The Jerk Ceo

The Jerk Ceo
Kotak hitam yang indah


__ADS_3

...Happy Reading...


Cherry Xu dengan lambat menoleh ke samping. Melihat mesin-mesin medis yang ada di sampingnya, cairan infus yang menetes. Semua itu adalah benar.


Tiba-tiba. Dia tersenyum. Tommy Lee masih melakukannya dengan baik, tidak mengecewakan.


“Takhh” suara membuka pintu.


Seorang perawat yang membawa obat masuk dan mengecek kondisinya. Melihat Cherry Xu sudah sadar. Berkata lembut : “ Enam jam sudah berlalu, Bu Cherry , kamu boleh bergerak-gerak.”


Dengan segera. Menggerakkan tempat tidurnya, agar Cherry Xu duduk tegak.


Cherry Xu yang duduk dengan tegak. Rasa sakit yang ada di tubuh terasa lebih dalam, mengapa bagian bekas operasi initerasa begitu menyakitkan? Tidak . rasanya tidak seperti luka operasi biasanya.


Cherry Xu terlihat kesakitan, melihat kamarnya yang kosong. Menjerit lemah : “ Dimanakah Tuan Ong?”


Suaranya mengecil, melihat Alex Ong memegang kotak hadiah berwarna hitam dan setumpuk dokumen, berjalan masuk , dengan tatapan dingin melihat dia dan berkata “kamu sudah sadar!”


Mata Cherry Xu yang kering tiba-tiba terlihat menjadi bersinar, matanya melihat ke arah kotak hitam itu, melupakan rasa sakitnya, tersenyum dan berkata : “Kamu sudah datang, Alex!”


Alex Ong duduk di depan tempat tidurnya, dokumen-dokumen yang ada di tangannya diletakan di meja yang ada di sampingnya, meraih tangannya mengelus rambutnya, mata dingin menatapnya : “Kata dokter, operasi berjalan dengan lancar, senang?”


Tidak tahu kenapa, melihat mata Alex Ong, Cherry Xu merasa dingin .


Dia mengangguk-angguk kepalanya, bibirnya yang pucat tersenyum sambil melihat kotak hitam itu , dengan segaja bertanya : “Aku senang, Alex , mana kejutan yang sudah kamu janjikan tadi?”


“Oh!” Alex Ong melepaskan tangannya yang sedang memegang wajah Cherry Xu, terdengar suara tertawa, dengan kedua tangannya membuka kotak hitam itu ke arahnya : “Cherry , ini kejutan untukmu! Hanya takut kalau kamu melihatnya, ini bisa membuatmu kaget!”


Melihat kotak hitam yang dipegang Alex Ong, dibungkus dengan kain berwarna emas, terlihat seperti sesuatu yang mahal, bagian atas kotak tertulis deretan tulisan Bahasa inggris, logo yang tidak dikenali Cherry Xu , melihat ukuran kotaknya sepertinya adalah perhiasan mewah.

__ADS_1


Berpikir seperti ini, membuat hati Cherry Xu tersentuh dan senang.


Akhirnya, hari yang telah ia nanti-nantikan , yang sudah ia tunggu terlalu lama akan terjadi.


Perasaan membara di dalam hatinya, Cherry Xu mengangkat tangannya yang lemah, mengambil koak itu, dan menunjukkan senyum di wajahnya.


Cherry Xu menatap Alex Ong, wajahnya yang bersinar, terlihat bayangan wajahnya, ekspresi wajah Alex yang tidak terlihat jelas : “ Terima kasih, Alex , aku akan menjaganya dengan baik!”


“Coba kamu buka.” Kata Alex dengan suara dingin.


Wajah gembira Cherry Xu, tertawa, perlahan menekan tombol kotak itu.


“Ahh…”


Bangsal yang terpencil, tiba-tiba terdengar suara jeritan yang mengerikan.


Seluruh wajah Cherry Xu pucat, gemetar duduk di atas tempat tidurnya. Kotak hitam itu jatuh ke lantai. Cherry Xu panik melihat daging merah yang terguling keluar dari kotak itu.


