
Hmm dasar brengsek.
"Kali ini pasti ayah marah besar, gara-gara harus menyelamatkan gadis sial itu aku pun terlibat masalah dengan gang sebelah"
Apa aku harus jujur aja ya sama ayah, ahh tapi pasti gak percaya lagi.
Dasar sial.
ya udahlah terpaksa harus dengerin omelan ayah lagi neh.
.
.
.
.
"Hallo yah",sapaku ke ayah.
__ADS_1
"Akhirnya muncul juga kau bocah brengsek, Tau tidak apa yang telah kau lakukan haaa",kata ayah sambil emosi.
"hehe Tau yah",cetusku.
"Kau udah salah malah ketawa, tau tidak gara gara kau gang sebelah membubarkan perjanjian damai dengan gang kita brengsek",kata ayah sambil emosi.
"ouh gitu yah? ya udah biarin aja orang mereka yang buat masalah duluan sapa suruh gangguin cewek cewek didepan gua, yah gua bantai",kataku sambil mengepal tangan.
" tidak yahh. lagian gak penting bagi ku yang paling penting itu kekuatan hehe", kataku sambil berpose petinju.
__ADS_1
"dasar kau otak otot. Sekarang sebagai penerus gang mulai besok kau pergi bersekolah kembali, tamat kan sekolah kau dan baru bisa memimpin gang ini", cetus ayah.
"tapi yah bukannya sebagai pemimpin harus kuat? kan aku kuat yah", kataku sambil berpose petinju.
"kau kira sebagai pemimpin cuma harus kuat haa? Sekarang gk ada tapi tapi cepat pergi sana aku lagi sibuk", kata ayah.
Baik yah"
+++++++++++++++++++++++++++++++++++
Hallo
Maaf kalo Jelek yah
__ADS_1