
Di pagi itu saat Jodi terbangun dari tidur nya,dia mendapati pemandangan yang aneh dari kamar nya tersebut
Nampak keadaan kamar nya telah Berbeda,dan keadaan kamar nya sekarang ini nampak seperti keadaan kamar nya beberapa tahun yang lalu yg mana saat itu rumah nya belum di rehap
"Ehh Kenapa Begini..???"
Jodi memandangi keaadan dengan bingung dan belum hilang rasa bingung nya tiba - tiba dia di kejutkan dengan suara keras dari luar kamar nya
"Ayooo Bangun.....!!!!!"
"Mau sampai kapan di kamar terus!!??"
Jodi pun terperanjat kaget jadi nya dan dia kenal suara ini yang tiada lain adalah suara Ayah nya sendiri
Jodi pun Merasa kalau kejadian ini sudah pernah dia alami sebelum nya dan spontan dia berpikir dan menebak bahwa setelah nya Ayah nya akan katakan...
"Jangan di kamar terus" Coba belajar main gitar ke' apa ke' gitu"
(Begitulah pikir Jodi..)
Dan..
"Jangan di kamar terus" Coba belajar gitar ke' apa ke' kata Ayah Jodi
(Tuh kan benar pikir Jodi..)
Setelah itu suara Ayah Jodi pun menghilang dan Jodi pun kembali merebah kan diri nya karena badan nya terasa sangat lelah dan juga kepala nya Juga terasa pusing
("Hmmm pasti semua hanya mimpi atau khayalan aku saja") pikir Jodi
Jodi kembali memejam kan mata nya kembali sambil mengingat - ingat kejadian malam tadi yang membuat diri nya terasa bagaikan berada di tengah - tengah Lautan yang di terjang badai dahsyat yang membuat diri nya tersadar bahwa diri nya sekarang telah patah hati setelah wanita idaman nya menikah dengan pria lain
Teringat akan hal itu hati nya yang bagaikan sebuah taman terasa gersang jadi nya dengan hilang nya si bunga pujaan
Beberapa saat kemudian dia buka mata nya dan perlahan bangkit dari tidur nya dan setelah dia beranjak duduk kembali betapa kaget nya dia kalau keadaan kamar nya memang telah berubah dan semua kembali ke beberapa tahun yang lalu
"Ya Tuhan benar kh semua ini..???"
Jodi pun berdiri sambil memandangi sekitar dengan penuh kebingungan
"Apa aku masih bermimpi atau ngehalu..???"
Setelah memandangi dinding kamar nya yang di penuhi dengan poster - poster pemain sepakbola Jodi bergegas menuju pintu kamar nya tuk beranjak keluar dan mencari lebih tau lagi apa yg ada di luaran kamar nya sekarang
Dan betapa sangat kaget dan heran nya dia mendapati kedaaan rumah nya yang memang lah keadaan nya sama persis dengan apa yg ada di masa lalu saat rumah nya belum di perbaharui atau belum di modifikasi
__ADS_1
Dia pun makin penasaran dan menerus kan langkah nya ke teras rumah dan saat melewati kursi tamu dia mendapati Ayah nya yang sedang duduk di kursi tamu
Dia pun tertegun dengan apa yang di lihat nya
Bukan hanya karena keadaan kondisi rumah yang sama seperti yang ada di masa lalu tapi lebih dari itu dan yang paling utama dia melihat Ayah nya yang ada di depan mata nya sekarang masih dalam keadaan sehat wal afi'at dan berbanding terbalik dengan keadaan Ayah nya yang ada di masa depan
"Ya Tuhan apakah aku berada di masa lalu??"
Pikir Jodi dengan hati yang kelu dan mata yang berkaca - kaca,karena Ayah nya yang sekarang (di masa depan) jangan kan tuk berjalan,berbicara pun sudah tak mampu karena sudah terkena penyakit Stroke berat.
Sambil berlalu Jodi menegur Ayah nya dengan senyum Namun si Ayah hanya diam,meski begitu Jodi berlalu dengan senyum di wajah nya karena dia maklum Ayah nya yang sekarang memang masih dengan sifat nya yang agak Tempramental dan dia belum begitu akrab dengan Ayah nya sendiri,berbeda dengan Ayah nya di masa depan yang sudah tidak tempramental lagi dan sudah akrab dengan nya.
Walau pun Ayah nya tempramental bahkan suka main tangan tapi meskipun begitu di masa depan nya Anak - anak nya tetap sayang kepada Ayah nya ini.
Di teras rumah Jodi pun memperhatikan sekitar rumah nya dengan penuh kebingungan dengan apa yang telah terjadi,dengan semua pemandangan yang di lihat nya adalah keadaan di masa lalu atau lebih tepat nya sekitar 18 tahun lalu.
Sambil duduk di teras rumah nya dia tak
henti - henti nya memikir kan dengan apa yang telah terjadi dan belum bisa mempercayai sepenuh nya dengan apa yg terjadi ini,dia bahkan berpikiran kalau dia masih bermimpi walau semua terasa nyata.
Dan di saat Jodi melamun tiba - tiba dia teringat akan sesuatu dan melirik ke rumah yang ada di samping rumah nya yang tiada lain itu rumah mendiang Kakek dan Nenek nya yang sudah meninggal.
Dia pun beranjak dan bergegas menuju ke rumah mendiang Kakek Nenek nya,dengan perasaan penasaran serta deg - deg an dia perlahan - lahan menengok ke teras rumah Nenek nya tersebut.
("Ya Tuhan benaran dia Kakek ku..")
