
FayLinn tersenyum lebar melihat OzzHog sudah
berada di halaman Akademi. Dia berdiri di samping BirdNerd-nya. FayLinn
melambaikan tangan dari jendela kelasnya, dan OzzHog membalasnya.
”Siapa dia?” tanya LouElla penasaran. Beberapa
hari ini, dia mendapati FayLinn diantar dan dijemput oleh lelaki, sepertinya
pekerja perkebunan ayahnya. Tuan Sprout tidak mungkin menyewa orang lain. Namun
baru siang ini LouElla sempat mendekati FayLinn yang berdiri di jendela dan
melambaikan tangan dengan akrab. Mereka seperti bukan majikan dan bawahan.
”OzzHog.”
”Siapa OzzHog?”
”Dia bertugas menjemputku.”
LouElla menelisik pakaian lelaki itu. Bukan
pakaian mahal bangsawan. Tidak jauh berbeda dengan pakaian LesTyn yang tadi
menemui Mom VinGlow. Sebenarnya LouElla sudah menyusun rencana untuk mendekati
LesTyn, tapi lelaki itu sudah bersama DesTyn di perpustakaan. Dia tidak ingin
rencana gilanya berantakan karena terburu-buru.
Sekarang ada OzzHog. Sepertinya, pekerja
perkebunan Tuan Sprout bukan orang sembarangan. Mereka memang punya fisik yang
kekar seperti pekerja pada umumnya. Tapi karena status Tuan Sprout yang
menduda, membuat pekerjanya kini memiliki posisi penting. LesTyn yang melakukan
pertemuan rahasia dengan Mom VinGlow. Sekarang OzzHog yang selalu menjemput dan
mengantar FayLinn.
Mungkin sebaiknya LouElla mengubah rencananya.
Tidak lagi mendekati LesTyn, karena dia sudah menjadi hak Mom VinGlow. Maka dia
bergegas menyusul FayLinn yang sudah lebih dulu menuruni gedung Akademi menuju
istall tempat BirdNerd anak-anak berada.
”Anda yang menjemput FayLinn?” tanya LouElla,
sembari menelisik wajah OzzHog. Dia bersyukur bisa mendahului FayLinn.
Sepertinya, terjadi kemacetan di istall anak-anak. Seperti biasa, BirdNerd
mereka sering berdesakan untuk keluar dari istall.
Lelaki itu menunduk hormat pada LouElla.
”Benar, Nyonya. Saya diutus Tuan Sprout untuk
mengantar dan menjemput Nona FayLinn.”
”Nona LouElla.”
”Oh, maaf. Nona LouElla.”
OzzHog mengangguk hormat. LouElla merasa ada
sesuatu yang berbeda dari lelaki di depannya. Dia tidak seperti LesTyn. Dia
mengenal sopan santun dan tata krama bangsawan. Cara menunduk dan menghormatnya
berbeda, bukan gerak gerik pekerja kasar. Dan tidak ada pekerja perkebunan yang
memanggilnya dengan Nyonya atau Nona tanpa merasa canggung. Kata itu tidak
pernah diucapkan masyarakat kelas bawah pada kaum bangsawan.
”OzzHog? Tadi FayLinn menyebut nama anda.”
”Benar sekali, Nona.”
FayLinn mengkonfirmasi dugaannya. OzzHog bukan
lelaki sembarangan. Gesturnya, bukan gestur pekerja. Dia terlalu gagah untuk
pekerja kasar. Dan, dia tampan. Rahangnya tampak kuat, sepasang matanya tajam,
dan hidungnya runcing. Membuat dada FayLinn bergetar lembut ketika menyusuri
wajahnya.
”Tuan Sprout orang yang sangat sibuk, ” ucap
FayLinn melembutkan suaranya, ”dia sering tidak hadir bila ada panggilan
menghadap wali kelas. Mungkin OzzHog bisa menggantikan Tuan Sprout, saya tidak
keberatan.”
OzzHog tersenyum tipis, semakin membuat wajahnya
sama sekali tidak mencerminkan pekerja kasar. FayLinn tidak yakin bisa
mengendalikan debaran di dadanya yang bersicepat. Dia harus mendapatkan lelaki
ini. Bukan bangsawan, tidak masalah. Dia lelaki yang berbeda. Dia istimewa.