Seluruh wajah Cherry Xu pucat, gemetar duduk di atas tempat tidurnya. Kotak hitam itu jatuh ke lantai. Cherry Xu panik melihat daging merah yang terguling keluar dari kotak itu.


Cherry Xu panik.


Bukan perhiasan? Apakah ini adalah bagian dari pasien kanker lambung yang lain yang diambil professor Lee? Mengapa Alex Ong mengambilnya untuk dirinya sendiri?


Karena terlalu gelisah. Luka di perutnya terasa sakit, hingga membuat bagian perut yang lain keram. Cherry tidak bisa menahan memegang perutnya. Suara lemah merintih : “Alex, ini adalah”


Gemetar dan panik. Berbicara pun tidak terdengar jelas, Cherry Xu merasa semakin ketakutan, memiliki perasaan buruk.


Alex Ong melihat wanita yang ada di depannya kebingungan. Wajahnya tersenyum. Menahan rasa jijik, membungkus dan mengambil benda merah itu simpan kembali ke dalam kotak. Matanya kabur menatap lurus ke arahnya : “Bukannya perut kamu sedang sakit, dibuang saja agar lain kali tidak akan sakit lagi!”

__ADS_1


Satu kalimat. Seketika membuat tulang-tulang Cherry Xu menjadi kedinginan.


Cherry Xu bingung dan menyimpan kotak itu di tangannya. Seluruh badannya gemetaran, melihat wajah Alex ong yang mengerikan. Cherry Xu dengan hatinya yang gelisah dan tersedak : “ini. Ini yang kamu sebut sebagai kejutan?”


“Kurang mengejutkan?”Alex Ong sambil tertawa, mengulurkan tangannya memegang perut Cherry Xu : “Kamu kira. Ini yang sudah kamu persiapkan untuk professor Lee?


Bagaimana Alex Ong tahu apa yang sudah ia rencanakan, bagaimana mungkin dia tahu dengan persis.


Kepalanya berdengung, Cherry Xu mengangkat kepala, dengan mata yang ketakutan melihat Alex Ong.


Saat ini, Alex ong tertawa lebih kencang lagi, memandang Cherry Xu : “ Ini yang diambil dari dalam tubuhmu!”


Diambil dari dalam tubuhku.


Perut yang dipegang Alex Ong merasa keram yang sangat kesakitan, dalam sekejap , seluruh tubuh menjadi mati rasa, bulu-bulu menjadi naik, bahkan rambut pun menjadi tegak.


Bibir Cherry Xu gemetar, jantungnya berdetak kencang, napasnya terasa berhenti sekejap , tidak mengucapkan sepatah kata pun.


Alex Ong melihat Cherry Xu yang panik saat ini, wajah yang senyum tiba-tiba menjadi gelap. Amarah yang ditahan selama ini tidak bisa lagi ia kendalikan, keluar dari hatinya yang terdalam. Ia membungkuk dan menarik kerah baju Cherry Xu : “Cherry Xu, kamu yang sudah berpura-pura selama tiga tahun, akhirnya selesai!””


Tubuh bagian atas Cherry Xu menjadi kaku, rasa sakit di perutnya terasa lebih menyakitkan,


“Alex, aku aku tidak mengerti apa yang kamu katakan!” Cherry Xu panik, hatinya gelisah, Dia seperti berdiri di tepi tebing, berjalan bebas dan jatuh ke jurang yang dalam, memandang pria yang akan mencabik-cabik dirinya , dan kepanikan di hatinya semakin besar.


Alex Ong meletakkan wanita itu berbaring di ranjang, dan matanya amarah yang tampaknya sperti ingin membakar Cherry Xu hidup-hidup dan menjadi abu.


“Oh , kamu tidak mengerti apa yang aku katakan?” Setelah Alex Ong berbicara, dia mengangkat tangannya dan meletakkan tumpukan kertas di atas meja di sebelahnya. Dia berkata: "Jika kamu tidak mengerti, kamu bisa meihatnya dengan baik!"


Jangan lupa like dan favorit ya bund 🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2