YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
167


__ADS_3

Suasana di kediaman kakek Tio kini sudah mulai sepi lagi..


Karena pagi itu baik raja Alvin maupun raja Rius sudah kembali ke kerajaan mereka masing-masing.


Hyper juga kembali ke kota DA bersama istrinya , Aurora.


Sedangkan Johan kembali ke ATHAN bersama Vero.


Kini tinggal Leon dan Viona serta Angela dan Reiki yang berada di mansion menemani kakek Tio .


Jordan sendiri baru saja pergi menemani Nana mengelilingi Kota metrocity itu..


Reiki dan Leon turun ke ruang bawah tanah tempat dulu Angela di latih keras.


" ini apa kak ? " tanya Reiki bingung karena dirinya memang tak tau ada ruang bawah tanah di situ.


" ini tempat latihan Angela dulu " ucap Leon mengelus dinding yang retak karena hantaman cambuk yang meleset dari tubuh kecil sang adik.


Reiki mengamati setiap senti ruang yang tak terlalu besar itu dan ia menemukan sesuatu.


" ini punya siapa ? " tanya Reiki menunjukkan sebuah cincin yang terbengkalai di dalam lubang yang tak jauh dari pintu.


Leon melihat dengan seksama cincin itu . Lalu air mata nya pun jatuh tak dapat tertahankan lagi.


Reiki yang sedikit kaget hanya,diam membiarkan Leon mengenang kembali sejarah dari cincin yang ia perkiraan mungkin sudah puluhan tahun umurnya.


" berikan padaku " ucap Leon sambil menghapus airmata nya.


Reiki pun memberikan cincin itu ke Leon , dan langsung Leon simpan di dompetnya.


Leon pun menceritakan semua kisah masa lalu dirinya dan Angela yang berada di ruang bawah tanah itu.


" dulu aku terlalu lemah. aku tak mampu menanggung semua beban yang harusnya ku tanggung dan malah membiarkan seorang gadis kecil yang harus menanggung semua nya. " lirih Leon.


" kini aku sadar akan semua perlakuan kakek pada kami dulu. itu semua beliau lakukan semata-mata hanya ingin kami berdua tumbuh jadi lebih kuat agar bisa saling melindungi dimasa depan " ucap Leon.


Reiki hanya diam mendengarkan Leon yang membagi kisah nya.


" ternyata inilah sebabnya waktu dulu aku tak bisa menemukan mu . maafkan aku yang membuatmu menunggu lama " batin Reiki.


Reiki dan Angela pertama kali bertemu saat umur mereka 8 dan 9 tahun.


# FLASHBACK ON


Malam itu , hujan lebat mengguyur seluruh kota metrocity.


Angela kecil yang bosan didalam kamarnya pun keluar dan melihat hujan dari balkon kamarnya.


namun saat tengah melihat hujan . Angela kecil secara tidak sengaja melihat sesosok yang compang-camping dan tak terlalu jelas sedang berada di bawah gazebo dihalaman rumahnya.


Karena penasaran , Angela kecil pun melompat dari balkon kamarnya dilantai 2 dan tak lupa ia membawa sebuah payung .


Dengan rasa penasaran , Angela kecil menghampiri sosok yang bersembunyi di halaman rumah nya itu..


" Siapa kamu ?! ngapain kamu disini ?! " tanya Angela kecil menodongkan ujung payung itu ke kepala sosok itu dari belakang.


" maaf saya tidak bermaksud jahat. saya hanya menumpang berteduh disini " ucap sosok itu berbalik menghadap Angela kecil.


Keduanya saling pandang dan terpana satu sama lain.


" kamu siapa ? " tanya Angela kecil.


" nama saya Reiki . kalau nona siapa ?" tanya sosok bocah laki-laki yang ternyata Reiki.


" aku Angela. kalau kamu gak ada niat jahat . kenapa kamu sembunyi disini . lebih baik ikut aku kedalam . lebih hangat didalam rumahku daripada disini " ucap Angela kecil.


Belum sempat Reiki kecil menjawab , Angela kecil sudah menariknya keluar dari bawah gazebo itu lalu membuka payung nya.


" ayo tunggu apa lagi " ucap Angela kecil.

__ADS_1


Kedua bocah itupun berjalan menembus hujan dengan hanya sebuah payung .


" apa orangtua mu akan memberi izin ? " tanya Reiki sesaat setelah Angela kecil membuka pintu .


Sejenak Angela kecil terdiam membeku. ia melupakan sesuatu yang penting.


" prok prok prok .. bagus sekali ya.." suara barito itu cukup membuat Angela kecil jadi menciut.


Dilihat nya orang yang berdiri sambil menyilang kan tangan didada nya itu.


" ah ayah .. hehehe " ucap Angela kecil kikuk karena ketahuan langsung oleh sang ayah , Bara Anson.


" ini sudah yang keberapa kali nya nona kecil ? " tanya ayah bara tersenyum namun senyum menyeramkan.


" hmm itu... " ucap Angela memainkan jarinya karena gugup.


" Cepat masuk ke kamar mu ! " ucap Bara Anson kesal karena Angela kecil sudah sering sekali keluar dengan cara melompati balkon kamarnya.


