
di pagi yang cerah ,matahari sudah mulai masuk menerobos celah celah jendela kamar fransiska,gadis cantik itu mulai menerjabkan matanya mengumpulkan nyawanya kembali.
"hoammm....selamat pagi dunia"
siska lalu bangun dari kasur bridal staylenya yang nyaman dan bergegas untuk mandi.
"aduh kesiangan ni gue " ucapnya sambil menuruni tangga
"pagi ma,pa"sapa siska
"pagi sayang"balas mama papa
"aduh sayang kamu jam segini kok baru siap sih ini kan hampir telat masuk sekolah, sini sarapan dulu" ucap mama
"aku nggak sarapan ma, udah telat banget ni"
" sayang kamu di antar pak joko apa bareng sama cassandra"tanya mama
" aku bareng sandra ma ,lagian juga udah di tunggu di depan " jawab siska sambil berlari kecil menuju gerbang.
"daa..daaah..ma,pa" sampil melambaikan tangan
mama dan papa siska membalas lambaian anak tercintanya dan bergegas masuk ke dalam rumah.
sandra melajukan mobil mewahnya dengan kecepatan penut ,hingga belum sampai 10 menit mereka sudah sampai di sekolah SMA nya.
"gila lo san ,mau ngajak gue mati lo, kalo mau mati jangan ajak ajak gue dong"siska mulai nyerocos
__ADS_1
"kenapa sih sis"
"lagian lo nyetir mobil kenceng amat ,bisa jantungan gua kalo terus terusan naik mobil sama lo"protes siska
" udah puas ngomongnya, nyrocos mulu lo.udah ayo masuk kelas 5 menit lagi udah di mulai pelajaran."
mereka akhirnya mengikuti pelajaran dengan tenang karena masih sempat masuk kelas di menit menit terahir.
bel istirahat pun berbunyi ,perut cassandra yang dari tadi sudah demo kaya partai politik langsung menarik tangan siska keluar kelas.
" lo kenapa sih san ,tarik tarik orang sembarangan" ucap siska kesal karena tangannya di tarik paksa oleh sandra .
" makan di kantin yuk ,cacing di perut gue demo ni minta asupan gizi ,gue traktir deh"
" huhh dasar kucing garong makan mulu kerjaan lu"
"btw lo beneran mau nlaktir gue,tumben amat"tanya siska gk percaya dia.
"iya iya"jawab sandra singkat
"duh gue kok jadi merinding ya ,kerasukan demit apa lu mau nlaktir gue"
"udah di traktir masih aja nyrocos lu,gak tau trimakasih lu".
siska hanya tersenyum mendengar perkataan sandra dan setibanya di kantin.
"buset..rame amat ini kantin apa tempat pembagian sembako ,gimana ni jadi makan di sini nggak" tanya siska.
__ADS_1
" gimana ya cacing di peeut gue udah pada nangis nangis minta makan".
"makanya minum obat cacing lu biar gk cacingan"ucap siska sambil tertawa.
" bodo amat"jawab sandra memalingkan wajahnya.
tingggg..cassandra mendapat ide cemerlang.
" aku punya ide sis.kita lewat dapur kantin aja langsung nyerobot makanan di sana".
"bagus juga ide lo san, ternyata otak lu berguna juga".
" gini gini gue tu orang cerdas"jawab sandra membangakan dirinya.
mereka lalu berlari menuju kantin dan
"Bruggg!!" siska tiba tiba di tabrak oleh pria bertubuh kekar sampai terjatuh ke lantai.
"awww" siska yang masih terduduk di lantai memegangi kakinya yang berdarah akibat benturan meja .
sandra yang melihat darah di kaki siska langsung menghampirinya.
" siska ,lo nggak papa , kaki lo berdarah"tanya sandra hawatir.
siska hanya terdiam tidak mengubris pertanyaan sandra.
"hei brengsek apa yang lo lakuin ke teman gue"bentak sandra yang sudah naik pitam sedangkan rayn hanya diam dengan santuynya.
__ADS_1