
Keluarga an seperti yang dijelaskan di chapter sebelumnya, keluarga itu sangat kacau balau!
An feng dan An fai sangat benci kepada ibu dan anak ular serta mentri an.
An feng dan An fai adalah kembar yang dapat berhubungan melalui pikiran.
Meskipun An feng adalah putra satu-satunya mentri an, tetapi mentri an terhasut oleh ibu ular menjijikkan itu.
'Kak, kapan kakak pulang?' pesan batin an fai tersampaikan ke an feng.
'Kakak akan pulang sebentar lagi. Kakak akan sampai sebelum matahari terbenam sepenuhnya.' balas an feng.
'Cepatlah kak, ibu sedang sekarat.' an fai memperingati kakaknya untuk cepat pulang.
'Aku akan berusaha secepat mungkin' sahut an feng.
Kalian bertanya kenapa kakak beradik ini sangat khawatir dan kata sekarat tadi?
Ibu meraka A.K.A selir feng memiliki penyakit yang sangat aneh dan tidak bisa disembuhkan oleh tabib
manapun (kecuali Rin).
Penyakit itu tidak dapat disembuhkan tetapi dapat di hambat utuk sementara waktu.
Dan tentu saja itu bukanlah penyakit, tetapi merupakan racun langka yang sangat jarang diketahui.
Racun darah hitam A.K.A [Black Blood].
Herbal yang digunakan untuk menghambat penyakit itu lumayan langka.
Paman an feng dan an fei mempunyain herbal-herbal penting untuk menyumbat racun itu.
__ADS_1
Tetapi yang jadi masalah adalah, rumah paman mereka lumayan jauh dari kediaman mentri an.
Tentu saja kakak beradik ini tau jika penyakit ibunya bersal dari Permaisuri guan.
Tetapi mereka tidak tau jika penyakit ibunya merupakan racun langka.
Bahkan jika mereka tau, apa dayanya mereka.
Tinggal dan makan yang layak saja sudah susah, apalagi menuduh orang yang memiliki kekuatan yang jauh lebih tinggi darinya.
An feng datang tepat tepat waktu, jika terlambat semenit saja, nyawa selir feng sudah melayang.
Mereka berdua sungguh lega.
Nyawa ibu yang mereka sayangi dapat bertahan!
Sudah 2 tahun berlalu dan mentri an serta Putrinya an fei mencari gadis yang sudah menghajarnya sampai babak belur.
Keduanya sangat berterima kasih kepada gadis yang menghajar an fei sampai babak belur.
Mereka sangat senang karena an fei menderita.
Bahkan wajah an fei yang cantik bisa berubah menjadi seperti babi.
Mereka berdua tertawa di kamar sampai perut mereka sakit saat melihat an fei memiliki muka babi.
Mereka sungguh-sungguh berterima kasih kepada gadis misterius itu.
Tapi sekarang mereka juga sedih karena penyakit ibu mereka semakin sering kambuh.
Kata tabib, semakin sering kambuh, semakin dekat pula hari kematiannya.
__ADS_1
Mereka juga merasa berutang budi kepada paman mereka.
Padahal paman mereka adalah sekutu dari Permaisuri guan.
Kenapa mereka tidak curiga?
Itu karena, dulu paman mereka sering membantu ibunya dengan cara menyemangati dan memberi nasihat.
Tapi itu hanyalah topeng darinya.
Dia hanya melakukan itu karena dia ingin membunuh selir feng.
Kenapa? Karena dia adalah pelayan setia Permaisuri guan.
Paman itu sering memberi mereka makanan yang juga mengandung berbagai macam racun yang menghasilkan racun darah hitam.
Herbal-herbalnya itu juga beracun makanan yang diberikan kepada mereka.
Tabib? Tabib itu juga bawahan Permaisuri sekaligus adik dari paman herbal itu.
Karena sang tabib adalah adik dari paman tersebut, mereka bertiga tidak curiga.
T.B.C
Info tambahan:
Sebentar lagi Rin akan keluar dar kultivasi tertutupnya.
Kalian penasaran dengan kelanjutan ceritanya?
Ikutilah kisah Rin Werewolf yang ingin bertemu dengan orangtuannya.
__ADS_1