
Setelah annisa dan alfi makan,mereka melanjutkan perjalanan mereka ke rumah ibunya annisa.
Diperjalanan
Terdengar adzan dhuhur berkumandang.
"Fi kita cari masjid ya,kita sholat"Kata annisa
"Sholat di rumah aja"Jawab alfi
"Fi sholat dulu yuk daripada nanti lupa"Balas annisa
Annisa dan alfi pun berhenti di sebuah masjid.
"Fi kamu gak mau sholat?"Tanya annisa hendak keluar
"Nanti aja di rumah"Jawab alfi
"Sholat yuk nanti kalo di rumah lupa jadi gak sholat"Balas annisa
Alfi pun sholat dengan terpaksa.
"Harus dipaksa fi biar jadi kebiasaan"Kata annisa
Annisa dan alfi pun sholat di masjid sebelum ke rumah ibunya annisa.
Tak lama mereka pun selesai dan melanjutkan perjalanan.
Mereka pun sampai di rumah ibunya annisa.
__ADS_1
Tok... tok..
"Annisa kuliahnya udah selesai?"Kata ayahnya
"Iya ayah kita mau beresin pakaian kita mau pindah ke apartemen"Jawab annisa
"Sampai lupa salam annisa,assalamu'alaikum"Kata annisa menyalami tangan ayahnya begitu pun dengan alfi
"Waalaikumsalam,kok mendadak?"Tanya ayahnya
"Iya yah orang tua alfi ngasih kuncinya sekarang"Jawab alfi
"Yaudah annisa ke kamar ya"Balas annisa
Alfi dan ayahnya main catur di teras.
"Ayah gak kerja?"Tanya alfi
"Ayah kemarin dari surabaya sama bos ayah,jadi hari ini ayah diliburkan untuk istirahat"Jawab ayahnya
"Kamu mulai kerja kapan?"Tanya ayahnya annisa
"Kata ayah hari senin,nanti berangkat setelah jam pulang kuliah"Jawab alfi
"Jagain anak ayah ya,sekarang tugas ayah sudah selesai kamu yang lanjutin tugas ayah untuk jagain annisa dan jangan buat annisa nangis"Balas ayahnya annisa
"Iya yah alfi akan jagain annisa"Jawab alfi
Annisa pun datang menghampiri ayahnya dan alfi.
__ADS_1
"Ternyata disini aku cariin dari tadi"Kata annisa
"Oh ya annisa tadi masak buat ayah nanti dimakan ya"Lanjut annisa
"Iya nanti ayah makan,kamu sering main ke rumah terima kasih udah masakin ayah"Jawab ayahnya memeluk annisa
"Rumah ayah selalu terbuka untuk kamu,kapan pun kamu mau pulang"Bisik ayahnya
"Ayah kok nangis,annisa gak tinggalin ayah nanti annisa sering main ke rumah ya,jangan nangis"Kata annisa melepaskan pelukannya dan mengusap air mata ayahnya
"Yaudah alfi dan annisa pamit ya,assalamu'alaikum"Pamit annisa menyalami tangan ayahnya
"Wa'alaikumussalam hati-hati dijalan"Jawab ayahnya mengantar sampai depan pintu
Alfi dan annisa pun ke apartemen.
Di perjalanan
"Aku gak nyangka ayah sedekat sama kamu,sedekat apa kalian?"Tanya alfi
"Dekat banget,ayah dan ibu itu tempat cerita dan selalu ada buat aku disaat aku ada masalah pun aku cerita ke mereka,ayah dan ibu selalu mengajarkan aku untuk selalu ikhlas menerima ujian dari allah juga sabar,mereka bilang setiap manusia punya masalah dan punya penyelesaian sendiri tapi gak semua ikhlas menerima masalah itu"Jawab annisa
Alfi tersentak mendengar perkataan annisa.
"Kamu tau dulu aku sempat di paksa masuk pesantren gara-gara aku waktu SMP nakal sampai orang tua aku dimasukin ke pesantren,aku merasa di buang dan orang tua aku gak sayang sama aku"Balas alfi
"Fi orang tua kamu gak buang kamu apalagi gak sayang sama kamu,orang tua kamu mau kamu berubah jangan berfikir orang tua kamu benci sama kamu"Jawab annisa
"Aku gak berfikir seperti itu sa,aku selalu ingin kabur dari pesantren karna aku tidak betah tapi selalu ketahuan,sengaja buat masalah supaya dikeluarkan tapi cuma diberi hukuman,sampai pada akhirnya aku kabur dan berhasil tapi setelah sampai rumah dimarahi papa"Balas alfi
__ADS_1