Troublemaker Love Story

Troublemaker Love Story
2


__ADS_3

Sesampainya di kelas Nike dan Hikari duduk di kursi masing masing,,kebetulan Nike dan Hikari tu satu kelas di kelas sepesial A (S.A) kls yg di damba damba kn oleh semua orang, walau Hikari bandel dan GX wajar tpi otak nya masih encer, Hikari selalu renking ke 2 terbaik di seluruh sekolahan nya guys dan renking pertamanya udah pasti si jenius Nike ketua OSIS manja kesayangan Hikari,, wkwkwk


Beberapa menit Hikari dan Nike duduk guru pun datang membawa buku pelajaran


"Selamat pagi semua" Ucap buk *Anita Kumala* guru Matematika sekaligus guru galak ke 2 menurut Hikari dan yg pertama jelas buk Nadya montok sxsi,,, dokk


"Pagi buk" ucap semua murid sambil berdiri "Silakan duduk murid murid" ucap buk Anita sambil meletakan buku bukunya dan mulai menulis di papan tulis


setelah selesai menulis buk Anita menjelaskan apa yg di tulis di papan tulis disela sela buk Anita menjelaskan karena sangking ngantuk nya akibat tadi malem begadang nonton anime Naruto Hikari pun tertidur pulas sambil menekuk tangannya di meja dan kepalanya di atas tangan, Nike yg duduk di sebelah Hikari melihat Hikari yg sedang tidur pulas langsung ngadu dengan guru "Buk Hikari tidur" ucap Nike dengan jahatnya, buk anipun menghampiri tempat duduk Hikari dan membangun kannya "Hikari bangun" dengan nada keras,sontak Hikari yg sedang pulas pun tersentak kaget "Rasenggan" ucap Hikari sambil memegang perut buk ani, sentak semua murid pun tertawa akan tingkah aneh Hikari, dan buk ani hanya menggeleng melihat tingkah laku Hikari.


Hikari yg nyawanya sudah seratus persen ngumpulpul pun menyadari kesalahannya dan mencari alasan biar GX di marahin "eh...buk ani cantik ko ada di depan bangku akoh bukannya di depan" ucap Hikari sambil memasang muka GX bersalah, "terus kenapa klo saya di depan bangku kamu" ucap buk Anita dengan nada yg agak tinggi "ya GX papa sih buk duduk pun boleh ko" ucap Hikari sambil berdiri dan mempersilakan gurunya duduk "udah GX usah sekarang kamu maju dan kerjakan soal yg ada di papan tulis, "siap buk" ucap Hikari sambil memberikan tanda hormat lalu maju ke depan dan mengerjakan rumus yg menurut anak anak tuh susah tpi tidak menurut Hikari dan murid jenius Nike "Sudah buk" ucap Hikari yg sudah mengerjakan,dan semuanya benar "Bagus walau sering tertidur kamu cukup pandai" ucap buk ani Hikari pun langsung tersenyum bangga dan memasang muka sombong ke teman temannya yg sedang kebingungan mempelajari rumus yg baru Hikari tulis di papan tulis,

__ADS_1


¥


¥


bel yg menandakan istirahatpun berbunyi, semua murid pun pergi ke kantin, Hikari yg sedang duduk sambil merapikan bukunya ke dalam tas di hampiri oleh teman laki lakinya Erik purnama, Deo ananda putra, Riski Novriansyah, Satya Husin, ke empat laki laki ini adalah teman sejati dari SD sampai SMA jadi mereka akrab banget dan selalu menyemangati Hikari jika sedang sedih maupun bahagia


"Ngelamun aja buk lagi mikirin bumbu bumbu di dapur ya" ucap Riski menggoda "eh Riski Fucek sejak kapan di mari" ucap Hikari "Sejak Lo belum lahir" Ucap Riski membalas " Oh pantesan muka Lo burik" ucap Hikari dengan nada meledek,mereka pun GX berhenti ber adu mulut sampai akhirnya Satya memisahkan "Udah GX usah banyak bacot kekantin kuy" ucap Satya "nah gini ke dari tadi ngajak kekantin abangsat ya yg ngebayarin" ucap Hikari sambil memasang muka memelas, "idih ogah duit gua kemaren abis neraktir Lo jajan di kantin" ucap Satya mengelak "udahlah yuk ke kantin gwa yg bayarin" ucap Deo yg dari tadi menyimak "nah gitu dokk baru sahabat" ucap Hikari "Giliran ada maunya aja bilang sahabat"ucap Riski dengan nada yg mengejek "ih apaan sih Lo Riski Fucek" ucap Hikari "dh lh ayok kekantin aja mumpung di traktir Ama bos Deo" ucap Hikari sambil berjalan keluar kelas menuju kantin,


¥


¥

__ADS_1


¥


¥


Di sisi lain tepatnya di kantin Hikari dan temannya mencari tempat duduk dan memesan makanan sesuka hati karena yg bayarin si Deo ,,, kan Hikari kan suka yg gratisan jadi seneng seneng aja,


"eh busait dah badan Lo kurus tapi makan nya banyak banget kaya orang kerasukan " ucap Riski dengan nada yg tinggi sambil membuka mata lebar lebar "biarin lah setelah gwa mumpung di traktir" ucap Hikari yg tidak henti hentinya memasukan bakso ke dalam mulutnya, "ih Lo tuh cewe klo ngomong Telen dulu tubakso" ucap Satya kepada Hikari


Hikari mah GX peduli dia mah yg penting makan, "eh Hikari ada sesuatu buat Lo " ucap Deo sambil memberikan kertas kepada Hikari


Jangan lupa tinggalkan jejak guys

__ADS_1


biar author semangat nulisnya


bay......😘


__ADS_2