With Oppa Idol

With Oppa Idol
Sahabat Kay


__ADS_3

Dina wulandari yahh panggil aja dina salah satu sahabat dekat kay sejak masih dibangku sekolah menengah pertama (SMP) hingga kini bekerja ditempat yang sama PT. Dmr Group salah satu cabang perusahaan ecommerse terbesar di indonesia dan juga cukup besar di beberpa negara seperti singapura, thailand, malaysia dan juga korea.


Selain di indonesia perusahaan kay tempat bekerja ini sudah merambah ke taraf internasional dan cukup diakyi di beberapa negara dan yah salah satunya negri ginseng korea selatan.


Ini juga salah satu alasan kay bekerja disini dan mengambil les khusus bahasa korea karena impian terbesar kay adalah bisa ditempatkan di salah satu cabang perusahaan yang ada di korea.


Sembari bekerja bisa menikmati oppa korea ya itu lahh yang dipikirkan kay.


Kay, dina, dan ada satu lagi bella sahabatnya yang berkenalan sewaktu mereka pertama kali masuk di perusahaan ini. Sahabat satu frekuensi penggemar aluran korea.


Hahahaha


Memang yaa gampang sekali menjalin persahabatan dengan aliran satu frekuensi terutama penggemar korea.


Pagi itu pukul 07.00 tepat kay sudah berangkat ke kantor tempat dia bekerja dengan ditemani abang ojol yang sudah dia pesan. Kay jarang sekali membawa mobil karena menurutnya berangkat kerja pagi hari menggunakan mobil sama dengan menjerumuskan diri dalam kemacetan. Bagaimana tidak karena tiap pagi di surabaya sudah dipastikan jalanan sangat padat dengan orang orang yang akan berangkat bekerja, bersekolah dan aktifitas lainnya.


Kay lebih memilih menggunakan motor karena menurutnya lebih praktis dan hemat waktu. Yah cukup 30 menit untuk sampai ke kantor jika menggunakan motor. Namun hari ini kai lebih memilih memesan ojol karena sepulang kerja nanti kay, dina dan bella akan nongkrong di kafe favorit mereka dan yah tentu saja untuk pulang cukup nebeng dengan dina.


Satelah 30 menit perjalanan sampailah kay didepan perusahaan dengan si abang ojol.


" Makasih ya pak bayar udah lewat aplikasi ya.. " Ucap kay


" Iya mbak sama sama " Balas abang ojol sembari masih menatap kay.


Entah dengan tatapan terposana atau apa.

__ADS_1


Baru dua langkah kay berjalan namun ada sebuah panggilan yang mengharuskan kay menoleh.


" Mbak niara kaylila" Ucap sebuah suara yang memanggil nama kay hampir lengkap.


" Ehh iya ada apa?? " Jawab kay seraya menoleh ke belakang.


" Maaf helm nya mbak mau dipakai masuk kantor nih gak dikembaliin ke saya?? " Ucap bang ojol yang ternyata tadi memanggil nama lengkap kay.


" Astagaahh maaf pak lupa ini saya mau perang apa gimana yaa masuk kantor pakai helm " Jawab kay memegang helm yang masih nempel dikepala sambil nyengir


" Iya mb gak apa apa saya pikir tadi mbaknya mau tetep safety gitu pakai helm sampai dalem kantor" Ucap bang ojol sambil memahan tawa


" Ahh si bapak bisa aja " Balas kay dengan wajah malu.


Kay pun mengembalikan helm bang ojol lalu berbalik dan berjalan secepat mungkin karena sudah terlanjur malu karena sudah pasti banyak karyawan main yang melihat kejadian tadi.


" Udah sini cepet jangan lelet " Jawab kay sembari melambai ke arah sahabatnya itu.


Dina pum segera berlari cepat kearah kay dan langsung merangkul bahu sahabatnya itu dengan nafas tersengal sengal karena berlari.


" Duhh ngapain juga sih jalan cepet amat udah kayak nahan kebelet aja " Ucap dina


" Udah bukan nahan kebelet lagi nahan malu iya " Balas lay sembari memajukan bibirnya


" Lha napa nahan malu emangnya?? " Ucap dina yang masih merangkul bahu kay

__ADS_1


" Udahh ahh nanti aja aku ceritain masuk dulu ajah lahh hauss nih " Jawab kay


" Ahh kebiasaan kamu itu " Ucap dina sambil memukul kecil sahabatnya itu.


Hahahaha....


Tawa kay dan dina serempak saat dina memukul sahabatnya itu.


Lalu mereka berjalan bersama menuju lantai 3 tempat mereka bekerja dan langsung masuk ke pantry karena haus menyerang tenggorokan kay.


Lalu sambil minum kay menceritakan kejadian dengan bang ojol tadi kepada dina. Tentu saja dina tertawa mendengar cerita sahabatnya itu.


Bisa bisanya niara kaylila lupa dengan helm yang masih menempel dikepala. Karena menurut dina dan rekan kerja yang lain kay adalah gadis yang smart, teliti, rajin dan tentu daya ingat tinggi.


Dengan kemampuan itu kay bisa diterima kerja di perusahaan ini 3 tahun yang lalu bersama dengan dina dan bella. Karena bisa dibilang susah untuk masuk di perusahaan besar ini. Yah walaupun hanya anak cabang dari perusahaan aslinya di jakarta tapi sangat susah untuk bisa masuk di perusahaan tempat kay bekerja.


" Ehh entar mampir beli cake dulu yah ditempat biasa " Ujar kay


" Okehh siap kebiasaan dehh kebanyakan makan manis awas kencing manis " Jawab dina sambil terkekeh


" Yang ada bukan kencing manis tapi muka ini yang makin manis " Ucap kay sambil mengedipkan matanya


Dina hanya menggeleng melihat tingkah sahabatnya itu


" Oke aku kabari bella biar ntar dia berangkat duluan " Ucap dina seraya mengetik pesan untuk bella.

__ADS_1


Yahh kay dan dina berada di satu bagian yaitu divisi marketing. Sedang bella berada di divisi design.


walaupun berbeda divisi disaat jam istirahat pasti mereka berkumpul bersama di kantin perusahaan atau keluar ke beberapa kafe di dekat perusahaan.


__ADS_2