
"Frans!!! Frans!!! bangun dong lu kok sampe segini nya sih, Frans!! kata lu mau semangat lagi" teriak Arya yang menemukan Frans tergeletak dilantai karna terlalu banyak minum
*flashback on
"Maya kamu jahat orang terjahat yang aku temui, apakah karna kondisi keuangan ku kamu pergi? Maya aku akan buat kamu menyesal tunggu pembalasan ku terlalu sakit May aku berkorban semuanya cuma buat kamu senang tapi kamu kaya gini sama aku bagus May bagus aku tau aku orang sederhana tapi ngga gini May....
Dasar semua wanita sama aja MATREE" teriak Frans sambi membakar foto² nya dengan Maya
Frans terus minum alkohol samapai akhirnya dia tergeletak, dia merasa badannya sakit semua merasa lelah dan akhirnya tertidur pulas
*flashback off
"Kok aku disin? aduhh sakit badan aku Ar, ada apa ya?" tanya Frans yang memegang bahu nya
"Lu lupa ya, ngapain kok tidur di kamar mandi tadi malem"
"Haaa!!! kamar mandi??" tanya Frans yang beranjak dari tempat tidur
"Mangkanya kalo minum jangan banyak banyak tau rasa kan" kata Arya yang memegang bahu Frans
Hari ini Reva sangat menikmati setiap waktunya tanpa di sadari dia belajaran memsak dengan sang nenek yang dulu nya iya engan untuk kedapur apa lagi memasak kini Ia menjadi sering ke dapur entah ada apa dengan anak itu
"Nek ini udah pas belum rasanya" tanya Reva sambil membawa sendok berisikan sedikittw kuah
"Iya nduk ini sudah pas, tumben kamu mau belajaran masak" ejek nenek
"Ih mbok apa sih kan Reva juga perempuan harus bisa masak ngga main bola terus"jawab Reva sambil mengerut kan dahinya
"La gak bisanya lo Rev kamu mau pergi kedapur apalagi urusan masak" celoteh nenek
"Iya nek maaf ya, Reva mau jadi cewek sepenuhnya" jawab Reva
"La bukannya kamu emang cewek Rev?" Ejek nenek
__ADS_1
"Maksud nya tu yang bisa ngurus rumah gitu lo mbok" jawab Reva dengan bibir yang muncung ke depan
"Udah udah gitu aja kok ngambek to nduk, ayo makan mbok udah laper" bujuk sang nenek
"Reva, lagi sibuk ngga?"
"Eh iya, engga kok"
"Rev boleh ngomong ngga"
"Ngomong apa kok pake nanya"
"Rev aku tau ini cepet tapi gimana ya, aku suka sama kamu" dengan ke to the point nya frans begitu mudah mengatakan hal tersebut
"Ha kamu ngomong apa si"
"Aku beneran Rev"
"Gimana ya frans"
"Hmm besok aja aku jawab di lapangan"
"Hmm iya deh siap"
"Tidur dulu ya aku, malam😚😚😚"
"Iya malam:)"
*keesokannya
"Reva" panggil dari seorang laki laki yang sedang berjalan menujunya
"Hmmm iya" Reva membalikan badannya mendongak ke atas
__ADS_1
"Rev gimana yang kemarin" tanya nya
"Kamu beneran ngga sih"tanya Reva balik
"Aku beneran Rev" jawabnya sambil menjulurkan tangan membantu Reva berdiri
"Apa buktinya?"tanyanya
"Oke aku buktiin, hey sini pada kumpul aku mau omong sebentar!"teriaknya memanggil teman²nya yang lain
"Hih ada apa nih kok kumpul"tanya Danu
"Hmm paling Frans tuh" jawab Arya
"Rev aku mau serius sama kamu dan aku mau ngelamar kamu"ucap Frans dengan lantangnya
Lamaran Frans kepada Reva membuat semua yang melihatnya terbelangak kebingungan Reva pun merasa syok rasanya otak jantung berhenti ketika mendengar ucapan Frans dengan berani nya melamar Reva di hadapan semua teman²nya
"Hmm gimana Rev kamu mau ngga, aku serius ini"
"Eh kamu beneran bilang gtu tadi"
"Iyaa Rev bener kok"
"Hmm kalo kamu mau nya langsung nikah aku mau Frans"
Betapa bingungnya semua orang yang melihat itu, tanpa ada pendekatan atau apapun itu mereka akan melaksanakan janji suci kepada Tuhan
Walaupun Reva sendiri yang berada di situ kebingungan namun dia yakin akan keputusannya itu
*flashback on
Apa bener ya Frans akan menjadikan aku pacarnya hmm tapi gimana aku trauma dengan kejadian kemarin semoga saja jika benar dan dia serius kepadaku dia langsung melamar ku tanpa pikir panjang untuk melaksanakan pernikahan bukan berpacaran semoga saja
__ADS_1
*flashback off