
Malam hari dengan cahaya kilat yang sangat terlihat jelas dengan suara petir yg bergerumuh dimana-mana seakan ikut merasakan kesedihan yang dialami gadis berusia 20 tahun yang baru saja mengalami kecelakaan mobil, tidak hanya terluka akan tetapi Mitha kehilangan harta yang paling berharganya yaitu kedua orang tuanya yang meninggal.
" Ayah. Ibu kenapa kalian tega ninggalin mitha... hiks... hiks... mitha ga punya siapa-siapa lagi, AYAH IBU BANGUN!!!! " mitha pun menangis tersedu-sedu.
Tiba-tiba datang ambulance yang akan mengangkut jasad ayah ibunya mitha, dan mitha pun dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk dirawat karena mitha pun kehilangan banyak darah sampai tidak sadarkan diri.
Keesokan harinya...
Ayah dan ibu mitha pun dikuburkan di tempat yang tidak jauh dari Rumah untungnya Mitha masih bisa ikut melihat orang tuanya saat dikuburkan walaupun badannya belum sembuh total ditemani oleh temannya Rizka.
"Yang sabar yah Mith, gw tau ini berat buat lu, tapi gw yakin kedua orang tua lu , udh bahagia disana" kata Rizka
"Thank you riz atas doanya buat orang tua gw, lu memang sahabat terbaik gw" kata Mitha
"Iya sama2, tapi Mith, lu yakin mau tinggal sendirian di rumah lu yg segede itu sendirian ?" Kata Rizka
"Iya gw yakin ko, gw bisa tinggal sendirian, walaupun di Rumah jadi sepi banget" kata Mitha
"Kalo lu ada apa2 atau mau ditemenin tidur ma gw ngomong aja yahhh" kata Rizka
__ADS_1
" okay riz, makasih banyak yah" kata mitha
"Sama- sama mith, gw pulang dulu yah" kata rizka
" iya hati-hati Riz" kata Mitha
Rizka pun meninggalkan Mitha sendirian di pemakaman, selesai berdoa Mitha pun dengan berat hati meninggalkan pemakaman kedua orang tuanya dan pulang ke Rumah.
Saat sampai di Rumah Mitha pun menyalakan semua lampu karena sudah hampir malam.
(Kenapa sudah hampir malam, karena kedua orang tua Mitha dikuburkan pada saat jam 3 sore, saat detik detik Mitha baru sadar dari pingsannya karena kekurangan darah)
Keesokan paginya Mitha pun bangun dari tidurnya mempersiapkan sarapan paginya, selesai sarapan pagi Mitha pun membersihkan diri untuk pergi ke kampusnya.
Saat ini status Mitha ialah Mahasiswa semester akhir, sebenarnya Mitha masih ada jatah libur cutinya, akan tetapi ia lebih memilih ke kampus di bandingkan diam dirumah aja, karena Mitha berpikir jika terus dirumah dia akan bersedih terus menerus. Cita-cita orang tua Mitha ingin Mitha lulus tepat waktu dengan nilai IPK yang memuaskan, maka dari itu Mitha akan belajar dan menyelesaikan studynya dengan giat.
Di Kampus.....
Tiba-tiba seseorang menutup mata Mitha dari belakang,
__ADS_1
" emm ini siapa sih?" Kata Mitha
" hayoo tebak" kata Jimmy
Mitha pun langsung mengenali suara kekasihnya tersebut,
" Imy ini kamu?" Kata Mitha
" sayangku ini tau aja" kata Jimmy sambil melepas tangannya dari mata Mitha lalu sambil berkata
"Sayang, maafin aku kemarin aku ga dateng ke pemakaman orang tua kamu soalnya ada urusan perusahaan yang harus aku tangani dan ga bisa aku tinggalin " sambil memeluk erat Mitha
(Walaupun Jimmy adalah Mahasiswa akhir juga. Akan tetapi di umurnya yang masih muda, dia sudah menjadi CEO di perusahaan ayahnya).
" Kamu jahat imy, jahat....." Mitha pun memukul dada jimmy sambil menangis tersedu-sedu
Jimmy pun mengelus-ngelus punggung Mitha " sayang maafin aku yah, aku janji hari ini bakal nemenin kamu"
"Makasih banyak Imy " kata Mitha
__ADS_1
Jimmy pun mengecup kening Mitha, mereka pun segera kekelas masing2, karena mereka berbeda jurusan....