
saat di perjalanan pulang ku dari supermarket...aku tak sengaja melihat seorang gadis yang sedang di ganggu oleh geng motor seperti nya.
aku harus membantu nya...biar aku terlihat keren.
"woyt berani nya kok lawan perempuan...sama bapak ku no laki"teriak ku saat aku sudah berada di belakang mereka berdua
"hah jangan ikut campur"ucap salah satu dari mereka...karna aku ingin menjaga image ku sebaik nya aku melawan mereka.
"sudah ku bilang kan jangan ganggu perempuan..."belum selesai aku bicara, justru aku sudah mendapat bogem mentah dari mereka dan terpental sedikit jauh.
emang kurang ajar,belum juga selesai ngomong dah di kasih bogem mentah mana dari neraka tu bogem sakit nya kan maen....
"kan udah kami bilang jangan ikut campur"tegas salah satu dari mereka kepada ku
"bisa kah kau membantu ku??"tanya ku pada seorang gadis itu yang masih jongkok ketakutan
"itu Lo... belanjaan ku tolong pegangin,nanti aku bakal lawan mereka,tenang saja"sambung ku meminta tolong pada nya lagi
mendekat gadis itu ke arah ku dan mengambil belanjaan ku yang ku letakkan di belakang ku.
"berdiri lah di belakang ku...."
"dan jika aku kasih kode hitungan kamu siap siap yah"pinta ku pada nya yang langsung mengangguk mendengar perkataan ku
"kita sikat aja lah kedua nya"ucap salah satu dari mereka....mereka bertiga hendak mendekat ke arah kami berdua....
"satu...
"dua...
__ADS_1
"TIGA.... lari" ucap ku sedikit berteriak
berlari kami berdua,kulihat dia yang sedikit kesusahan membawa belanjaan ku...
"berhenti"pinta ku pada nya,menoleh iya ke arah ku dengan tatapan bingung nya.
mendekat aku ke arah nya,dengan sesekali kepala ku menengok ke belakang melihat tiga anjing tadi yang masih mengejar kami.
ku gendong gadis itu yang masih terdiam menatap ku....dengan jurus kaki seribu ku,aku berlari secepat Cahaya dengan gadis tadi di punggung ku.
.
.
.
.
"loh dia tidur??"tanya ku pada diriku sendiri
"bagaimana cara membangun kan nya...aku-"
"apa kita sudah tak di kejar lagi?"tanya nya yang tiba tiba bangun dengan menutup mulut nya yang menguap
"hmm seperti nya iya"ucap ku seraya duduk di samping nya.
"syukur lah..."ucap nya dengan lega
"nama ku Tobio Rintaro"ucap ku pada nya dengan senyum kuda
__ADS_1
"Salam kenal,nama ku Himara Moi"ucap nya dengan senyum di bibir nya
"bagaimana mana aku memanggil mu??"tanya ku pada nya
"panggi aku moi,dan aku akan memanggil mu....Rio"ucap nya yang membuat ku sedikit menyipitkan mata ku
"Rio??"tanya ku bingung pada nya
"_Ri_...yang berarti _Rin_sedangkan_O_yang berarti_taro_"jelas nya pada ku
"bukannya nama ku Tobio Rintaro??"tanya ku lagi pada nya dengan ekspresi bingung di wajah ku
"ehh iya juga sih"ucap nya ikut bingung
"tapi sudah lah intinya aku akan memanggil mu Rio"ucap nya dengan tangan yang di rentang kan.
"ahh iya iya "aku yang habis kata kata akan berkata begitu
"aku akan mengantarmu pulang,ayo"ucap ku pada nya dengan mengambil belanjaan ku
"tidak usah,rumah ku jauh"ucap nya yang membuat otak idiot ku bingung
"tidak apa apa"ucap ku dengan nada penuhh percaya diri
"butuh waktu 30 menit naik kereta api,dan 10 menitan naik kendaraan umum"jelas nya pada ku , mengangguk aku mendengar penjelasan nya.
"baik lah aku akan mengantarmu sampai stasiun saja"ucap ku
"hmm baik"jawab nya dengan senyum nya.
__ADS_1