
...Keesokan harinya Alic bangun dan bersiap untuk menuju ke kota reberal saat dia hampir sampai di kota reberal Alic melihat ada sebuah kereta kuda yang sangat mewah sedang di rampok oleh sekelompok orang dan ada seorang perempuan yang akan segera di bunuh oleh perampok itu tetapi Alic tiba tiba muncul dan menebas leher salah satu perampok di bagian belakang dan satu persatu Alic bunuh dan tersisa perampok yang berusaha menikam perempuan itu dan dia melihat sesuatu dari kejauhan terlihat bayangan sekilas dan dia menyipitkan matanya agar terlihat jelas sebelum dia menyipitkan matanya Alic sudah ada di belakangnya dengan membawa pisau belati yang sudah mengalir darah dan tertebaslah leher milik orang itu, darah muncrat keluar dan mengalir deras Alic pun pergi mendekati perempuan itu dan perempuan itu ketakutan saat Alic mendekat dan menangis Alic pun panik ,tetapi Alic mendekat lagi dan dia mengulurkan tangannya ke wanita itu dan bertanya" apa kamu baik baik saja?" tanya Alic dan wanita itu baru sadar kalo ada laki-laki di kereta kuda itu yang masih hidup dan laki laki itu terluka cukup parah dibagian dada dan kakinya dan perempuan itu meminta tolong untuk menyembuhkan pria itu dan Alic mengunakan sebuah sihir yang bernama Hiling dan dalam sekejap laki laki itu punsembuh dan Alic ingin segera pergi tetapi ditahan oleh perempuan itu dan perempuan itu bertanya "dia akan baik baik saja,kan ?" sambil merangkul tangan Alic yang ingin pergi Alic pun bilang " gausah khawatir baik aku pergi dulu dah " sambil berusaha melepaskan tangan milik wanita itu tetap wanita itu tidak Mao melepaskan tangan milik Alic dan muka Alic terlihat aga jengkel karena tanganya dipegang terus dan setelah beberapa kali dicoba tetap tida bisa lepas dan akhirnya Alic pasrah dan menunggu laki laki itu siuman sambil terlihat sedikit jengkel dan beberapa menit kemudian pria itu bangun dan dia terlihat sedikit kebingungan akan apa yang terjadi dan wanita itu tiba tiba memeluk pria itu dengan erat dan Alic pun pergi meninggalkan mereka berdua dan melanjutkan perjalanan ke kota reberal....
__ADS_1
... Di dalam hutan menuju kota terdapat reruntuhan yg sangat tua dan diapun masuk untuk melihat lihat dan ternyata itu sebuah dungeon yang berisi monster dan jebakan Alic pun melewati semua jebakan dan monster itu dengan mudah dan akhirnya sampai di ujung dungeon itu dan terlihat sosok tengkorak berjubah hitam dengan membawa sabit yang besar sedang duduk di singgasana bak seorang raja dan Alic pun mendekat dan tiba tiba dia terbangun dan mulai melesat ke arah Alic dengan cepat dan mengayunkan sabitnya dengan tujuan membunuh,tetapi Alic liangsung melompat dan berputar di udara dan waktu Alic mendarat di tanah tengkorak itu belik menyerang lagi tetapi alis menangkisnya dengan belati yang di berikan oleh orang tuanya dan Alic berusaha menyerang dan dia berhasil menyerang bagian kepala dengan menggunakan kaki dan sabit si tengkorak pun terhempas ke samping dan Alic pun berusaha menyerang bagian kepala mengunakan belati miliknya dan kepala tengkorak itu pun putus dan menghilang menyisakan sabit dan kristal kecil dan seakan Alic melihat arwah yg bilang "akhirnya aku bebas ,makasih banyak nak" ...
__ADS_1
Alic pun terlihat terkejut dan sampai trelingkuk lemas dan terlihat kurang percaya apa yang sudah terjadi dan dia bertanya " apa apaan itu tadi ?" sambil teriak dan dia bilang lagi " ah, sudahlah aku ambil barang barangya aja " dan Alic pun mengambil mengambil kristal bening dan bingung dan bilang" kristal ini apa bisa dipakai buat apa yah?" dan Alic mengambil sebuah sabit yang auranya hitam pekat
__ADS_1
__ADS_1
...dan dia mengambilnya dan sambil bilang" oh ,aku kira berat ternyata ringan juga yah " dan dia pun keluar dari dungeon itu dan menuju ke kota reberal diperjalanan dia masih memikirkan tentang kristal itu dan bertanya " sebenarnya apa gunanya kristal itu mungkin bisa di jual dengan harga tinggi, apa mungkin bisa digunakan untuk di sabit milikku yah?" dan waktu dia sedang melamun dia pun tersandung dan tersungkur ketanah karena itu dan dia pun biang " aaah apa apaan ini sih" dan dia berusaha berdiri sambil membersihkan debu di bajunya dan mulai berjalan ke kota dan sambil memikirkan sesuatu dan sampai dia senyum senyum sendiri dan dia melihat kota reberal dari kejauhan dan merasa bahagia dan berteriak " akhirnya sampai juga di reberal" sambil berteriak dan mengangkat tangannya ke atas dan dia pun berjalan ke sana...
__ADS_1