
Keesokan harinya mereka berkumpul diruang makan untuk sarapan yang disiapkan oleh bapak tersebut.awalnnya mereka ragu untuk memakan makanan yang telah disiapkan.tersadar akanĀ itu babapa itu mengatur makanan sambil berkata.
"makanannya gak aman kok,saya bisa jamin"(ujar bapak itu sambil menyuap makanan kemulutnya agar mereka percaya)
merasa tak enak hati mereka pun mulai memakan makanan mereka dengan lahap.
Ica:oh iya pak kalau boleh tau nama bapak siapa?semalam bapak belum kasi tau nama bapak!(tanya ica tiba-tiba)
"oh kalian belum tau nama saya ya?panggil saja saya bapak haryono.(jawab bapak haryono sambil tersenyum bahagia karna menyadari bahwa mereka mulai merasa nayaman dengan beliau)
Ira:pak haryono kok senyum-senyum terus sih?beliau gak gila kan?(bisik ira ke ani)
Ani:huss.tu mulut dijaga kalau beliau dengar gimana?
Ira:ya maap!abis dari tadi senyum-senyum mulu
Setelah sarapan pak haryono pamit pergi karna ada urusan.meliat beliau sudah tidak ada di rumah dika ali mulai memanggil anak-anak untuk berkumpul.
Dika:oke gue nyruh lo kumpul semua karna ada yang mau disampaikan sama ali.
Ali yang mendengarkan pun sontak kaget
Ali:HAH!! gue?kok gue sih?
__ADS_1
Dika:ya kan lo semalam yang cerita kalau ini semua gara-gara lo.jadi lo yang harus critalah masa gue sih.
Ali:tapi kan semalam lo gak bilang ke gue kalau hari ini lo bakal ngumpulin anak-anak dan gue yang crita.(ujar ali dengan muka memelasnya sambil menahan kesal karna sudah masuk keperangkap dika)
Dika:yee semalam gue kan udah bilang kalau hari ini kita akan ngumpul buat membicarakan masalah ini,cuman gue lupa bilang kalau yang bakal jelaskan itu elo!(ujar dika puas karna sudah mengerjai ali)
Ani:tunggu-tunggu kalian bicara apa sih?apa yang ali crita semalam.kok kita gak tau sih.
Ali:jadi gini semalam itu gue baru sadar kalau kejadian ini mungkin karna gue.waktu itu....(ali pun mulai menceritakan apa yang dia critakan ke dika semalam)
Ani:tunggu jadi gudang itu penyebabnya kita bisa sampai disini?
Ali:iya karna barang-barang yang ada digudang itu tuh sama banget yang ada disini.
Ani:brarti gue juga adalah penyebabnya dong!(sahut ani)
Ani:iya jadi gue juga pernah masuk digudang itu dan mungkin juga gue yang pertama masuk ke gudang itu sebelum ali masuk.dan lebih parahnya lagi gue sempet ambil boneka yang ada disitu buat nambah koleksi boneka dirumah gue.
Untuk sesaat ali,dika,ica,ira,isna yang mendengar penjelasan ani sangat terkejut sampai tidak ada kata-kata lagi.
Isna:trus lo ambil boneka itu tanpa berfikir aja gitu?(tanya isna yang tak habis fikir sama temannya ini)
Ani:ya gue pikir boneka itu udah dibuang,pemiliknya gak mau lagi karna dilihat dari gudang itu juga udah lama banget gak terurus.(jawab ani)
__ADS_1
Isna:tapi itu bukan milik lo ani!!!masa lo main ambil-ambil aja sih.!(marah isna yang sudah kehabisan kata-kata)
Ani:iya gua minta maaf gue salah(ujar ani meminta maaf sambil menundukkan kepalannya meratapi kesalahannya)
Ali:gue juga minta maaf kalau gue gak bisa tahan rasa penasaran gue buat masuk ke gudang itu(ujar ali yang merasa dirinya juga bersalah)
Dika:udah-udah ani dan ali sudah mengakui kesalahan mereka sakrang yang kita fikirkan dulu adalah cari cara biar kita bisa menyelesaikan masalah ini.
Ica:tapi walaupun ali dan ani yang masuk kegudang itu kenapa kita ikut kesini juga.gue kayannya belum pernah kegudang itu deh.
Dika:mungkin ada faktor lain yang membuat kita semua disini.
Ica:ehh kalian sadar gak dari tadi kita belum pernah melihat satu orangpun didesa ini selain pak haryono?
Ira:ehh iya juga ya padahal semalam kita lihat desa ini rumahnnya lumayan banyak.
Ica:iya kan?
Dika: gue juga penasaran.yok kita cek!
Mereka pun keluar rumah untuk mengecek ada apa dengan desa ini.sesampainnya mereka diluar mereka bertemu dengan pak haryono yang sedang berjalan terburu-buru.mereka pun menyapa pak haryono.
"halo pak!"
__ADS_1
Pak haryono:kalian!sedang apa kalian diluar cepat masuk.(bentak pak haryono sambil mendorong mereka untuk cepat masuk ke rumah)
Mereka yang bingung dengan perubahan sikap pak haryono hanya bisa mengikuti beliau untuk masuk ke dalam rumah.