Vila Panda (Vila Iblis)

Vila Panda (Vila Iblis)
episode 8


__ADS_3

setelah selesai desi pun pergi ke kamarnya untuk solat setelah selesai desi membangunkan kakek dan mengambil makanan ke dapur lalu menyuapi kakek kakek pun menunjuk ke arah poto nyonya desi" nyonya belum pulang kek nanti bila nyonya pulang aku antar kakek ketemu sama nyonya ea" kakek pun mengangguk desi pun pergi untuk mengambil air hangat untuk membersihkan kakek dan dia bertemu dengan diah, desi" teh apa tah tau nyoya kapan pulang" diah" nyoya bilang sama saya dia akan pulang besok siang" desi" oh ea" diah" kenapa neng" desi " ga cuman kakek terus menunjuk-nunjuk poto nyonya mungkin kakek ingin bertemu nyonya" diah " bilang sama kakek nyonya pulang besok siang " desi" ya teh nanti saya bilang sama kakek" diah " jangan lupa saya sebentar lagi pulang nanti kamu ambil makanan di kulkas" desi" ea teh" diah pun pergi untuk pulang, sesudah menghangatkan air desi pun pergi ke kamar kakek lalu ia membersikan kakek, desi" ke kata teh diah nyonya pulang besok siang jadi kakek istirahat ea besok kalou nyonya pulang aku antar kakek bertemu nyonya ea" ucap desi dan kakek pun mengangguk lalau desi membaringkan kakek d kasur setelah itu kakek tertidur lalu desi pun pergi ke kamarnya lalu dia membersihkan badan dan solat sesudah selesai ia pun bergegas untuk tidur setelah itu ia tertidur, .

