
Alex memang sengaja mengikuti gadis yang membuat dia penasaran sejak tiga hari yang lalu, Alex terus mengikutinya sampai ke cafe X, Alex mengamati gadis itu dari kejauhan.
Lama Alex mengamati gadis yang membuat dia penasaran, Alex terus menunggu sampai tepat pukul 10.00 Alex melihat gadis itu keluar dari cafe
mengapa dengan diri ku kenapa aku ingin sekali mengikuti gadis yang tak pernah aku kenal. Gumam Alex dalam hati
Alex memang bukan tipe orang yang berdarah dingin, bukan tanpa sebab papa nya pun dingin dengan perempuan, tapi setelah bertemu dengan mommy nya yang memiliki karakter yang lemah lembut, hati papa nya pun luluh kepada mommy nya.
Namun pada akhirnya Alex pun mengikuti ojek online yang di naiki oleh Nisa,Namun pada saat di pembelokan Nisa tampak menepuk-nepuk pundak sii ojek online Alex bingung kenapa gadis itu menepuk-nepuk pundak sii ojek, ojek online itu pun berhenti tapi ojek itu menyodorkan pisau kepada gadis itu Alex yang memantau dari ke jauhan pun langsung turun dari mobilnya. Alex mendekat dan
Bugg Bugg Bugg
Alex menghajar ojek online itu hingga mengeluarkan darah dari mulut nya, dan mengambil pisau yang ada di tangan ojek itu, menusuk nya hingga mati.
Alex yang mendengar ada teriakan dan suara tangis lalu menoleh ke belakang nya. Alex yang melihat gadis itu berjongkok dengan tangan yang menutupi muka nya, Alex memegang tangan gadis itu, namun gadis itu langsung memeluk diri nya, Alex yang terkejut dengan ucapan gadis itu pun mematung tanpa bicara
Tolong Nisa, Nisa takut... Tolong Nisa banyak darah Hiks... Hikss...Hiks
lama Alex mematung di tempat gadis itu terus berucap seperti itu, Alex pun membuka obrolan
Ayo saya antar, masuk lah ke mobil dan lepas pelukanmu
Gadis itu tidak menjawab perkataan Alex malah terus berucap seperti itu, tak lama ke mudian Alex tidak mendengar kata-kata yang terucap dari mulut gadis ini, Alex memegang bahu nya dan menolak nya dan ternyata gadis itu pingsan di pelukannya.
Heiii bangun lah kenapa kau ini Haa... Apa kau pingsan jawab aku...
Alex terus menepuk pipinya tapi tidak bangun juga, Alex menggendong Nisa sampai ke mobilnya, setelah meletakkan Nisa Alex mengeluarkan ponsel nya
Cepat kau ke jalan xxxx dan urus mayat yang ada di sini......
Baikk boss....
Alex langsung mematikan ponsel nya, itu adalah anak buah Alex. Alex memikirkan akan dia bawa ke mana gadis ini gak mungkin ke markas kan akhirnya dia membawa gadis itu ke rumah nya.
kau ini sebenarnya siapa mengapa aku penasaran dengan mu Ha. gumam Alex sambil melirik muka Nisa
sekarang iya sudah di depan masiun Ambrama, Alex menggendong Nisa masuk ke dalam rumah dan di sambut oleh mommy nya
Siapa dia nak.....
__ADS_1
Gak tau mom tadi aku menolong nya di jalan...
cepat bawak ke kamar...
Alex menggendong tubuh Nisa sampai ke kamar nya, dan membaringkan nya di kasur milik Alex
Nak kenapa dia pingsan Ha kau apakan dia...
Gak mom aku tidak melakukan apa pun aku yang menolong nya saat dia rampok dia berjongkok dan terus menangis saat aku pegang tangan yang menutupi muka nya dia malah memeluk ku, dia terus berkata Tolong Nisa... Nisa takut... Banyak darah cuman itu yang di ucapkan nya mom..
Enak nih yang baru di peluk cewek.... goda mommy nya
Mana ada mom.....
Ngaku aja.... Apa dia trauma ya...
Mungkin mom....
Tunggu apa kamu telpon dokter Fian..
iya mom...
Alex keluar dari kamar menelpon dokter Fian, dokter Fian adalah dokter pribadi keluarga Ambrama, Alex masuk lagi ke kamar nya sudah 30 menit baru dokter Fian datang.Dokter Fian langsung meriksa tubuh Nisa
Dia baik-baik aja nyonya cuman dia seperti nya ketakutan yang begitu mendalam apa dia memiliki trauma?
Saya tidak tau dok Alex menolong nya saat dia mau di rampok
Oh iya saya sudah memberikan dia obat penenang jaga dia baik-baik ya nyonya.
Terima kasih dok..
iya nyonya saya permisi dulu yaa..
dokter Fian sudah pergi menuju rumah nya, Alex dari tadi hanya diam saja, Alex memang begitu dia hanya bicara dengan orang yang dia akrab.
Kau tunggu dia di sini ya lex mommy mau ke kamar dulu jangan pergi sebelum mommy ke sini dan jangan kau apa-apakan dia
Iya mom.....
__ADS_1
Alex duduk di sofa di kamar nya, dia menatap gadis yang berada di ranjang nya itu, cuman ada satu kata yang dia ucap cantik
..................
Sedangkan dia rumah Nisa
Paa kenapa Nisa jam segini dia belum pulang juga.... tanya Sahida kepada suaminya
Tenang lah maa pasti Nisa bisa melindungi dirinya sendiri percaya lah...
Iya paa......
...............
Aaggrrrr....... Nisa sambi memegang kepala nya
Dimana aku......
Kau sudah sadar....... tanya Alex
Hiks... Hiks.... Hiks... Nisa duduk dan menangis
Heiii kau kenapa...... Alex berjalan menuju Nisa, Alex duduk di pinggir kasur
Darah..... Hiks.. Hiks..... Nisa nangis tersedu-sedu dengan posisi duduk dan tangan nya menutupi muka nya, Alex menarik tangan itu dan langsung memeluk Nisa entah apa yang membuat nya langsung memeluk Nisa
Heiii tenang lah kau kenapa,........
Alex terus memeluk Nisa, Nisa terus menangis, Nisa merasa nyaman di pelukan Alex. Alex belum sadar dari tadi mommy nya melihat mereka, Alex yang baru sadar langsung melepaskan pelukan nya dengan perlahan
Berbaring lah....
Kenapa gak di lanjutkan nak.....
Mommy jaga dia aku mau ke markas......
Iya pergilah........
Alex memang jarang tidur di rumah dia lebih sering di markas nya. Nisa yang kini hanya diam gak mau bicara karena takut masih menghantui dirinya
__ADS_1
HALLO GUYS SAMPAI SINI DULU YA
JAGAN LUPA DI LEKS YA GUYS