Vampire Love For Humans

Vampire Love For Humans
episode 10


__ADS_3

Akhirnya Makhluk tersebut pun sampai di Istana. Sesampainya disana Ia di acungkan oleh senjata krna penjaga takut, makhluk tersebut berniat jahat.


Siapa kau??


// tanya salah satu penjaga.


Aku disuruh Akshana untuk kesini


// Bicara makhluk tersebut.


Baiklah silahkan masuk


// Bicara Penjaga sambil membukakan pintu gerbang.


Akshana kau dimana??


// teriak Makhluk tersebut.


Eehh kau sudah sampai


// Bicara Akshana.


Mengapa kau pergi tanpa memberitahu ku??


// Tanya Makhluk tersebut sambil menahan sedih.


Maaf ya, aku meninggalkan mu tanpa memberitahu


// Bicara Akshana.


Ini herbal nya


// Bicara Makhluk tersebut sambil memberi herbal.


Terima kasih ya


// Senyum sambil mengelus Makhluk tersebut.


Iya sama sama


// membalas senyuman.


Baiklah aku langsung pergi saja ya, soalnyaa aku masih ada urusan


// Bicara makhluk tersebut.


Ohh iya, maaf ya mengganggu mu


// Bicara sambil merasa bersalah.


Tidak apa apa kok


// berjalan keluar.


Sampai jumpa


// melambaikan tangan.


Iya


// Terbang.


Siapa itu kak??


// Tanya Ken.


Dia teman ku


// jawab Akshana.


Sebentar ya Ken, kakak mengobati ayah mu dulu


// Bicara sambil meracik herbal.


Iya kak


// bicara Ken.


Kak aku keluar dulu ya


// bicara Ken.


emm, iya Ken


// bicara sambil tersenyum.


Hati hati ya Ken


// bicara Akshana.


Iya kak

__ADS_1


// Bicara Ken.


Saat meracik herbal tidak sengaja ia tatap wajahnya Arnius, dengan terpukau dia pun mengelus rambut Arnius.


Kau ini tampan sekali


// Bicara Akshana.


// Cium kening Arnius.


Maaf ya sudah membuatmu celaka selama ini, aku ini memang pembawa petaka saja. Harusnya kmu tidak menolong ku waktu itu.


// Bicara Akshana sambil menatap Wajah Arnius.


Dan tiba tiba Akhsana pun menangis krna dia merasa bersalah atas semua yg terjadi.


// Menangis


M-maaf ya Arnius


// menutup mata.


uhuk uhuk


// Surat batuk Arnius.


Eehh, k-kau??


// terkejut.


Arnius


// memeluk Arnius.


Eehh mengapa??


// terkejut.


Aku rindu padamu, maaf selalu merepotkan mu


maaf telah membuatmu selalu celaka


// Bicara Akhsana sambil nangis.


K-kau rindu padaku??


// Tanya Arnius.


// Bicara Akhsana.


// Memerah muka Arnius.


Mengapa mukamu memerah??


// tanya Akhsana.


T-Tidak apa apa kok


// Jawab smbil memegang pipi.


Ini apa??


// tanya Arnius.


Ini herbal untuk menyembuhkan segala penyakit


Tanpa mereka sadari Ken masuk kamar


Kak apakah ayah sudah bangun??


// Terkejut.


Ehhh Ken, i-ini tidak seperti yg Ken pikirkan ya


// Bicara Akshana.


Apakah benar??


//Tanyab


Ayaahhhhhh


// Lari memeluk ayah.


Keen


// Memeluk Ken.


Ayahh, maafkan Ken ya selalu nakal sama ayah


// Bicara Ken.

__ADS_1


Tidak apa apa kok


// Tersenyum


Senyuman Arnius memang tampan


// Dalam hati.


aaahh hatiku berdebar??


// Bisik bisik.


Akshana??? kauu kenapa??


// Tanya Arnius.


Aah t-tidak apa apa kok


// Menjawab dengan gugup.


Benarkah??


// bertanya.


i-iyah


// menjawab dengan gugup.


I-ini minum herbalnya


// memberi herbal.


Terima Kasih ya


// Tersenyum.


Aahhh iya sama sama


(aah hatiku berdebar)


// Tersenyum.


Kau itu cantik sekali


// Bicara Arnius.


Aah terima kasih


// Bicara Akhsana.


Ayah ayah nnti malem kita berburu darah yuk


// bicara Ken.


Haa darah??


// Bertanya Akhsana sambil terkejut.


T-tidak maksud Ken itu, rubah.


// Bicara Arnius.


Ooh seperti itu


// Bicara Akhsana.


Bolehkah nnti malem aku tidur disini??


// tanya Arnius sambil memasang muka tampan.


(aahh wajahnya membuat hatiku berdebar keras)


// Dalam hati Akhsana.


K-kenapa Akshana??


// tanya Arnius.


Oohh tidak tidak, tidak apa apa kok


// Bicara Akshana.


Baiklah, boleh kah??


// tanya Arnius.


B-boleh saja


// Menjawab.


Karena sangking sibuk sama mukanya Arnius

__ADS_1


Akhsana sampai sampai tidak tau pertanyaan yg ia jawab.


__ADS_2