__ADS_1


ke keesokan harinya desi terbangun lalu dia solat terus setelah selesai dia pergi ke kamar kakek dan membangunkan kakek dan ia membersihkan kakek sesudah selesai ia pergi ke dapur untuk mengambil sarapan, sesudah itu lalu ia mengajak kakek ke taman untuk sarapan dan berkeliling setelah sampai desi menyuapi kakek dan sesudah selesai desi mengajak kakek berkeliling setelah itu desi pun mengajak kakek untuk istirahat setelah itu desi membawa kakek ke kamar. dan membaringkan kakek setelah itu kakek tertidur desi membersihkan kamar kakek dia melihat ke jendela ada mobil dan nyonya pun turun dari mobil ia berpikir untuk membangunkan kakek namun ia tunggu saja waktu makan siang saja dia pun lanjut membereskan kamar kakek setelah itu desi pun pergi ke kamar nya untuk solat setelah selesai desi mengambil makan siang ke dapur lalu ke kamar kakek ia membangunkan kakek desi" kakek makan dulu ya nanti sudah makan aku antar kakek ketemu nyonya" kakek pun mengangguk Lalu setelah selesai desi mengajak kakek pergi bertemu nyonya kakek menunjuk foto anak- anak lalu desi mengambil foto anak-anak dan memberikan foto itu kepada kakek lalu mereka pun pergi untuk bertemu nyonya desi pun mengetuk pintu dan nyonya pun datang ratna" ada apa desi kamu kenapa bawa dia ke sini" ucap ratna desi" tapi nyonya kakek terus menunjuk foto nyonya makanya saya ajak dia ketemu nyonya" kakek pun menunjuk" foto raya lalu nyonya menghampiri kakek dan menatap kakek kakek menangis sambil menunjuk-nunjuk foto raya ratna pun menangis dan memeluk kakek lalu desi pun bingung di dalam hati desi bertanya tanya kenapa dengan mereka apa mereka merindukan raya atau kenapa lalu ratna menyuruh desi membawa kakek ke kamar kakek desi pun membawa kakek ke kamar kakek desi semakin bingung dan sesampai d kamar desi menanyakan ke pada kakek desi" kakek kenapa menangis kenapa nyonya pun menangis ada apa kek apa kakek merindukan raya " tanya desi kakek pun melamun dan setelah itu kakek menunjuk ke arah alat tulis lalau desi pun mengambil alat tulis itu, dan memberikan pulpen dan buku pada kakek, dan kakek pun menulis dan memberikan alat tulis itu pada desi desi pun membaca tulisan itu tertulis " kamu anak yang baik coba kamu temui ratna " desi pun bertanya "untuk apa aku harus menemui nyonya" kekek pun menulis" apa kamu mau membantu kami" desi " bantu tentang apa kek" kakek" pergilah temui ratna sekarang " desi pun pergi ke kamar ratna dan mengetuk pintu ratna " ada apa " desi pun memberikan tulisan kakek pada ratna ratna" apa kamu mau bantu kami" desi sebelum dia menjawab ada suara berisik d kamar kakek lalu ratna dan desi pun berlari ke kamar kakek sungguh mengejutkan kakek melayang-layang d atas kasur dengan tubuh bersimbah darah desi pun berteriak ketakutan ratna pun menangis melihat kakek ratna pun pergi menelpon suaminya ratna" sayang pulang lah sekarang kakek" dan dani" ea saya langsung pulang" dan dani pun datang dan setelah beberapa saat kakek terjatuh ke lantai dani dan ratna membawa kakek ke tempat tidur deni" ambil air hangat" desi pun pergi ke dapur mengambil air hangat setelah itu dani memeriksa keadaan kakek dan menelpon dokter dokter pun datang dan memeriksa keadaan kakek setelah itu dokter" alhamdulilah kakek tida apa apa sekarang tida ada yang harus d khawatirkan pemeriksan mengatakan kakek tida apa apa. tapi saya bingung kenapa kakek tida sadar semuanya normal saya baru mengalami hal seperti ini" ucap dokter pun pamit untuk pulang setelah dokter pulang desi pun membersihkan darah di lantai dan ratna dan deni pun pergi desi pun berpikir dia aneh dengan perkataan dokter yang mengatakan kakek tida apa-apa padahal kan kakek sampai penuh darah begitu desi pun melihat pada kakek kakek yang belum sadarkan diri desi semakin curiga kenapa dan ada apa, kenapa kakek menyuruh untuk membantu merekah ada apa dengan merekah desi pun pergi untuk solat saat itu dan setelah selesai dia bergegas ke kamar kakek sangat mengejutkan ketika sesampainya ke kamar kakek desi melihat sosok wanita bertaring dan bertanduk mencekik kakek di kasur dan desi pun lari ke kamar ratna dan mengetuk pintu desi" nyonya! nyonya!" dan ratna pun membuka pintu ratna" ada apa" desi sambil ketakutan " kakek d cekik hantu nyonya" dani yang mendengar pun keluar kamar dan berlari ke kamar kakek desi pun lari namun ratna memegang tangan desi dan berkata " jangan sebaiknya kamu diam di sini" ucap ratna desi pun berkata" tapi kasian kakek nyonya" desi pun di tarik oleh ratna dan masuk ke kamar ratna" apa yang kamu lihat tadi" desi saya melihat ada sesosok wanita bertaring dan bertanduk mencekik kakek" ratna" seharusnya kamu tida terlibat dengan masalah ini, ini bisa membahayakan nyawa km sendiri" ucap ratna desi cuman terdiam dan berpikir desi" sebenarnya siapa sosok itu nyonya, dan kenapa hantu non lili selalu mengganggu saya padahal kan saya tida kenal dan non lili dan semasa hidupnya pun kami tak pernah bertemu" ratna pun terkejut dan menangis ratna" kamu pergi dari sini dan lupakan yang pernah kamu lihat saat ini tentang rumah ini, karena sangat berbahagia untuk kamu" desi" tapi kenapa kakek menyuruh ku menolong nyonya maksudnya apa saya tida mengerti",.

__ADS_1


ratna " saya tida mau membahayakan kamu pergi ke kamar kamu" dan desi pun pergi dengan semua pertanyaan di hatinya,..

__ADS_1


__ADS_2