FayLinn bisa melihat, kulit OzzHog yang tampak bersih, mengkilat diterpa cahaya
Bintang Memra. Membuatnya semakin gemas.
__ADS_1
”Akan saya sampaikan pada Tuan Sprout.”
”Oh, tentu saja. Sampaikan salam saya pada Tuan
Sprout.”
OzzHog kembali menunduk bahkan sedikit membungkuk.
Di mata FayLinn, begitu elegan.
”OzzHog!”
LouElla dan OzzHog mendongak. FayLinn sudah berada
di atas BirdNerdnya. OzzHog melompat ke atas BirdNerdnya, lalu terbang
mendekati FayLinn. Mereka berbincang sebentar, dan FayLinn tampak begitu senang
ketika OzzHog membisikinya.
”Jadi, OzzHog juga akrab dengan FayLinn. Hmmm...”
gumam LouElla.
Ada yang bernyanyi-nyanyi di dadanya, membuat
langkahnya serasa melayang. Bayangan WinkGef Sprout perlahan memudar dari
pelupuk matanya. Dia tak mungkin mendapatkan bangsawan, karena dia hanya rakyat
biasa. Jadi OzzHog adalah pilihan sempurna. Dia rakyat biasa seperti dirinya,
yang memahami tata krama bangsawan. Sepertinya lebih sepadan.
Dan, demi OzzHog, dia harus berbaik-baik pada
FayLinn. Kasmaran, adalah kisah hari ini. Kisah LouElla dan Mom VinGlow.
OoO
Rencana OzzHog dan FayLinn tentu saja tidak
diketahui WinkGef. WinkGef sepenuhnya percaya pada OzzHog. Lelaki itu memegang
kartu As-nya. Jadi, dia yakin OzzHog tidak akan bertindak macam-macam pada
putrinya.
Dan FayLinn, gadis kecil itu sangat menyukai
berpetualang. Begitu OzzHog membisikkan bahwa dia akan mengajak FayLinn ke
Nerdia Selatan, gadis itu luar biasa gembira. Dia bahkan bisa menyimpan
BirdNerd-nya di istall pekerja perkebunan ayahnya, dan naik BirdNerd berdua
dengan OzzHog. WinkGef sedang ada pertemuan dengan para bangsawan, membahas
tentang Festival Rouya yang semakin dekat. Bisa jadi sampai malam. Dia sudah
menunggunya pulang. Dan, OzzHog tidak merasa melanggar ketentuan WinkGef. Meski
Nerdia selatan adalah kawasan terlarang bagi gadis kecil istimewa seperti
FayLinn.
”Bila ayahmu tahu, apa yang akan kau katakan?”
tanya OzzHog ketika mereka sudah terbang ke selatan.
”Aku yang mengajakmu.” ucap FayLinn gembira.
”Bukankah sebaliknya?” tanya OzzHog yang duduk di
belakang FayLinn.
”Ayah akan memecatmu. Dan kau tidak bisa lagi
mengajariku SkyDive.”
”Hhh, teryata kamu anak yang bandel. Tidak ada
anak perempuan yang SkyDive. Itu pekerjaan anak laki-laki.”
”Tidak lagi.”
OzzHog tersenyum. Dia merunduk, mengelus leher
BirdNerd. Sejurus kemudian, BirdNerd-nya menukik tajam.
”OzzHog! Apa yang kamu lakukan?” teriak FayLinn.
Tangannya mencengkeram bulu-bulu BirdNerd.
”Katanya mau belajar SkyDive? Kenapa? Takut?”
”Kamu tidak memberitahuku... aku .... aaaaaa....”
FayLinn kembali berteriak ketika tahu-tahu
BirdNerd yang menukik tajam tadi, nyaris menabarak pohon Rouya, tapi OzzHog
membalikkannya, hingga mereka bisa berkelit. Dan BirdNerd kembali terbang tegak
lurus ke atas.
”Lagi... lagi...” teriak FayLinn gembira.
”Asalkan tidak teriak.”
”Aku janji.”
