
Sepulang sekolah aku mulai mengerjakan tugas-tugas ku seperti biasa. Memasak, menyapu dan lain sebagai nya. Aku tau hidup ku saat ini sangat berantakan akibat patah hati,oleh karna itu aku mencari kesibukan ku semdiri.
Kring kring kring. . . . .
Ponselku berbunyi (anggap aja seperti itu bunyi nya ya)
Siapa sih sore-sore nelfon aku.
Apakah orang iseng lagi ?
Hallo, apakah ada yg bisa saya banting. Ups salah, maksud saya apakah ada yg bisa saya bantu ?
1
2
3
4
5
Dan 5 menit berlalu tanpa ada jawaban. Huft,benar-benar orang kurang kerjaan.
Aku mematikan sambungan sambil mengomel sendiri.
(Karna memang tidak pernah punya teman untuk di omelin.Hehehe)
Apakah mereka tidak punya kerjaan lain lagi ?
Kenapa mereka selalu mengerjai orang lain ?
Apakah mereka itu anak orang kaya ??
Aku asyik dengan pemikiran ku sendiri.
Saat sedang bingung memikirkan semua pertanyaan itu,aku teringat akan sahabat ku yg tadi siang mengejek ku.
Sedang apakah dirimu sekarang ??
Aku senang memiliki mu sebagai sahabatku.
Waktu berlalu tanpa terasa,dari pagi kini telah berganti malam.
Malam pun tanpa terasa begitu cepat berlalu, aku mulai lelah dan istirahat.
Selamat malam tubuh ku yg lelah. Selamat untuk beristirahat.
Sambut lah pagi esok dengan senyuman,lupakan masalah hari ini dan bangkit lah.
Aku memberi semangat untuk ku sendiri (maklum aja ya,author ny yg slalu benar.jadi kita ikutin aja ya).
Sinar mentari mulai menampakkan cahaya nya. Cahaya yg menyinari seluruh semesta ini.
Hooaammm, akhir nya pagi juga.
Aku bangun dan menuju kamar mandi.
Setelah selesai mandi aku pun membuat sarapan seperti biasa.
__ADS_1
Ternyata sendiri itu asyik juga ya.
Kenapa aku baru menyadari nya sekarang ?
Seperti biasa,aku meracau entah kemana tujuan nya.
Waktu nya berangkat lagi. Aku meninggalkan rumahku dan menuju sekolah.
Sesampai nya di sekolah aku sudah di tunggu oleh sahabat terbaik ku.
Tumben datang nya lebih cepat dari biasa nya ?
Dia bertanya sekaligus mengejek ku.
Aku kesal dan menjawab asal pertanyaan nya.
Terserah ku donk,kaki juga kaki ku, tangan juga tangan ku.
Mau datang cepat atau lambat sama saja kan ?
Pagi-pagi sudah mengejek ku, apakah kau akan sakit keras jika tidak meledek ku ?
Seperti biasa,saat sedang kesal aku selalu cemberut.
Dan itu yg membuat sahabat ku senang meledek ku.
Apa kau pikir aku senang melihat mu cemberut seperti itu ??
Apa kau tidak punya cermin dirumah mu,sehingga tidak tau kalau cemberut mu itu sangat jelek.
Wkwkwkwkwkwk, dia tertawa bahagia karna bisa mengejek ku lagi.
Mari aku beritahu, aku juga bahagia saat melihat mu kena hukum pak KepSek.
Bhuahahahaha, apakah kau tau betapa lucu nya wajahmu saat dirimu di hukum lari keliling lapangan ??
Huft, andai saja aku punya HP kamera.....
Aku mulai tertunduk lagi.
Hey hey hey, siapa yg menyuruh mu untuk pasang muka memelas gitu.
Hah, untuk apa kalau kamu punya HP kamera ?
Apakah kau akan merekam ku saat berlali keliling lapangan ???
Tentu saja,akan ku rekam saat kau berlari keliling lapangan.
Lalu akan ku abadikan memon bersejarah itu.
Lalu setelah kau selesai merekam,silahkan ucapkan selamat tinggal pada HP kamera mu.
Dia mengejek lagi.
Kenapa harus mengucapkan selamat tinggal ??
Aku bertanya padanya.
Karna sudah di pastikan HP mu akan disita oleh pak kepsek.
__ADS_1
Dia berkata sambil menjulurkan lidah nya,tanda dia mengejek ku.
Awas kau ya,jangan sampai ku tangkap ya.
Akhirnya kami pun mulai kejar-kejaran.
Ekhemm ekhemm.....
Apakah kalian ingin berlari disana ?
Kata seorang guru sambil menunjuk lapangan upacara.
Tidak pak, tadi kami hanya pemanasan saja.
Sambil tersenyum kami pun menjawab pertanyaan guru tersebut.
1
2
3
Kabuuurrrrrr...........
Kami pun lari menjauh dari guru tersebut.
Sebelum kami benar-benar disuruh keliling lapangan.
Haduh, dasar murid-murid lucknut.
Di tegur malah kaburr...
Guru tersebut mengumpat sendiri di tempat nya berdiri.
Dari jauh kami masih melihat guru tersebut sambil tertawa.
Apakah kita tidak akan di hukum ?
Aku tidak mau kalau harus lari keliling lapanga sebanyak 10 putaran.
Nia nampak agak sedikit takut dengan ancaaman guru tadi....
Apakah kau masih belum tau juga ?
Kalau memang disuruh lari keliling lapangan, kenapa kita di biarkan kabur ???
Aku mencoba memberitahukan padanya, agar dia bisa tenang.
Baiklah kalau memang begitu, semoga saja kita aman.
Aku masih khawatir....
MOHON MAAF UNTUK SEMUA NYA,KEMARIN AKU SIBUK DI REAL. JADI BARU UP HARI INI.
MOHON MAAF YA๐๐๐ INSYA ALLAH BAKAL SERING UP UNTUK BESOK-BESOK LAGI...
JANGAN LUPA TINGGAL KAN SARAN KALIAN UNTUK KU YA, AUTHOR NYA BUTUH BANYAK SARAN DARI KALIAN.TINGGALKAN JEJAK NYA YA๐๐๐
TERIMAKASIH UNTUK YG SUDAH MENDUKUNG AUTHOR SAMPAI SAAT INI. KARNA DUKUNGAN KALIAN,AUTHOR NYA JADI SEMANGAT๐ค๐ค๐ค
__ADS_1