
marven' menunggu di ruang tunggu keadaan gadis kecil nya masuk IGD tenggah malam mendapat kabar dari orang suruhan nya jamal jamil justin juga di sana.
calro:keluarga 'thalita asam lambun nya mal kau tahu kan lita kalau banyak pikiran pasti naik asan lambun nya.
jamal:iya 'calro aku tahu kau juga tahu kan karena apa ?"dia..."
calro:setia' kawan calon istri idama ku apa sih ven sebelum tenda biru depan rumah ada thalita milik umun lari ✌✌.
jamil:udah ayo' lihat thalita saingan mu berat carlo itu dokter keluarga kami mengantikan papa nya om erangga bercanda ayo.
justin:dirgan 'argan kalian kok tahu thalita masuk rumah sakit.
dirgan argan:ikatan ''hati kami kuat kak apa sih kamu ikut saja hm 😈.
duduk ..ikut terus hm😈.
jamal:stt lita' lagi istrahat jangan berisik hm mil tin kita ambil baju lita dulu dirgan argan marven titip lita ya ayo.
carlo:mal 'jangan di titip ke kucing garong nanti lita kenapa kenapa sama aku 'saja apa sih ven selama tenda biru belum ada di rumah jamal.
__ADS_1
dirgan argan' calro:thalita milik umun hm duduk sini duduk nggak usah sok modus kamu ven.
marven:siapa yang modus? "uhf ini buat kopi sana aku jaga lita kita ganti an apa' sih aku kakak baik nggak akan modus ada cctv di sana.
skip
marven:lita' kamu sudah bangun ini minum dulu kenapa hm.
thalita:kak marven 'lita punya kekuatan itu tapi sahabat ku nggak bisa lita selamat kan dari orang jahat itu lita nggak berguna.
marven:gini' lita kamu itu...untuk bantu orang dan hewan kan tapi takdir di atas berkata' lain jadi kita nggak bisa berbuat apa apa udah jangan banyak pikiran nanti putih roro momo sedih kamu sakit.
argan:modus' lita ini kakak bawah in boneka buat kamu.
carlo:ciy 'kakak ada roti stoberin kesukaan mu ini.
thalita:kak 'dirgan biar kak marven yang suap in lita kak dirgan sama kak argan di tunggu komanda nya sedang marah marah.
dirgan argan:kita' permisi dulu cantik dah muah lari.
__ADS_1
thalita:kak' carlo di kamar mayat nunggu arwan nya orang meninggal kemarin kakak urus laporan nya.
calro:ya udah 'kakak ke sana dulu ya cantik ku dah lari.
marven:sini' ah pintar iya kamu bisa baca pikiran kakak ya.
thalita:iya' hm kak waktu kakak tahu aku bisa lihat arwan baca pikiran sama 'bicara sama binatang aneh nggak soal dulu aku selalu di hina aneh sama teman teman ku tapi kata kakek kita harus sabar.
marven:kamu' nggak aneh lita kakak itu teman nya kak jamal kak lestin jadi udah' biasa lihat mereka gitu ayo ah lagi pintar habis minum obat nya istrahat lagi ya.
...----------------...
biancan:mana 'ponsel ku maaf maaf ya sini kak aku bantu ini.
bram:iya' aku juga minta maaf ya nggak lihat 'jalan ponsel mu rusak biar aku ganti ya itu retak kaca nya.
biancan:masing' bisa hidup kok ini nggak apa apa kakak kasih saja uang buat menbutuh kan pamit ya kakak tampan dah.
bram:kakak' tampan tersenyum biancan ananda mahesa akhir kita bertemu untung aku nggak berpikir tidak tidak mik nggak dia baca takut sama aku .
__ADS_1