdesak kesal pada lisa


" kenapa kamu terus menyalahkan aku arthhur " bentak alisa


" memang kau yang salah siapa lagi " pungkasnya


" mereka sajah yg manja banyak ngelamun makanya demit pada masuk " teriaknya


" cukup bell makin lama kau makin egois , bikin muak kita kita " ucap melisa dan diza


" kalo masih seperti ini lebih baik besok kita pulang " gumam erik pada alisa


alisa semakin emosi dan tidak mau acara yang sudah dia susun selama 5 bln berhenti sia sia..


kembali kesombongan bella.. " aku akan menemui kak arthur " tegas bella


" biar aku antar " felix dan jonathan bbersamaan


'


" sudah sudah biar aku sajah yang antarkan bella " gumam risa


risa mengikuti langkah bella menuju tenda arthur..


" permisi kak apa boleh bicara sebentar " tanya bella risa hanya berdiri di belakang


" baiklah silahkan duduk..


" kak arthur besok kita pulang saja perasaan ku sudah tak enak " ucap bella


arthur menghela nafasnya " percuma bell semua keputusan ada di tangan kepsek , alisa bukan org sembarangan aku gabisa mengaturnya..


" baiklah lah ka kalo gitu , semoga besok baik2 saja kalo gitu aku pamit ka..


bella dan risa berjalan beriringan bella hanya teediam melihat tempat yg sunyi mendadak jadi seperti pasar bella langsung lari dan berteriak , felix langsung menarik tubuh bella dan menenangksnya " Bella tatap aku " ucap felix " pergi kalian semua jng gangu kami " umpat bella " Bell istirahat " ucap felix memeluk tubuh bella azam dan yg lainya langsung membawa bella ke tenda..


bella merasa lebih baik di dalam tenda.


semua sudah tau bakat bella , mereka hanya diam mencoba menenangkan bella...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2