Wanita Selalu Salah

Wanita Selalu Salah
Chapter 3


__ADS_3

Kenapa mesti ada briefing segala? Mau pulang juga..euuuuhhhh. -kesal gue sambil bergumam dan melihat supervisor yang sedang bicara di depan kita yang sedang baris. Aneh gue mah kenapa supervisor bilang akan ada training buat menyapu mengepel. Katanya biar sesuai Sistem operasional prosedur (S O P).


Oke , jangan dulu pada pulang dan mari kita ke gedung sebelah mall ini untuk melakukan training kerja , supaya kedepannya lebih baik lagi dalam prakteknya. -ucap supervisor gue.


Tapi bodolah , gue mah mau pulang!! -lirih gue dalam hati. Tiba-tiba teman se profesi gue yang bernama maya melirik ke arah gue , yang memang gue dari tadi gak fokus dan gak memperhatikan ke depan.


Dan setelah briefing selesai , para Cleaning langsung bergegas ke gedung sebelah mall ini yang merupakan kantor dari segala staff mall ini. Maya mengajak gue ke tempat itu dan gue menolaknya , dan berbicara padanya buat tidak kesana. Oh iya , gue memanggilnya mbak maya , karena ia merupakan seorang wanita janda karena cerai dari suaminya. Gue kisar usianya sekitar 27 an , ya beda 5 tahun dari gue.


Mbak , sudah gak usah kesana? -ajak gue ke mbak maya.


Lah , emangya kunaon jul? -jawab mbak maya dengan campuran logat sunda nya


Ya , gak penting aja mbak. Toh kita setelah itu aktifitas atau prakteknya akan sama dari apa yang biasa kita kerjakan. -jelas gue yang memberitahu alasan untuk tidak mengikuti training.


Benar juga sih , naon anu kumaneh omong!! -mbak maya mulai setuju akan alasan gue


Oke dah , oh iya gimana kalo pulang mampir ke kosan mbak maya? -ajak gue yang memang pengen berbicara atau kenal dekat sama mbak maya dan membuktikan bahwa wanita gak selamanya ucapin lelaki selalu salah.


Hmm , emang kamu mau jul , main ke rumah janda..hehe -rayu mbak maya sambil ketawa


Ya saya mah mau mbak , dan saya orangnya gak memandang derajat atau status orang. -gombal gue yang menghipnotis diri mbak maya


Oke dah , eh tapi kita tunggu dulu semuanya bergegas ke gedung galaxi (nama gedung/kantor tersebut). -pinta mbak maya ke gue.

__ADS_1


Akhirnya gue dan mbak maya beres beres dan merapihkan peralatan kerja kita masing masing. Dan ahh sial ada yang memperhatikan kita dari tadi yaitu ibu dian yang merupakan asisten supervisor bagian staff logistik.


Hey , kalian kok gak langsung bergegas ke tempat training. -ucap ibu dian kepada kita


Eh iya bu , mohon maaf dan memang kebetulan ada ibu. Jadi saya bisa minta ijin ke ibu. -jawab gue sambil memikirkan alasannya dan yess ada moment dimana mbak maya mengusap kepalanya seakan pusing dan sakit , dan itu akan jadi alasan gue.


Emang mau ijin kemana? -tanya ibu dian


Ini bu , saya gak bisa ikut training karena mau langsung pulang. Maksudku nganterin mbak maya yang sakit bu!!. -jawab gue ke ibu dian


Dia kan bisa pulang sendiri. -tanya bu dian


Itu dia bu , dia bawa motor dan gak kuat buat bawanya , jadi saya yang anterin dia. -jawab gue


Sakit apa may , kamu?. -tanya ibu dian ke mbak maya


Yasudah kalian aku ijinkan , dan nanti juga saya sampaikan ke pak sofian (supervisor). -ucap bu dian


Terimakasih bu. -seru kami berdua


Lalu kita pun bergegas menuju parkiran dan mengambil motor mbak maya , sementara mbak maya menunggu di atas lobby utama. Dan kami pun pulang ke kosan mbak maya.


Setelah sampai gue dan mbak maya masuk ke kosannya dan mbak mya mengambil segelas air untuk gue.

__ADS_1


Oh iya mbak , apa gak kepikiran lagi buat menikah? -tanya gue sompral


Duh pertanyaan yang to the point banget jul? -jawab mbak maya


Hehe , maaf mbak. Karena bagi saya mbak maya kan masih muda dan banyak yang mau sama mbak. -ucap gue penuh gombal


Tapi emang ada yang mau sama seorang janda? Eh ngomong ngomong bukan kamu kan yang naksir mbak.hehe. -jawab mbak maya yang menjerumus.


Eh kok saya sih , nggak mbak. Saya mah cuman tanya doank. -jawab gue yang memang tak tertarik untuk menikah muda dan tapi bukan gue gak tertarik sama mbak maya yang lumayan cantik manis dan wow pokoknyamah.


Iya , jul becanda. Ya kalau mbak sih kalau ada orang yang baik sama mbak , sayang sama mbak dan mau menerima status mbak saat ini ya mbak pasti menerimanya juga.


Oh gitu..hmmm -jawab gue , iya cuman jawab gitu


Kenapa jul , minum tuh ulah di anteupkeun sing jadi ager!! Hehe -pinta mbak maya kepada gue


Iya mbak. Di tampi un . -jawab gue


Oh iya , wanita itu apa semuanya merasa bahwa lelaki itu selalu salah dan wanita selalu benar. -tanya gue yang merupakan inti dari permasalahan ini


Hmm. Kalo menurut mbak sih , gimana perilaku lelakinya kepada wanita. Dan juga gimana sudut pandangnya dari wanita itu. -jawab mbak maya.


Begitu ya , makasih mbak jwabannya. -terimakasih gue ke mbak maya.

__ADS_1


Dan gue merasa jawaban dari mbak maya merupakan jawaban yang sudah pernah gue dengar dan standard jawabannya. Tapi yang harus jadi pembelajaran bahwa gue menanyakan kepada orang yang mungkin pernah bilang bahwa lelaki selalu salah dalam hal arti orang yang pernah disakiti. Mbak maya adalah salah satu contoh wanita tegar yang berusah tetap kuat dan bangkit dari permasalahannya agar tetap berjuang dan hidup untuk lebih baik lagi.


Lalu setelah itu gue pamit , dan berjalan menuju jalan raya buat memesan grab.. dan tai kotok gue lagi lagi dapat driver wanita , walau beda orang yang tadi pagi. Sungguh gue selalu berada dalam situasi untuk kenal dengan seluruh wanita. Ini baik buat gue menelusuri arti makna yang sesungguhnya.


__ADS_2