
ikha dari sejak kecil nya sangat femeinim, namun semua berubah saat dia pindah rumah, ikha tak memiliki banyak teman dirumah barunya, selain itu ikha juga gadis kecil sendiri yang wanita di satu gang rumah nya selebihnya yang seumuran nya ya cowok,
__ADS_1
setelah sekitar 2 bulan akhirnya dia pun mulai bisa akrab sama anak" cowok yang tinggal disana, ikha semenjak itu menjadi sangat berubah, iya suka bermain semua permainan termasuk permainan cowok saat semuanya seperti sepak bola, lempar selop, pecah piring, main gambar, patok leleh dan sebagainya bahkan ikha juga suka main judi(tanpa uang) semenjak itu dia jadi ketua bos dari para bocil cowok disana, iya mulai menjadi wanita tomboy yang karakternya jauh berbeda dari awal Nya, ikha biasanya dari jam 5 sore udah ada dimusolah dekat rumah nya, walaupun ikha suka bermain, dan sering menggumal namun iya juga rajin ibadah walau baru magrib dan isah saja namun iya sering menghabiskan waktu dengen berbersa mushola bareng teman nya sebelum sholat magrib setelah sholat magrib iya bermain dengan temannya habis itu sholat isya lalu pulang, ikha bukan lah gadis cantik bidadari namun hatinya baik, hingga namnya tersebar karena rajin mendengar kan ceramah di mesjid nya, walau pun ikha banyak yg suka namun iya di masa 12 tahun nya sangat tidak suka caper sama cowok malah cowok yg sering caper terhadap nya, iya juga benci dengan kaum lelaki yang hidung belang bahkan iya tak sungkan berkata kasar terhadap seseorang yang sering menyakiti hati wanita, ikha wanita yg tangguh, ikha tidur sepintar sahabat nya namun banyk guru yang menyukai pemikiran nya yg gampang memahami pelajaran dan juga patuh terhadap larangan guru, ikha juga sering di ajak untuk perlombaan serta pensi karena iya sangat jago untuk membawakan sebuah puisi, namun dibalik semua itu ikha sering merasa kesepian, tak punya teman karena orang tua ikha sangat sibuk mencari rezeki mereka sibuk dengen pekerjaan mereka, tapi ikha tetap sabar bahkan saat pagi ikha sering gak sarapan karena ayah nya memburu kan dia buat berangkat sekolah
__ADS_1
ayah:cepat dah siang ni mo kuanter sekolah gak?
__ADS_1
mereka sangat dekat hingga tertawan dan bermain bersama, namun ada konflik kecil yang membuat mereka pun berpisah seperti berteman namun seperti musuh juga, ikha tak terlalu memikirkan semua itu namun sesekali ikha sering teringat masa lalu dan hari-hari yang telah ikha lewati bersama Dirga, kadang ikha merasakan rindu yang mendalam terhadap Dirga, banyak seseorang yang berusaha masuk dalam hidup ikha berniat mengisi ke kosongan hati ikha namun iya hanya menganggap itu semua cuma sebatas taman nya saja, ya selebih nya ikha hanya fokus ke tugas dan pelajaran sekolah nya saja karena dia sadar dan punya pedoman sukses lah terlebih dahulu maka soal lelaki itu bisa belakangan mengejar nya.
__ADS_1