
Mobil Felice berhenti di depan rumah Hazel,ya Hazel meminta untuk mengantarkan nya pulang setelah ke jadian tadi.
"Thanks udah nganter gue pulang dan sorry karena gue harus pulang cepat karena gue lagi gak mood"ucap Hazel
"Emmm Lo harus bayar ini kapan kapan,Lo udah ngerusak rencana gue tau gak"ucap Leta
"Ya tenang aja yaudah Kalian juga pulang sana hati hati"ucap Hazel
"Kami pulang ya"ucap Leta Livia dan Felice
Sambil melambaikan tangan nya
Hazel pun membuka pager rumah nya tapi kenapa ada mobil lagi yang tidak Hazel ketahui.
"Hah sial apa ada tamu,tapi siapa"ucap Hazel
Hazel mengambil hp nya lalu mengetik nama sang kakak untuk dia telfon.
Hazel mendekatkan hp nya ke telinganya dan tak lama kemudia telfonnya di jawab oleh sang kakak
"Halo"jawab Fiona
"Apa ada tamu?"tanya Hazel
"Iya Lo kok tahu"ucap Fiona
"Gue udah pulang,siapa tamunya?'tanya Hazel
"Masuk aja nanti Lo juga tahu"ucap Fiona lalu langsung mematikan telfonnya
"Halo yak halo ah sialan di matikan lagi"kesal Hazel
Hazel pun langsung masuk kerumah nya
"Assalamualaikum"ucap Hazel
"Waalaikumsalam"ucap semua orang yang ada di sana
"Tumbenan kamu udah pulang"ucap mama
"Ah itu tadi Hazel udah gak mood ma keadaan gak mendukung hehehe"ucap Hazel sedikit cengengesan
"Owh sudah salam dulu sama om dan Tante"ucap papa
__ADS_1
Hazel pun menyalami mereka semua tapi yang mengejutkan Hazel ternyata tamunya adalah teman nya bersama orang tua temannya,ah yang benar saja Hazel benci melihat ini semua Aksa Khalif Dzuhairi teman Hazel ini termasuk dalam daftar playboy hanya namanya saja yang artinya laki laki yang tenang asli nya dia hanya tidak seperti itu
"Panggil aja mami dan papi biar sama seperti Aksa"ucap mami Aksa
Hazel tersenyum
"I-iya ma-mi papi"ucap Hazel agak canggung
Hazel mengumpat dalam hati dia benci keadaan ini
"Apa sebaiknya kita beritahukan saja langsung kepada Hazel mumpung anak nya juga ada di sini"ucap mami
Hazel melihat orang tua nya dan sang kakak dengan raut wajah bertanya tanya
"Ah iya Hazel kamu kenal kan sama Aksa"ucap papa
"Iya pa"jawabku
"Kamu akan di jodohkan dengan dia"ucap papa
"APA NGGAK HAZEL NGGAK MAU PA MA,lagi pula kami masih sekolah Hazel juga nanti mau melanjutkan ke jenjang kuliah"ucap Hazel
"Tenang saja Hazel kalian hanya akan bertunangan saja kok selebihnya kalian pendekatan dahulu"ucap mami
"Tapi Hazel tetap gak mau"ucap Hazel
"Maaf bisakah kami berbicara berdua saja"ucap arka
"Tentu"ucap mereka semua kecuali arka dan Hazel
Arka langsung menarik tangan Hazel keluar rumah
"Yak lepas kan tangan ku"teriak Hazel
Sambil menghempaskan tangan nya
"Terima saja perjodohan ini"ucap Aksa
"Kau gila hah!aku masih ingin sekolah"ucap Hazel
"Kau tidak mendengar nya tadi kau tetap bisa melanjutkan pendidikan mu kita hanya bertunangan selebihnya kita pendekatan dahulu"ucap Aksa
"Berikan aku alasan kenapa aku harus bertunangan dengan mu"ucap Hazel
__ADS_1
"Ya karena aku ini tampan dan juga kaya"ucap Aksa
"Bukankah itu uang orang tuamu dan yah ku akui kau memang tampan tapi kau bukan tipe ideal ku"ucap Hazel
"Lalu seperti apa tipe ideal mu?"tanya Aksa
"Emmm seperti Jung jaehyun mungkin atau Park Ji-Sung ah atau seperti Cha Eun woo aaaaaahhhh suamiku memang sangat tampan"ucap Hazel
"Dasar halu"cibir Aksa
"Apa kau bilang hah"ucap Hazel kesal
Ekhem
Hazel berdehem
"Baiklah aku akan menerima perjodohan ini lagipula hanya bertunangan"ucap Hazel
Mata Aksa berbinar mendengar nya
"Tapi ada syaratnya"ucap Hazel
"Apa syarat ny?"tanya Aksa
"Disekolah jangan Deket Deket gue,gue alergi sama orang yang kek lo dan juga jangan sampai teman teman kita semua tahu kalau kita di jodohkan dan gue bisa putuskan kapan gue gak mau lagi perjodohan ini di lanjutkan"ucap Hazel
Mata Aksa yang tadi nya berbinar berubah menjadi suram
"Deal gak nih"ucap Abel
"Huh oke deal"ucap Aksa
"Oke ayo masuk"ucap Hazel
Mereka berdua pun masuk ke dalam ruang kembali
"Gimana hasil diskusi kalian" ucap mami
"Hazel setuju untuk melakukan pertunangan nya,kapan akan di laksanakan"ucap Hazel
"Hari ini juga"ucap mami
Hazel membulatkan matanya
__ADS_1
"Apa"