
" Clara, tolong melepaskan pelukkanmu sekarang ! " perintah Pangeran Rhion.
" baiklah " ucap Putri Clara.
Lalu Putri Clara pun melepaskan pelukkannya
" Rhion, aku merindukanmu, bagaimana denganmu ?, apa kau merindukanku ? " tanya Putri Clara.
" iya, aku merindukanmu " jawab Pangeran Rhion dengan senang.
" Dhion, bagaimana denganmu, apa kau juga merindukanku ? tanya Putri Clara.
" iya " jawab Pangeran Dhion dengan senang.
" Dhion, bagaimana kalau kau mengajak Clara pergi jalan - jalan ? " tanya Pangeran Rhion.
" itu ide yang bagus " jawab Pangeran Dhion dengan senang.
" Clara, apa kau mau pergi jalan - jalan bersamaku ? " tanya Pangeran Dhion dengan senang.
" biar aku pikirkan dulu " jawab Putri Clara.
" Rhion, kau juga ikut kan ? " tanya Putri Clara dengan senang.
" tidak, aku tidak ikut " jawab Pangeran Rhion.
" kenapa ? " tanya Putri Clara dengan sedih.
" karena Rhion perlu beristirahat " jawab Pangeran Dhion.
" kalau begitu aku tidak jadi pergi " ucap Putri Clara dengan sedih.
" kenapa kau tidak jadi pergi ? " tanya Pangeran Rhion.
" karena kau tidak ikut " jawab Putri Clara dengan sedih.
" Clara, aku rasa kau lebih baik ikut Dhion jalan - jalan " ucap Pangeran Rhion.
" kenapa ? " tanya Putri Clara.
" karena Dhion akan mengajakmu pergi jalan - jalan ke taman " jawab Pangeran Rhion dengan senang.
" benarkah ? " tanya Putri Clara.
" iya " jawab Pangeran Dhion dengan senang.
" tapi untuk sekarang aku tidak ingin pergi ke taman " ucap Putri Clara.
" Clara, kau harus tau satu hal, taman itu indah dan menurutku sedikit berbeda dengan taman yang ada di Kerajaanmu, dan biasanya aku dan Rhion sering pergi ke tan itu " ucap Pangeran Dhion.
" benarkah ? " tanya Putri Clara.
Pangeran Rhion tersenyum, lalu mengatakan " iya ".
" jadi bagaimana Clara, apa kau mau jalan - jalan ke taman denganku ? " tanya Pangeran Dhion.
" iya " jawab Putri Clara dengan senang.
" ayo kita pergi " ucap Pangeran Dhion dengan senang.
__ADS_1
Lalu Pangeran Dhion dan Putri Clara berjalan menuju taman, sementara itu Pangeran Rhion berjalan menuju meja makan, lalu tidak beberapa lama kemudian Pangeran Rhion sampai di meja makan
" Viona, maaf karena membuatmu menunggu terlalu lama " ucap Pangeran Rhion dengan rasa bersalah.
" tidak apa - apa Rhion " ucap Viona.
Lalu kemudian Pangeran Rhion duduk di kursi yang ada di samping Viona
" Rhion, siapa seseorang yang menemuimu itu ? " tanya Viona.
Lalu dengan sedikit gelisah Pangeran Rhion bertanya di dalam hati " apa yang harus aku katakan kepada Viona ? ".
" Rhion, apa kau melamun ? " tanya Viona.
" tidak " jawab Pangeran Rhion.
" apa kau sedang memikirkan sesuatu ? " tanya Viona.
" iya, aku sedang memikirkan sesuatu sekarang " jawab Pangeran Rhion.
" oh jadi begitu " ucap Viona.
" Rhion, siapa seseorang yang menemuimu itu ? " tanya Viona.
" seseorang yang menemuiku itu adalah temanku " jawab Pangeran Rhion.
Lalu dengan sedih Pangeran Rhion mengatakan di dalam hati " Viona, maaf karena aku belum tidak bisa mengatakan kepadamu kalau orang yang menemuiku itu adalah calon tunanganku ".
" Rhion, kenapa sekarang dia tidak ikut ke sini ? " tanya Viona.
" karena sekarang dia sedang pergi ke jalan - jalan bersama Dhion " jawab Pangeran.
" oh ya Rhion, ngomong - ngomong temanmu itu Laki - Laki atau Perempuan ? " tanya Viona.
" dia Perempuan " jawab Pangeran Rhion.
