
FuWei yang tengah meraung kesakitan kini hening tak bersuara, kepalanya menunduk.
''Tu-Tuan.''
FuWei perlahan memutar matanya dan menatap orang yang tengah terikat. Orang itu langsung membelalak kedua matanya saat tatapan tajam itu terarah padanya.
''Akhirnya kau mengaku!'' FuWei si pemilik tubuh menyunggingkan bibirnya, namun kedua matanya terlihat dingin dan kejam.
FuWei si pemilik tubuh perlahan berdiri dan menepuk kedua tangannya yang kotor, lalu perlahan mendekati orang yang dua ikat.
Jantung pria itu bergemuruh takut, ia mundur kebelakang namun di belakangnya hanya ada tembok yang membuat ia tersedut.
''Tadi kau bilang apa, membenaskan? Kau ingin bebas rupanya ... tapi kenapa kau baru mengakui sekarang? Coba kau mengakuinya sejak awal, mungkin aku tidak akan menyiksa dirimu seperti ini.''
''Ampun, Tuan ... am-ampun.''
''Kenapa meminta ampun? Bukankah kau meminta untuk segera di bebaskan, maka aku akan mengabulkan permintaan mu.'' FuWei, menyunggingkan bibirnya lalu mengambil besi yang tidak jauh dari arahnya dan langsung menacabkan besi itu tepat di dada orang itu.
''Hanya orang-orang lemah.'' ejek FuWei, lalu mengambil beberapa paku dan menancabkan paku itu tepat di ubun-ubun orang itu, lalu membaca sesuatu mantara agar orang itu tidak ber-Reinkarnasi lagi.
FuWei menatap sejenak dan melemparkan obor yang ada di dinding dan membakar mayat itu tanpa berkedip sedikit pun. Bisa di bilang jika FuWei si pemilik tubuh ini berdarah dingin dan tidak tersentuh sedikit pun.
__ADS_1
''Aku harus segera menyelesaikan misiku, XinJialu. Kau orang selanjutnya.'' cicit FuWei dengan perlahan.
''Hah ...'' FuWei menghela nafasnya dengan berat, lalu berkata. ''Jika saja hari itu aku waspada, maka tubuhku tidak akan di kuasai oleh orang lain dari dunia yang berbeda. Aku tidak bisa menguasai tubuh ini terlalu lama, karna tubuh ini bukan milikku lagi. Sebelum aku pergi, aku harus menyelesaikan apa yang belum aku selesaikan.''
Yaa ... FuWei si pemilik tubuh adalah seorang pembunuh bayaran selama ini, walau ia terbilang masih kecil. Namun ia di latih oleh seorang guru yang hebat dan handal yang menjadikan sosok FuWei berdarah dingin dan tidak banyak bicara dan selalu gesit untuk bertindak dan membuat siasat.
Selama ini tidak ada yang mengetahui bahwa FuWei adalah seorang pembunuh bayaran, hingga suatu hari ia ceroboh karna di ketahui oleh XinJialu penyamarannya.
XinJialu adalah anak dari sodagar kaya dari keluarga Lu. Dan XinJialu mengutus orang untuk membunuhnya karna sudah berani membunuh ayahnya, namun orang yang XinJialu utus adalah orang lemah bagi FuWei.
Namun naasnya FuWei terkena racun saat ia lengah memakan makanan pemberian orang lain, yang mengakibatkan dirinya mati.
SREEET.
FuWei pergi seperti bayangan, menuju kediaman sodagar Lu.
Ia akan membereskan sisanya agar ia bisa pergi dengan tenang, bahkan ia tidak akan meninggalkan satu musuh pun untuk FuWei dari dunia lain agar dia tidak mengalami masalah di kemudian hari.
Di saat FuWei si pemilik tubuh akan membereskan para musuhnya, di sisi lain ada seorang pria tampan yang mondar mandir seperti setrika berjalan.
''YangMulia, anda mengapa anda seperti baling baling bambu?'' Tanya kasim Rui, yang pusing melihat Junjungan nya.
__ADS_1
''Kenapa selirku belum pulang? Apa aku harus menyusulnya ke kediamannya?''
''Tidak perlu khawatir YangMulia, Selir kesayangan anda bisa menjaga dirinya dengan baik.''
''Aku tau dia bisa menjaga dirinya dengan baik! Tapi aku takut dia tidak bisa menjaga kedua matanya.''
''Memangnya mengapa YangMulia?'' kasim Rui mengangkutkan keningnya.
Kaisar Feng JianYu melihat kanan kiri, lalu berbisik pada kasim Rui.
''Dia itu pecinta pria tampan! Aku tidak bisa membiarkan dia berpaling dariku.''
Kasim Rui yang semula penasaran kini cemberut saat mendengarnya..
"Astaga! Rupanya Kaisar sudah terkena virus virus cinta. Haisshh, di masa depan mendatang aku pasti kerpotan dengan kebucinan mereka."
•
...🌷🌷🌷...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
__ADS_1