
Di kerajaan Alarick...
dimeja makan
kakek ngajak om Gio untuk makan bareng,jadi di meja makan ada 8 orang.
"James,nanti papa,anak-anak sama Gio mau ke taman perbatasan,ga ada penolakan!" kakek Jonggyu menekankan kalimat terakhirnya.
"uhuk..uhuk...untuk apa?bukannya minggu lalu kalian dah kesana?ditemani prajurit ya?disana bahaya pa.." ucap ayah.
"untuk latihan,ya..memang minggu lalu kami kesana,tapi..anak-anak perlu mengetahui dunia luar,ga!jangan bawa prajurit,biarkan anak-anak tumbuh besar di alam.."jelas kakek.
"hmm..yaudah kalian boleh pergi tapi jaga diri ya sayang?" kata bunda lembut kepada anak-anaknya,
anaknya hanya tersenyum dan mengangguk.
"tuh..istri kamu aja ngebiarin mereka pergi..masa kamu enggak?"
"huft...iyadeh kalian boleh pergi..tapi kalau ada apa-apa,kalian gak boleh keluar lagi!"
merekapun melanjutkan makan yang sempat tertunda beberapa menit.Gio tidak memperhatikan apa yang sedang terjadi,karena sedari tadi ia hanya memikirkan untuk apa dia,kakek Jonggyu dan putri ke perbatasan?yang pasti bukan untuk latihan,karena jadwal latihan mereka bukan hari ini.
berbeda dengan ke-empat putri yang dari tadi hanya tersenyum..entah memikirkan apa.
•••••
Di taman perbatasan.
__ADS_1
"Kek...mana prince sama kakek Hyujaan?"tanya Rose setelah mereka sampai di taman perbatasan.
"ga tau,mungkin sebentar lagi.." kata kakek Jonggyu sambil menengok kanan kiri.
Tiba-tiba...
"DAAAAARRRR!!!"ada yang mengejutkan mereka dari belakang.
"AAAAAAAA" putri dan kakek terkejut bahkan om Gio.
ya,mereka prince dan kakek Hyujaan.om Gino? oh..om Gino hanya memperhatikan kejadian tersebut,karena masih heran,bingung ga tau sampe kapan bingungnya.
"ih,kalian ngapain ngagetin??kakek juga??" Jennie kesal dan memasang wajah cemberut.
"TUNGGU!" tiba-tiba suara om Gio yang begitu keras menarik perhatian semuanya..
"kakek,aku merasa ada bau vampire disini.." kata om Gio sambil memastikan ini adalah bau vampire atau bukan.
"jadi?kalian semua werewolf?!!prince!jaga-jaga!" kata om Gino sambil menghalagi 4 prince,begitupun dengan om Gio.
"kakek menyuruh kita kesini agar berperang dengn vampire?" tanya om Gio kepada kakek Jonggyu.
"heehh..sudah-sudaaah..kok malah mau perang?gini,kita emang vampire tapi kami baik kok,dan untuk kamu Gino,mereka adalah orang yang bependidikan di kerajaan werewolf,jgn berburuk sangka kepada mereka.." jelas kakek Hyujaan.
"mending kita bicarainnya di mansion.." ajak kakek Jonggyu.
"SETUJU!!" seru ke8 remaja itu.
__ADS_1
"GAK!" kedua pemuda itu menolak untuk ke mansion..karena baginya musuh tetaplah musuh.
"yaudah kalo gitu kita aja yang ke mansion biarin mereka berdua disini,ntar kalo ada monster kakek g mau tanggung jawab" kata kakek Jonggyu enteng.
"ck,yaudah ayo"
••••
Di mansion..
"Gini,jadi kakek sama kakek Hyujaan nyuruh kalian kesini untuk membahas masa lalu dan masa depan.." kata kakek Jonggyu
"maksudnya kek?" tanya om Gino
"jadiii..*menjelaskan dari A-Z" kakek Hyujaan.
P&P lagi di halaman belakang ya guys...biasaaa lagi main ama "binatang peliharaan"
"owh,jadi gitu..." kata om Gio.
"kalo saya,gak masalah ngajar mereka..tapi saya males kalo sama dia..dia orangnya gituu" kata om Gino.
"eh,maksudnya apaa?!"
kedua kakek hanya tertawa
To be continued...
__ADS_1