
sms yang membuat isi kamar almee menjadi hawa panas dan juga mencekam...... dita yang tak menyadari suasana sangat panad dan menyekam. dengan santai nya berlalu pergi untuk pulang kerumahnya.
dan tanpa aba-aba alme menelpon nomor yang tertera panji2
"hallo aku ngak bakalan minta maaf karena situ yang harus minta maaf
"pertama.saya bukan nggak laku
"kedua saya tak mengganggu hubungan orang
"ketiga perasaan nomor situ yany sms duluan. tolong di cam kan ya
apa kamu bilang. berani kamu ngata-ngatain aku. dasar cewek ngak punya etika. nggak d ajar ya sama orangtua kamu untuk bersikap sopan santun.. haahhh"
__ADS_1
kamu yang nggak d ajar sopan santun. tanpa tau main ngata-ngatain orang aja kamu. saya ngak tau siapa kamu. tapi titip pesen untuk yang punya nomor ini. ngak usah sok akrab. ngak butuh......
oke... bakalan aku sampain pesasn kamu sama mas ael... jadi jangan jadi pengganggu
dia tutup telpon secara tidak sangat manis sekali. ucap samal kek.
aku lupa.aku juga ngak ucap salam ya. tapi perempuan itu bilang mas ael. jangan bilang ni nomor kak ael. tapi nomor kak ael bukan yang ini. tapi kalau ini nomor kak ael berarti yang sms dulu kak ael. tapi kenapa panji seolah-olah dia yang kirim sms. apa dia bohong ya atau perempuab ini
rasa penasaran dan jiwa detektif ku lansung keluar. tapi harus ku simpan untuk sementara karena aku harus membantu bubun k toko roti untuk mengambil roti dan kue untuk acara tahlilan kak fatur dan juga menemani bubun ke pasar untuk acara tahlilan nanti malam
almee serius bun.. aku bukan ayam tapu alme bubun.. udah-udah minta maaf sana
"bang maaf ya. karena aku melamun aku nabrang abang nya....
__ADS_1
"iya neng... "berhubung neng udah kasih tau namanya boleh deh sekalian nomor telpon. atau nama instagtram nya...
"yeee si abang ngemodusin aku lagi...
"ku jawab dengan sangat lantang dan tegas.aku ngak punya instagram bang dan kalau nomor telepon maaf bang. ngak bisa kasih... oke "
aku berusaha untuk cepat move on dan tak berlarut-larut dalam sedih.karena aku tau kak fatur dah tenang di sana
bubun pun seperti itu. berbeda dengan ayah dan kak inay. mereka kadang-kadang masih menangis setiap mengingat akan hal tentang kak fatur. akupun seperti itu. tapi cepat-cepat ku hibur diriku lagi.
kami dari pasar singgah lagi di toko roti bubun untuk mengambil keperluan untuk acara nanti malam. dan sebelum bubun dan aku pulang. aku menolong para karyawan bubun untuk melayani pembeli. allhamdulilah hari ini rame dari hari kemaren dan roti dan kue sudah mulai soul out....
kami tutup lebih cepat dari biasanya karena bubun membolehkan para karyawan nya untuk pulang karena mereka melakukan pekerjaan agak banyak hari ini. karena bubun ada acara tahlilan dirumah.
__ADS_1
hay hay.... jangan lupa likes dan favorit tin ya... maaf kalau masih ada typo.... sehat selalu dan tetap semangat....