Tunggu Gw Masih Hidup!?

Tunggu Gw Masih Hidup!?
Ujian masuk kelas pahlawan


__ADS_3

"luci:ma. Mau. Maaf" "Ellena pov:iya gak apa apa kok luci" "love:lu gpp len?" "ya engak lah bantuin gih!" "love:iya iya" kami pun melanjutkan perjalanan kami ke kelas pahlawan


*Sesampainya di kelas pahlawan*


“guru:anak anak hari ini akan di adakan ujian”

__ADS_1


“woy love kok udah ada ujian aja?” kata Ellena ke Love berbisik “Love:ini test kekuatan tenang saja master pasti bisa” “aku padamu love” “Love:iya iya semangat master” “iya gw duluan kalo gitu” “Love:iya cepetan Sana ”


“Guru:Letakan tangan kalian di alat pengukur mana ini, berbaris yang rapi sesuai urutan” “woy love mana itu bukanya yang itu ya?” “Love:bukan mba, mana itu adalah Energi yang bisa membuat kita memiliki sihir setau ku sih :v” “Eh bentar lagi giliran gua” “Love:mangat mba” *insert Explosion sound* semuanya kaget karena melihat ku memecahkan alat ukur mana “Eh!!!, Ellena pov:woy author ini gimana!?” “author:entah Jan Tanya gw?, Author:moga moga ada yang bisa perbaikin ni alat, “takut gw” “guru:Astaga kalau begini bagai mana caranya kita mengukur mana anak anak yang lain!?” kata guru gw dengan wajah shok dan keheranan “Love:Tenang sensei aku bisa betulin kok, lagian orang tua Saya pernah mengajari saya


*saat di rumah Love&Ellena*

__ADS_1


*The next day*


“Love: Tenangin pikiran mu dulu jangan salfok” “oke ayo kita coba” *duar* “astaga kaget gw! ”


“Love: di bilang jan salfok konsen buk!” “iya udah ini” “Love: Tahan kayak gitu lalu bayangin sesuatu keluar dari tangan lu” “oke” “Love: uhuk uhuk, bagus itu bisa kita pakai saat kabur dari musuh” “Uhuk uhuk, beneran wah gila keren” “Love: kasih nama sihir pertamamu” “harus kah?” Love menganguk

__ADS_1


“ya udah kalau gitu ini namanya escape fog gimana bagus h” «Love:Terserah kamu sih” “okelah kalau begitu, btw Love lu dah ngisi edaran yang isinya nama pahlawan sama apa gitulah?” “Love: Udah kok, kalau anda?” “udah dong gini gini w rajin lo btw nama hero lu apa kalo gw Misty” “Love: simpel kok yaitu…love, iya love” “lah kok pakek nama sendiri?” “Love:ge bingung soalnya” “ kalo gitu ayo, siap siap kesekolah dulu yok” “Love:okeh, jangan lupa cara ngendaliin sihirnya ya” “iya iya ngak bakal kok percaya sama gw” “Love: okelah kalau gitu”


Terimakasih telah membaca semoga kalian suka ceritanya makasih


__ADS_2