Tokyo Revengers S1

Tokyo Revengers S1
Tokyo Revengers chapter 9 (melihat kembang api)


__ADS_3

Sebelumnya.


Lalu scane berlanjut di kereta takemichi menemani hina belanja dan di temani dua orang temannya ,,, takemichi duduk bertiga dengan temannya dan membahas komik yang lucu ,, sampai lupa kalau ada nenek-nenek tua didepan dia yang tidak kebagian tempat duduk karna dia bertiga ,,, lalu datang lah Hina dan memarahi ketiga orang itu termasuk takemichi ,, dan lanjut hina duduk di samping takemichi dan membahas soal ulangan yang akan datang apakah takemichi sudah belajar ,,, kelihatan kalau takemichi belum ada persiapan lalu hina memaksa untuk belajar di rumahnya saja ,,, sesampainya di rumah hina ia berdua duduk di meja belajar dan untuk bersiap.


----------------------------------------------------


Hinata : baiklah kita mulai sekarang ga.?!


Takemichi melihat keindahan rumah Hinata yang begitu rapih .


Hinata : apa ada masalah.?


Takemichi : tidak ada.-


Takemichi kesengan karna baru pertama kalinya ia masuk kamar perempuan.


Hinata : (mencubit pipi takemichi) Jagan liat-liat terus .!!


Takemichi : hehe maaf.


-----------------------------------------


Datang lah ibunya Tachibana Hinata yang menyediakan air putih .


-----------------------------------------


Ibu hina : Maaf ~ aku tidak punya cemilan untuk dimakan selain air putih ,walaupun ini pertama kalinya Hinata membawa anak laki-laki kesini. (Senyum) :)


Takemichi : oh Iyah tidak masalah tidak usah khwatir. (Senyum).


Hinata : mama itu sudah cukup .


Ibu hina : okey okey ,, apakah itu pacarmu.? :)


Hinata : MAMA !!! .

__ADS_1


-------------------------------------


Takemichi dengan sangat tidak ada akhlaknya berbicara dalam hati "mamamu juga sangat cantik" . Lanjut lah mereka belajar berdua di kamar .


-----------------------------------


Hinata : ah ... Aku baru ingat , terimakasih sudah menyelamatkan adikku.


Takemichi : hohh.?


Hinata : terimakasih sudah menolongnya dari anak nakal itu waktu malam di taman .


Takemichi : ?....


Hinata : ayah kami biasanya sangat sibuk dan jarang datang kerumah , karna itu Naoto sangat membencinya , tapi tiba-tiba kemarin dia bilang "aku ingin jadi seperti ayah".


Takemichi : ....?


Hinata : ayah kami adalah seorang polisi .


Takemichi : bicara dalam hati (aku mengerti !! Itulah mengapa Naoto ingin menjadi seorang polisi).


Takemichi : hehehe iya juga ya,,,


Hinata : tapi..


Takemichi : aku berharap aku akan jadi salah satu orang yang menyelamatkan nya.


Hinata : huh.??


Takemichi : aku rasa dia akan jadi seorang polisi yang hebat heheh .


Hinata : .... Takemichi-kun (bicara dalam hati) kau sudah berubah. :)


Takemichi : um .. masa iya berubah dari mananya .:)

__ADS_1


Hinata : hmm kau jadi lebih baik ,, dan kau terlihat seperti orang dewasa ,aku seperti lagi bicara dengan orang yang lebih tua dari ku. :)


Takemichi : bicara dalam hati (tentu saja karna aku 12 tahun lebih tua) hahaha masa iya ?.


Hinata : aku rasa ada beberapa hal yang tidak aku ketahui tentang mu....aku ingin lebih mengenal mu takemichi.


----------------------------------------------


Tiba-tiba ada suara kembang api dari luar kamar ,,, dan hina sangat senang dan menunggu momen itu lalu mengajak takemichi untuk melihatnya lebih dekat sesampainya di dpan rumah Hinata ia melihat kembang api yang sangat indah .


---------------------------------------------


Hinata : wowww ,,, cantik sekali. (Senang)


Takemichi : o..okei


-------------------------------------------


Takemichi berkata dengan dirinya sendiri ,,,,, sial aku sangat senang , aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya , aku ingin tinggal disini selamnya .


----------------------------------


Hinata : hey lihat kembang api yang itu seperti hati . :)


Lanjut lah takemichi berbicara dengan dirinya sendiri dalam hati ,,,, aku tidak ingin kembali kemasa depan ,,,karna hina .....tidak ada di masa depan ,apakah tidak apa jika aku megang tangan Hina ,,,,lalu takemichi memegang tangan Hina sambil tutup mata karna gugup ,,,dan yang terjadi bukannya pegang tangan Hina malah ia pegang tangan seseorang.


----------------------------------


Takemichi : hangat sekali ,,,,hmm.?


Naoto : .H ... HALLO.


Takemichi : eh ..Naoto ?


Takemichi mengingat kalo pemicu pelompatan waktu dia bersalaman dengan Naoto .

__ADS_1


Hina : hah ?? Naoto juga di sini ya.


Takemichi : naootttttooooooooo.!!!! Tidak mungkin .


__ADS_2