Tapi tentu saja, FayLinn tetap berteriak meski dia
berjanji. Meski ayahnya SkyDiver terbaik di Nerdia, tapi ayahnya tidak pernah
__ADS_1
mengajaknya untuk SkyDive. FayLinn pernah merengek meminta, tapi ayahnya tidak
pernah menyetujuinya. SkyDive untuk laki-laki. Bukan perempuan. Makanya,
FayLinn tak henti-hentinya berteriak sejak tadi.
Setelah puas melakukan SkyDive, BirdNerd OzzHog
pun terbang normal menuju Nerdia Selatan. Mereka tidak lagi melewati hutan
Rouya. Tapi sebuah padang rumput yang sangat luas. Sejauh mata memandang hanya
padang rumput.
”Ini perbatasan ibukota Nerdia dengan Nerdia
Selatan.”
”Tidak ada pohon Rouya,” ucap FayLinn mengamati
pemandangan di bawahnya.
”Memang sengaja tidak ditanami untuk dibuat
sebagai pembatas. Padang rumput ini, dulu adalah medan perang.”
”Medan perang?”
”Ya, ayah Raja Orla dulu menaklukkan Memphia
dengan peperangan di padang rumput ini. Setelah itu, Memphia menjadi bagian
Nerdia. Nerdia Selatan.”
”Bukannya Ratu Orla dari Nerdia Selatan?”
”Ya. Dengan menaklukkan Memphia, ayah Raja Orla
menikahkan Raja Orla dengan anak Raja Memphia. Jadilah dia Ratu Orla. ”
”Ratu Orla sangat cantik. Apa wanita di Nerdia
Selatan cantik-cantik?”
”Tentu saja. Kampung halamanku Nerdia Selatan.
Wanita di sana cantik-cantik.”
”Apa cantik seperti ibu?”
OzzHog terdiam. WinkGef pernah berpesan, untuk
tidak mengingatkan FayLinn pada ibunya. Atau OzzHog akan dalam masalah besar. OzzHog
tidak begitu menggubris pesan itu. Bisa jadi, WinkGef tidak ingin FayLinn
menangis karena ingat pada ibunya. Lelaki itu menganggap anaknya seperti
mutiara yang tidak boleh lecet sedikitpun.
”Tentu saja lebih cantik ibu FayLinn.”
”Kau pernah bertemu ibuku?”
”Belum pernah. Aku bekerja di perkebunan setelah
ibumu meninggal. Tapi, kata orang-orang di perkebunan, ibumu cantik sekali.
Lebih cantik dari Ratu Orla.”
”OzzHog..... aku rindu ibuku.”
Gawat.
OzzHog tiba-tiba merasakan hawa dingin berhembus.
Tiba-tiba langit mendung. OzzHog heran, darimana mendung datang demikian cepat.
Langit mulai menggelap, hujan lebat akan segera turun.
”FayLinn.... sepertinya kita harus segera
kembali.”
”Aku mau ke Nerdia Selatan. Di sana pasti banyak
wanita cantik seperti ibuku.”
”Aku berjanji akan membawamu ke sana lain waktu.”
OzzHog membalikkan arah BirdNerd. Dia lebih
terkejut lagi. Mendung lebih pekat di langit Nerdia. Mereka tidak akan sampai
ke Nerdia dengan kondisi kering.
”Aku mau ke Nerdia Selatan.” rengek FayLinn.
”Tidak sekarang, FayLinn. Maafkan aku. Kalau kita
kehujanan, ayahmu tidak akan memaafkan kita berdua. Dia akan memecatku. Kamu
tidak ingin itu terjadi, kan?”
Air mulai berjatuhan. Ini lebih gawat dari yang
dia kira. Kalau mereka tidak menemukan tempat berteduh, OzzHog tidak yakin FayLinn
tidak sakit sesampai di rumahnya. Apa benar ini yang dipesan oleh WinkGef? Jangan
sampai mengingatkan FayLinn pada ibunya. Lalu, apa hubungannya ibu FayLinn dengan
hujan yang semakin menderas?
OzzHog berusaha mengingat istall terdekat di
__ADS_1
perbatasan Nerdia dengan Nerdia Selatan. Dan seingatnya, tidak ada.