Tuan Muda Terkaya Di Kota A

Tuan Muda Terkaya Di Kota A
Bab 2


__ADS_3

Malampun tiba


Lampu perlahan menyala terang disetiap sudut.


Dengan bertambahnya jumlah tamu yg berdatangan,pada saat inilah bisnis Restoran Bundo Karuno sedang booming.


"Tasya,naik ke sini!"


“Siap saya datang.Manajer tersayang, apa yang bisa saya lakukan untuk Anda?”Tasya segera berlari ke


manajer dengan senyuman di wajahnya.


“Ada pesanan mendesak,tolong lakukan pengiriman sekarang.”


Manajer merobek sebuah catatan, berkata,“ini pesanan tuan Adya dan ini alamatnya.Kembalilah segera.”


"Baik pak! Janji untuk kembali ke sini dalam waktu 35 menit.”Tasya berangkat dengan Sepeda.


Tapi tidak lebih dari empat menit kemudian


hujan turun dengan deras.


"Berengsek!Padahal aku sudah janji ama pak menejer apakah aku akan sempet pulang.Ini benar-benar bukan hariku!”Tasya membungkus jas hujannya di sekitar makanan yang dipesan pelangan,dengan alasan dia tidak mampu membeli makanan mewah seperti itu apa bila rusak,makanan tersebut seharga Rp.100.000.000 jt, kalau-kalau makanan pelangan rusak karena hujan tasya akan membayar ganti rugi dengan harga sebesar Rp.100.000.000 jt,tasya tak punya uang sebanyak itu jadi tasya harus berhati-hati membawa pesanan pelangan kalau tidak akan terjadi hal yang fatal.


Tetapi untuk dirinya sendiri, jika dia masuk angin itu bisa disembuhkan dengan beberapa pil warung,daripada kerusakan pesanan yang di pesan pelangan dan tidak bisa mengantinya.


Hampir 12 menit telah berlalu


Tasya seperti semut yang tenggelam di perairan dangkal karna kehujanan,Tasya membunyikan bel tempat pelangan berada.

__ADS_1


"pintu terbuka"


"Rizka Putra Adya,ini makanan yang kamu pesan.Maukah Anda menandatanganinya?”Dafal membuka pintu dengan kemarahan yang luar biasa.


Tasya memasang senyum manis.


Menurut Manajer dia harus memperlakukan pelanggan dengan ramah,karna pelangan adalah raja.


Dafal Muakbar pratap kaget karen tidak membuat pesanan sama sekali.


Nama keluarganya juga bukan"Adya".


Biasanya dalam kasus seperti itu dia pasti akan memberi ganti rugi kepada kurir itu.Namun,pada saat ini Dafal tidak marah sama sekali.


Melihat wanita kecil di depannya dari atas ke bawah dengan ekspresi intens dan panas di matanya,Dafal Muakbar Pratap melihat kulitnya putih bersih dan halus dan wajahnya manis,murni dan bersih.


Basah oleh hujan,pakaian kerja yang dikenan kan nya pun menempel di tubuhnya, memperlihatkan slime tapi sosoknya yang seimbang secara menyeluruh imut di mata Dafal.


"Hai!Ada apa dengan mu,Apa yang kamu lakukan?Lepaskan aku... tolong!” berteriak seolah-olah tasya adalah kelinci yang masuk kedalam kandang macan,dan berhati-hati dengan makanan yang dibawanya agar tidak rusak di lantai.


Dafal membawa Tasya langsung ke kamarnya.


Tasya amat sangat frustrasi.Setelah banyak upaya,dia akhirnya menemukan pekerjaan yang nyaman di restoran bergaya barat,tapi mengapa dia harus bertemu laki-laki bajingan seperti itu ketika dia melakukan pekerjaan pengiriman untuk pertama kalinya bagi tasya?


"Rizka Putra Adya,saya datang ke sini hanya untuk mengirim apa yang Anda pesan.Lepaskan aku sekarang


atau…atau...”kata Tasya dengan sedikit gugup,meraih lengan pria itu dan mencoba berunding dengannya.


Tapi, sebelum dia bisa menyelesaikan kata-katanya,bibir berapi-api pria itu menutupi bibirnya.

__ADS_1


"Hmm ..." Kata-katanya dihentikan oleh ciuman dominannya.


Dafal akhirnya mencaplok bibir kecil Tasya yang lembut dan indah sampai dia menemukan dia mungkin tidak ingin melepaskan gadis ini.


"Rizka Putra Adya,saya datang ke sini hanya mengirimkan pesanan Anda,saya bukan ingin melayanin anda.Saya akan menelepon polisi jika Anda melakukannya lagi! Anda akan ditangkap.” kata Tasya.


Tasya Benar-benar panik dia ingin meninggalkan pria berbahaya ini sesegera mungkin.


Hanya pada usia 17th,Tasya belum pernah berkencan dengan pria mana pun semenjak memasuki usia awal dewasa.


Prinsip Tasya tidak boleh diganggu oleh pria manapun dan pria ini.


“Sayangku,kemarilah kamulah yang mengirim dirimu kepadaku sayang!Jadilah baik!Ayo sini sayang.”Dafal Tidak ingin menyakiti gadis tersebut,tapi gadis tersebut sangat seksi dan imut.


"Lepaskan aku bajingan..hidung belang!"Tasya memberontak dengan memukul-mukul Cowok tersebu.


Tapi Cowok tersebut mengabaikannya.


Dafal tidak peduli dengan pukulan Gadis inj yang kurang kuat memukul dirinya,seolah-olah diri nya sedang tergores oleh hal yg sepele.


Apa yang bisa dia rasakan adalah gadis kecil yang mengantarkan makanan itu menggigil kedinginan dan marah-marah.


Berbeda dari dia,rekan-rekannya dulu bersama dengan dia semua berusaha semaksimal mungkin untuk menyenangkan dirinya.Tapi si kecil yang malang ini akan sangat ketakutan dan tak berdaya, yang membuatnya sangat bersemangat.


"Anda bajingan! Kamu akan mati seperti anjing…” kata Tasya.


Tasya merasa seperti dia akan dekat dengan kematiannya.


Tasya menangis dan bertanya,menggigit dan mengerang,lagi dan lagi tetapi semuanya sia-sia.

__ADS_1


Tasya tidak bisa melepaskan diri sama sekali…


__ADS_2