Sementara itu Pangeran Dhion dan Putri Clara sedang berada di taman
" Clara, bagaimana menurutmu tentang taman ini ? " tanya Pangeran Dhion.
" taman ini sangat indah " jawab Putri Clara dengan senang
" kau benar " ucap Pangeran Dhion.
" aku sangat senang karena bisa ke sini, tapi aku akan lebih senang jika ke sini bersama Rhion " ucap Putri Clara dengan senang.
Lalu tidak beberapa lama kemudian dari kejauhan Putri Clara dan Pangeran Dhion melihat dari Zhion sedang duduk di bangku taman sendirian
" Dhion apa kau mau pulang ? " tanya Putri Clara.
" apa sekarang kau mau pulang ? " tanya Pangeran Dhion.
" tidak, aku tidak mau pulang sekarang " jawab Putri Clara.
" Dhion apa kau mau pulang ? " tanya Putri Clara.
" iya " jawab Pangeran Dhion.
" Dhion kalau kau mau pulang sekarang tidak apa - apa " ucap Putri Clara.
__ADS_1
" lalu bagaimana denganmu ?, apa kau tidak takut tersesat karena pulang sendirian dan tidak tahu jalan pulang ? " tanya Pangeran Dhion.
" kalau begitu kau tidak boleh pulang jika aku belum pulang ! " perintah Putri Clara.
" aku tidak mau " ucap Pangeran Dhion dengan kesal.
" Dhion, kau berani menolak perintahku ? " tanya Putri Clara dengan kesal.
" iya, memangnya kenapa ? " jawab Pangeran Dhion.
" kau berani sekali menolak perintahku, aku ini Putri dari Kerajaan Manusia Serigala Beta " ucap Putri Clara dengan kesal.
" asal kau tau saja aku tidak takut, aku ini Pangeran dari Kerajaan Manusia Gamma " ucap Pangeran Dhion dengan kesal.
Sementara itu, Zhion yang sedang duduk di taman sendirian mengatakan di dalam hati " aku yakin, calon tunangannya Clara adalah orang yang beruntung, karena bisa mendapatkan Clara ".
" aku ingin tau apa yang dilakukan Clara sekarang ? " ucap Zhion di dalam hati.
Sementara itu Pangeran Rhion menyuruh Pangeran Dhion dan Putri Clara untuk berhenti bertengkar dan saling meminta maaf
" kalian berdua berhenti bertengkar !, dan saling meminta maaf ! " ucap Pangeran Rhion.
" tapi aku tidak salah " ucap pangeran Dhion dengan kesal.
" aku juga tidak salah, aku tidak mau minta maaf jika dia tidak minta maaf terlebih dulu " ucap Putri Clara dengan kesal.
" Clara, aku minta maaf " ucap Pangeran Dhion dengan terpaksa.
" Dhion aku juga minta maaf " ucap Putri Clara dengan terpaksa.
" kalian berdua saling meminta maaf tapi dengan tidak tulus dan terpaksa " ucap Pangeran Rhion.
" Rhion, kau benar " ucap Pangeran Dhion.
kalian berdua sudah bersahabat dari kecil, dan sekarang apa kalian mau persahabatan kalian hancur karena pertengkaran dan ke egoisan ? " tanya Pangeran Rhion dengan sedih.
" Dhion, aku minta maaf " ucap Putri Clara dengan sedih dan rasa bersalah.
" aku sudah memaafkanmu " ucap Pangeran Dhion.
" Clara, aku juga minta maaf " ucap Pangeran Dhion dengan sedih dan rasa bersalah
" aku sudah memaafkanmu " ucap Putri Clara.
" sekarang aku merasa kalau kalian saling meminta maaf dengan tulus " ucap Pangeran Rhion.
" Rhion terima kasih, berkat dirimu, persahabatan kami tidak jadi hancur " ucap Pangeran Dhion dengan senang.
" Rhion terima kasih karena mengingatkan kami bahwa persahabatan lebih penting dari ke egoisan " ucap Putri Clara dengan senang.
" sama - sama, aku senang karena persahabatan kalian tidak jadi hancur, sekarang ayo kita pulang " ucap Pangeran Rhion dengan senang.
" baiklah " ucap Pangeran Dhion dengan senang.
" aku tidak mau pulang sekarang " ucap Putri Clara.
" kenapa ? " tanya Pangeran Rhion kepada Putri Clara.
" karena aku ingin menemui temanku " jawwb Putri Clara.
__ADS_1
" jika kau mau pulang duluan silahkan " ucap Putri Clara.