Jodi pun bergegas menghampiri kakek nya itu dengan mimik wajah bahagia Jodi seraya menyapa kakek nya,Jodi pun menjulur kan tangan nya mengajak salaman dan mencium tangan kakek nya,dan aneh nya nampak si Kakek seperti keheranan melihat tingkah Cucu nya ini
Mungkin di dalam hati si kakek berkata
"Lha ini Cucuku kenapa ya???",tingkah nya seperti baru datang dari tempat yang jauh saja" pikir si kakek.
"Gimana kek kakek sehat kan...???" tanya Jodi
"Ya kakek sehat - sehat saja cuman duit ja kakek yang lagi gak sehat" ,balas si kakek sambil tersenyum
"Busyeettt Sifat Mata duitan nya tak berubah "
(Kata Jodi dalam hati sambil tersenyum kecil)
"Oh iya kek ",Nenek mana kek???" tanya Jodi sambil bergegas masuk kedalam rumah sambil memperhatikan warung kecil yang menjual makanan ringan yang berada di sudut rumah
"Di dapur.."Nenek mu lagi makan" jawab kakek
Sambil berjalan menuju arah dapur Jodi melihat - lihat keadaan rumah mendiang nenek kakek nya,Semua nampak terlihat memang seperti dulu,karena rumah mendiang Nenek nya ini di masa depan sudah berubah bentukan nya setelah di tempati oleh sepupu nya sendiri nanti nya.
__ADS_1
"Siapa itu...???? Jodi kah.....???"
Tiba - tiba Jodi terdiam mendengar suara yang barusan terdengar,suara yang punya ciri khas dan pasti nya terdengar spesial bagi Jodi,Jodi pun melanjut kan langkah nya
Se sampai nya di meja makan Jodi tertegun melihat sosok yang ada di hadapan nya sekarang,sosok yang begitu spesial bagi nya,karena sosok ini lah yang selalu jadi tempat Jodi berbagi cerita atau pun berkeluh kesah
Sosok yang selalu jadi pendengar yang baik untuk Jodi,dan jadi penenang bila Jodi lagi gundah sedih ataupun galau.
"Jodi mau makan kah ???" tawar si Nenek
"Boleh Nek"...tapi sedikit aja ya Nek" kata Jodi
Dan satu hal lagi yang istimewa dari Nenek nya Jodi ialah ikan goreng buatan Nenek terasa sangat lezat bagi Jodi,sampai - sampai Jodi pernah bertanya ke Ibu nya kok masakan ikan goreng buatan Nenek sangat enak,Ibu nya Jodi hanya tersenyum,dan tetap saja rasa lezat ikan goreng Nenek tak ada yang bisa samain kelezetan nya.
Setelah menghabis kan waktu cukup lama di rumah Nenek nya Jodi pamit untuk melanjut kan melihat - lihat keadaan sekitar,Jodi pun bergegas menuju sungai,sambil berjalan tetap dengan perasaan heran dengan apa yang telah terjadi di hati nya dia juga merasakan bernostalgia kembali akan suasana 18 tahun di masa lalu ini.
Tiba - tiba suara yang mengejut kan nya
"Hooii Diii.."Tunggu sebentar....
Jodi menoleh ke arah sumber suara tersebut dan ternyata itu adalah suara dari tetangga nya yg bernama Roey atau biasa di panggil Usop oleh Jodi dan teman - teman semasa satu sekolah nya dulu.
"Ohh Roey..." apa kabar????" sapa Jodi
"Baik saja bos " jawab Roey sambil tersenyum
Sambil berjalan Roey menanyakan prihal rencana mereka yang ingin mengajukan lamaran pekerjaan di kebun sawit,sambil bercakap - cakap Jodi hanya tersenyum karena dia tahu kalau di masa depan lamaran kerja ke pabrik sawit mereka gagal gak keterima,walau pun Jodi sudah tahu apa yang akan terjadi di masa depan nya,karena yang dia alami sekarang ini hanyalah kejadian - kejadian yg Terulang kembali yang pernah dia alami sebelum nya,tapi Jodi hanya memilih diam dulu tuk sementara ini.
Setelah nampak di tepi sungai Jodi kembali jadi tertegun setelah melihat keadaan sekitar yang masih sama persis seperti dengan yang ada di masa lalu,Jodi lalu berbalik memandang Roey dan berkata...
"Apa semua ini mimpi....???"
"Haahh apa maksud mu???" tanya Roey heran
Jodi pun hanya tersenyum dan mengajak Roey yang merupakan tetangga dan juga sebagai teman dekat nya ini kembali berjalan jalan melihat keadaan sekitar sambil bercakap - cakap dan bersenda gurau,setelah cukup puas menghabis kan waktu melihat keadaan sekitar dan mengobrol dengan teman nya Roey,mereka memutus kan untuk pulang ke rumah masing - masing untuk makan siang karena tanpa terasa hari sudah memasuki waktu siang.
Dan saat Jodi membuka pintu kamar nya betapa terkejut nya dia melihat ada dua Sosok yang memancar kan sinar terang berwarna putih yg menyilau kan mata
Walau samar - samar tapi terlihat jelas kalau kedua sosok itu seorang pria dan yang satu nya lagi seorang wanita,pakain mereka serba putih bak pakaian nya kaum Yunani kuno,di kepala mereka melingkar bandana yang terbuat seperti Rumput,daun serta bunga
Ya mereka sekilas terlihat seperti sepasang Peri yang bersinar terang berwarna putih
Siapa kah mereka....?????
Bersambung..
__ADS_1