
pagi harinya.fanny keluar dari penginapannya dan melihat anak kecil itu berlatih silat.
"wow ternyata dia mahir bersilat."kata Fanny sambil mendekati anak kecil itu.
"owh iya anak kecil,aku lupa menanyakan namamu.siapa namamu?"tanya fanny.
"namaku charlos aku adik pangeran alfred."kata charlos sambil melirik Fanny.
"pangeran alfred,dia dari kerajaan mana?"tanya Fanny bingung.
"apa kau melupakan kakakku?bukankah kau dulu tunangannya?dan kau tidak khawatir sama sekali jika kakakku menikahi saudara tirimu?"tanya charlos dengan keras.
"sshh..jangan berbicara keras."kata Fanny sambil menutup mulut charlos.
"ada apa,kau ingin menutupi hubungan mu dengan kakakku?apa kau malu bertunangan dengan nya?tanya charlos dengan suara agak keras.
"lebih baik kita berbicara di penginapan ku."kata Fanny sambil menarik tangan charlos.
"aku akan menjelaskan ini padamu.hanya kamu yang mengetahui nya jadi,tolong jaga rahasia ini!!"kata fanny.
"hmm..cepat katakan!!"kata charlos dengan wajah datar.
"jadi sebenarnya...bla..bla..bla...blaa...."ucap Fanny panjang lebar.
"itu tidak masuk akal.aku tidak percaya.maan ada yg namanya pindah jiwa.yang ada sakit jiwa."kata charlos meledek.
"charlos..kakak tidak berbohong.jadi aku ingin kau membantuku."kata Fanny sambil tersenyum.
"seperti yang kukatakan sebelumnya,jika aku sanggup akan kulakukan."kata charlos dengan lantang.
__ADS_1
"aku ingin kau memberi tahu semua tentang kehidupan perempuan ini."kata Fanny.
"baiklah.."kata charlos.
beberapa menit kemudian setelah mereka selesai berbincang mereka keluar.
"hei Fanny ketua mencarimu.cepat pergi!!"kata lonely dengan kasar.
"aku ikut."kata charlos.
"baiklah."kata Fanny.
"siapa orang tadi,sepertinya dia membencimu."kata charlos sambil melihat kearah perempuan tadi.
"dia lonely,guru yang mengajari ku,dia memang membenciku karena ketua selalu saja memuji pekerjaan ku."kata fanny.
"aku rasa dia memiliki rasa iri yang besar denganmu kak."kata charlos sedikit berbisik.
"siapa bocah ini??"tanya ketua perompak dengan sinis.
"hmm di..di..dia."belum selesai bicara ketua perompak langsung menunjukkan selebaran kertas yang berisi foto charlos.
"bukankah dia charlos,putra bungsu raja arland?"kata ketua perompak.
"be..be.benar."kata Fanny.
"hmm kenapa kalian begitu dekat?aku dengar pangeran charlos adalah orang yang sudah di ajak mengobrol,dan dia juga jarang keluar dari istana nya."kata ketua perompak sambil tersenyum ke arah charlos.
"benar paman,saya adalah charlos putra bungsu raja arland."kata charlos dengan lantang.
__ADS_1
"hmm aku dengar kau baru saja membuat kegaduhan di kerajaan gelap?"kata ketua perompak dengan lembut.
"ya,saya hanya usil saja,dan kerajaan gelap tidak mengenaliku jadi aku menggunakan kesempatan ini untuk mengganggunya."kata charlos panjang lebar.
"kenapa kau mengganggunya?"tanya ketua perompak semakin heran.
"saya benci dengan ratu Layla,ia merebut tunangan kakakku dari tangan kakak Fanny."kata charlos sambil menunjuk Fanny.
"hmm..kau tidak usah berbicara sangat sopan pangeran charlos."kata ketua perompak dengan senyum licik.
"hmm jadi kau ratu kerajaan gelap yang sebenarnya.hehehe kita mendapatkan mangsa."kata ketua perompak sambil menjentikkan jarinya.
para pengawal menangkap mereka dan mengikat mereka.
"apa yang akan kalian lakukan pada kami?"tanya Fanny dengan keras.
"kami akan menggunakan kalian untuk mendapatkan kekayaan kerajaan gelap(kekuasaan Fanny) dan kerajaan Aslan(kekuasaan raja arland)sekaligus."kata lonely dengan sombong.
"kita tunggu sampai pangeran alfred datang menjemput kalian."kata ketua perompak.
"kakak?jika kalian berani menyakitinya,aku tidak akan melepaskan kalian."kata charlos dengan kesal.
"hehehe kita lihat saja apa yang akan terjadi."kata lonely sambil beranjak pergi meninggalkan mereka berdua.
"huuhh dia sangat sombong."kata charlos sambil berusaha melepaskan talinya.
"jangan menyerah, alfred pasti datang menolong kita."kata Fanny menyemangati charlos.
"kakak kau sungguh baik,aku harap perasaan kakak sama dengan kakak Fanny."kata charlos dengan penuh harap.
__ADS_1
"ya,aku akan berusaha mencintai nya."kata Fanny sambil mengedipkan matanya.