
Ayara dan steven hanya tersenyum melihat tinkah mama dan papanya,semua orang sudah selesai sarapan,dan pergi melakukan kegiatan nya masing masing.ayara yang pergi ke sekolah,steven yang pergi ke kampus,ayah ayara yang pergi ke kantor dan mama ayara yang pergi ke butik,semua orang sibuk dengan kegiatan nya masing masing.
Hari ini mata pelajaran pertama ayara itu olah raga,semua murid kelas ayara turun pergi kelapangan,untuk melakukan pemanasan sebelum melakukan kegiatan olahraga.
Materi olah raga kali ini yaitu materi bermain bola voli,kegiatan yang di sukai ayara/anara,dia cukup jago bermain voli,guru membagi beberapa tim,dimana tim ayara melawan tim riska,guru hanya mengambil nilai pertim saja,setelah memberi nilai guru nya pun pergi,sisanya terserah para murid mau lanjut main atau mau istirahat dengan satu syarat jangan berisik karena takut mengganggu siswa siswi yang lagi belajar.
Ayara dan riska memilih pergi menghanti pakaian di ruang ganti.
"Ris nanti sore lo sibuk gak"tanya ayara
__ADS_1
"gak kenapa emang"jawab riska kembali tanya
"kerumah gue ya kita masak dan makan makan"ucap ayara
"oke"jawab riska
selesai berganti pakaian ,mereka kembali kedalam kelas,karena mata pelajaran kedua akan segera di mulai.
"cantik dan selalu akan cantik"batin dimas
__ADS_1
dimas hanya bisa memandang nya dan mengagumi,dimas tidak berharap lebih karena dia cukup tau diri,dia tidak mungkin mengambil gadis yang di sukai sahabatnya,dan merasa bersalah pada gadis yang dia tinggal pergi tanpa pamit.
Jujur saja saat dimas pertama kali tau bahwa rafael menyukai gadis yang juga dia sukai sedari kecil,hatinya terasa sesak,ada rasa tidak terima,tapi dia hanya bisa memendam saja.
Dimas mundur dan berdiri membelakangi tembok,menumpukan tangan nya di dada bifang milik nya,merenungi kisah asmara nya dan penyesalan nya yang datang terlambat,terlambat menyadari gadis kecil nya yang ia cari selama ini,ya dimas dan ayara pernah dan bahkan sering bertemu saat mereka masih kecil,dimas sering bermain bersama gadis kecil itu,namun tiba tiba orang tua dimas harus terpaksa pindah,karena pekerjaan ayah nya,dimas tidak sempat berpamitan pada gadis kecil itu,dan selama ini dimas selalu mencari keberadaan gadis kecil nya,sedari dulu dimas menyukai gadis kecil yang imut itu,gadis kecil yang selalu mengajak nya bermain bersama,dia berharam bisa mendekati sang gadis kecilnya,tapi saat dia tau sahabatnya menyukai gadis keci nya tersebut dia mengurungkan niat nya.
__ADS_1
"Raf gue berharap lo gak mainin perasaan ayara,gue harap lo bisa jaga hati ayara,gue harap lo bisa bahagiai dia,dan gue harap lo gak bakal nyakitin ayara kaya dulu lagi,semoga lo bener bener bisa berubah,tapi sekali lo nyakitin ayara gue gak yakin kalo gue bakal ambil dia dari lo,gue patiin gua bakal ambil ayara dari lo",batin dimas yang cukup merasa sesak