The Nameless

The Nameless
Chapter 1:Eps 3.Kesedihan dua sahabat


__ADS_3

di kehampaan dan kekosongan yang dimana niveria merenungkan nasibnya yang kehilangan defah walaupun mereka sering bertengkar karena hal kecil tetapi persahabatan mereka tetap sangat dekat, niveria mengatakan hal yang sungguh menyedihkan betapa sedihnya ia kehilangan defah ia tidak dapat untuk melakukan apapun, karena ia hanyalah manusia biasa yang dipanggil ke dunia ini dan bernasib menyedihkan


tidak ada yang bisa ia lakukan saat ini dia sudah kehilangan satu satunya sahabat sejatinya yang dimana ia melindungi dirinya dari serangan dewa itu dengan pelindung dimensi


dan beberapa detik sebelum kematian niveria dia menciptakan sebuah dunia yang berisi defah dan dirinya yang sedang berteman dan akhirnya niveria mati karena serangan dewa itu


dewa itu tampak senang karena menemukan seseorang yang dapat menyaingi nya karena 304.000.000.00 tahun lalu ia tidak pernah bertemu musuh yang mendapat tingkatan tertinggi selain dirinya yang membuatnya bahagia karena telah bertemu niveria


tetapi ia hanya takut kepada 1 sosok yang sedang berjalan di dunianya yaitu zeref karena itu dewa itu sangat ketakutan yang saat ia melihat yozami sangat ketakutan hingga lari ke dimensi lain yang padahal ia berada di tingkat 2,tingkat yang lumayan sulit didapatkan


Maria, loid dan zack ingin mencari keberadaan defah dan juga niveria tapi zeref menghentikan mereka untuk mencarinya esok hari karena ini sudah sangat malam


di pagi hari Maria terbangun dan melihat zeref yang sedang menyendiri di tebing dan loid pun juga terbangun lalu mereka menghampiri zeref dan bertanya padanya


"hei, apa kau tidak tidur semalaman? "


"aku tidak tertidur"


"begitu ya, baiklah kami akan pergi untuk mencari defah dan niveria"


"ya"


"bukankah ini aneh loid?"


"ya, aku tidak bisa menebaknya karena dari wajahnya zeref tidak menunjukan reaksi yang mengejutkan"


"benar, wajah zeref hanya seperti ini tidak ada apa apanya seperti dia sedang berada di dunia asalnya"

__ADS_1


dan mereka berdua terkejut melihat mayat dari teman dekat niveria yaitu defah, Maria terjatuh karena terkejut dengan sesuatu yang ia lihat saat ini, sedangkan untuk loid ia terdiam dan menunjukan wajah ketakutan karena kejamnya dewa itu


"apa ini? "


"defah, telah mati"


saat melihat kekejaman dewa itu, loid yang masih terdiam tidak bisa membayangkan dewa yang telah membunuh defah, sedangkan Maria seluruh tubuhnya bergetar ketakutan setelah melihat kejadian tadi


zeref mengatakan kepada mereka dimana keberadaan niveria, mereka menjawabnya dengan nada ketakutan


"pasti niveria juga telah mati"


zeref seharusnya tidak ikut campur tapi setelah melihat teman teman nya menjadi seperti ini zeref terpaksa harus ikut campur


karena tidak ingin membuang buang waktu zeref langsung berpindah ke dunia para dewa yang melihat segalanya dan menanyakan kepada mereka di mana dewa itu, dewa lainnya menjawab tidak tahu karena mereka juga tidak dapat melihatnya karena dewa itu tak terlihat


bahkan dewa tinggi Gothoh juga tidak dapat melihatnya karena zeref tidak dapat menemukannya maka ia akan memaksa dewa itu untuk datang dengan sendirinya


seketika dewa itu langsung muncul dihadapan zeref lantas zeref mengcekiknya dan melemparnya ke atas dan menembus lapisan lapisan antara dunia pararel dan dunia nyata, zeref melompat dan menendang leher dari dewa itu, zeref melakukan hal hal yang lebih kejam lagi di bandingkan dengan dewa itu


"diamlah"


dewa itu terdiam di udara dan di hantam dengan balok hitam yang terkeras dan terberat di banding dunia para dewa itu sendiri, besar dan tinggi balok itu tidak dapat diterapkan dan bahkan beratnya yang terus mencapai angka yang tidak masuk akal


kekuatan dari zeref masih belum ditunjukan karena ia hanya meniru kekuatan Maria tapi menjadi lebih kuat bahkan bisa menghantam dewa itu dengan balok hitam tersebut


dewa itu berteriak kesakitan karena hantaman balok itu, dewa itu mencoba untuk menyerang zeref tapi kekuatannya tiba tiba langsung menghilang dan lenyap karena setiap serangan yang dilancarkan ke arah zeref akan lenyap sepenuhnya bahkan jika itu adalah manusia yang ingin memukulnya

__ADS_1


"kumohon hentikan, aku sudah tidak bisa bergerak"


"kau pikir aku peduli?"


"kau membunuh niveria dan defah dengan kejam kan?"


"sadarlah kau itu tidak dapat melewati Diriku"


"kenapa kau bisa menuju ke sini?"


"aku hanya mencari keberadaanmu yang sudah tidak ada itu"


"tersiksa lah"


dewa itu tidak mati tapi ia disiksa oleh zeref karena kekejamannya zeref seperti hukum alam semesta tetapi ia lebih dari itu saat zeref merasa sudah cukup dengan itu zeref langsung membunuhnya dengan mengucap


"matilah"


"... "


*sepertinya mereka masih ketakutan*


"tenanglah tak usah di pikirkan lagi"


dengan itu zeref bisa lebih santai untuk aktivitasnya karena memang ia tidak peduli tapi sesuatu yang mengganggu ketenangannya akan binasa


berpindah ke suatu tempat yang besar dan Kerajaan yang dinamakan Kerajaan Louch adalah Kerajaan terkuat nomor 3 karena penyihirnya yang dibilang kuat

__ADS_1


di situlah yozami berada, tapi ia mengurung diri di tempat yang putih karena mengingat wajah zeref sosok tanpa nama yang menyamar menjadi manusia, yaitu The Nameless...


Bersambung......


__ADS_2