
jarwo menlihat' citra menmeluk pria tinggi berseragam' loreng juga lari menhampir dengan emosi di tarik citra"
fahmi:siapa kau' kenapa kasar dengan kakak ku sini hadapin aku hemm"
jarwo:kakak tunggu 'dia anggotan baru itu citra dia adik mu"
citra:iya mas udah 'kamu masuk nenek pasti seneng' lihat kamu pakai seragam' ini jangan mewek sana maaf mas jadi drama mewek mewek sama dan aku papa"
papa dion:mana si ' fah pasti manja manja sama emak 'masuk"
citra:mulai deh 'rebutan ratu mereka ma"
mama nia:gitu itu 'papa mu nggak pernah mau kalah 'tahu sendiri kamu di markas 'tegas dingin di rumah manja ayo pada lihat drama nak jarwo tahan tawa ya komanda mu"
skip
__ADS_1
fahmi:nenek 'cucu mu paling tampan pulang menmeluk nenek nya"
nenek imas:leh' toleh ku sini duh ganteng cucu 'nenek mirip kakek nya ayo makan 'kesukaan mu nenek suap sini "
papa dion:emak' juga aku juga suap in"
nenek:yowes leh 'sini duduk juga ayo ahh cucu dulu 'leh sini jangan cemberut anak 'lanang ku seng ganteng sini"
jarwo menahan tawa nya...tapi di tatap tajam sang komanda berherti"
...****************...
jarwo:siap tidak" (duh aku nggak kuat di ¥¥sanggat dingin di rumah mirip anak kecil mainan nya di ambil )citra aku' pamit ada urusan mencium papa dion mama nia nenek imas"
...****************...
__ADS_1
jarwo:ha...ha...ha 'aduh lega aku tapi aku sanggat' kagum begitu mencintai emak' nya kata dulu emak buat biaya' sekolah bapak nya tugas jauh juala pecel sampai di hina teman 'teman dia cuek tapi rahasia ini' jangan kecepolas bisa nggak dapat restu aku ... anak satu satu nya "
of
papa dion:sini kita 'main catur biasa nya aku lawan 'si manja adik nya citra tapi dia' £¥¥tentara dulu sewaktu aku 'kecil wo bapak ku selalu ajan 'aku latihan walau pulang kotor' semua tapi aku cuci sendiri kata' bapak jangan manja punya tangga 'kerja sendiri saat aku smp aku bantu emak jual an nasi uduh dan pecel ' kalau bapak pulang aku selalu 'buat kan kopi paling enak 'uang jajan aku tabung buat haji mereka tapi setelah ....bapak ku ..duh jadi meloh maaf ya ayo mulai"
on
nenek imas:leh 'toleh ini titip buat mas jarwo mu ya 'jangan sampai papa tahu bisa cemberut dia"
fahmi:enggeh 'nek fahmi beranggkat latihan dulu ya pa ma mencium tangga citra juga"
...****************...
jarwo:loh fah ada' apa ini ? kok sini kamu cari in aku "
__ADS_1
fahmi:ini dari 'nenek kanan kiri kata nya jangan' sampai papa tahu nanti bisa berbisik paham kan udah aku ke sana "
papa dion:jarwo' sini saya mau cuthat sejak si' manja datang boboh sama emak terus 'ya udah udah aku boboh sama istri' ku dulu waktu dia bayi bapak sanggat 'senang selalu di gendong temuan' sama teman teman nya begitu 'si citra selalu di gendong sanggat' kuat gendong dua dua nya waktu anak 'itu masuk tk sakit dengar kakek 'meninggal bilang gini kakek nanti fahmi dewasa akan jadi panglima tampan hemm sebel "