" baik ayah " ucap Angela kecil menunduk lalu hendak melangkah masuk namun ia berhenti.


" ada apa nona bandel ? " tanya ayah Bara melihat putri kecilnya itu berhenti dibelakangnya.


" ayah .. itu.. ehmm.. ada sesuatu " ucap Angela gugup.


ayah Bara pun menatap wajah putrinya itu. lalu berjongkok didepan Angela.


" putri ayah . ada apa ,? kenapa wajahmu seperti itu ? " tanya ayah bara dengan lembut.


" ayah janji gak boleh marah ya " ucap Angela kecil


bara anson pun hanya mampu mengangguk karena ia tak sanggup jika harus melihat wajah bimbang putri kecilnya itu.


" iya ayah janji " ucap ayah Bara mengelus kepala Angela kecil.


" boleh gak temanku berteduh disini ? kasian dia tadi sembunyi dibawah gazebo depan ayah " ucap angela kecil.


" ayo masuk. ayah ku baik kok gak gigit " ucap Angela kecil menarik Reiki kecil yang bersembunyi di luar pintu


Bara Anson melihat penampilan Reiki kecil dari atas ke bawah.


" nama mu siapa nak ? " tanya ayah bara lembut


" reiki pak " jawab Reiki kaku.


" yaudah , ayo masuk diluar dingin " ucap ayah bara berjalan didepan kedua bocah itu.


Malam itu adalah awal dari kedekatan Angela dan Reiki .


begitu juga Leon dan Skype yang dulu memang teman kecil karena tetangga .


Bara dan Diana bahagia melihat kebahagiaan yang dirasakan anak-anak kecil itu.


Waktu berlalu begitu cepat.


hingga suatu sore , Angela mengajak Reiki berjalan ke sebuah danau yang tak jauh dari rumahnya.


" kamu mau bilang apa tadi ? " tanya Angela penasaran.


" aku suka sama kamu. kamu mau gak sama aku ? " tanya Reiki kecil sedikit gugup.


" aku mau sama kamu karena aku juga suka sama kamu . tapi .. " ucap Angela kecil menggantung.


" tapi apa ? " tanya Reiki kecil.


" tapi kita masih kecil dan aku juga belum tau banyak tentangmu ." ucap Angela kecil menunduk.


" aku janji setelah kita dewasa nanti. aku akan datang dengan keluargaku untuk melamar mu " ucap Reiki kecil sungguh-sungguh.


" kamu yakin ? " tanya Angela kecil

__ADS_1


" aku yakin " jawab Reiki serius .


" aku akan tunggu kamu . sampai kita dewasa nanti akan ku tagih janjimu " ucap Angela kecil tersenyum manis.


Reiki kecil pun ikut tersenyum lalu mematahkan liontin kalungnya .


" kenapa dipatahkan ? " tanya Angela kecil.


" nenekku pernah bilang. jika suatu hari nanti aku bertemu pujaan hati ku maka aku harus memberikannya ini sebagai tanda tulus ku " ucap Reiki kecil membuka liontin kalung itu lalu mengeluarkan rantai kalung nya.


" ini untuk mu. supaya kamu ingat mulai dari sekarang aku milikmu dan kamu milikku " ucap Reiki memasangkan kalung itu ke leher Angela.


" aku harap kamu ingat janji mu " ucap Angela.


belum sempat Reiki menjawab tiba-tiba ..


Duarr.


sebuah peluru melewati kedua bocah itu.


dengan sigap , Angela yang memang sudah berlatih bersama ayahnya mampu menarik Reiki kecil menjauh dari tempat itu.


keduanya pun berlari menuju rumah Angela.


namun , keduanya terjatuh sebelum sampai .


" Yang Mulia . Silahkan ikut kami kembali " ucap seseorang berbaju besi hendak menarik Reiki.


" lepaskan aku ! " bentak Reiki kecil.


" Lepaskan dia !! jauhkan tanganmu darinya " bentak Angela menendang orang itu hingga terpental.


namun ada suatu gelombang berbentuk cambuk memukul Angela kecil hingga terjatuh .


" Angel..bangun bertahan lah .. ! " ucap Reiki kecil panik melihat darah keluar dari mulut dan punggung Angela kecil.


" kamu ikut pulang atau ku bunuh gadis kecil ini ? " tanya seseorang sambil mengendalikan cambuk air itu.


" Angel.. tunggu aku. aku janji akan menemuimu lagi dan akan menepati janji kita. tunggu aku tumbuh kuat .. " ucap Reiki mencium kening Angela yang mulai tak sadarkan diri.


" bawa bocah nakal ini kembali dan kurung dia " perintah seseorang itu.


" tunggu dulu.. Ayah.. biarkan aku mengantarkannya pulang. dia butuh penanganan . " ucap Reiki meronta saat ditarik menjauh dari Angela kecil.


Namun Raja Rius tak memperdulikan teriakan anaknya itu.


dan memilih langsung masuk ke mobil.


" Angel.. bertahanlah. kakakmu sudah datang.. tunggu aku jadi lebih kuat agar aku bisa melindungi mu !! " teriak Reiki kecil melihat Leon yang berlari dari kejauhan.


Karena sudah diperintah raja Rius , dengan terpaksa salah satu pengawal yang menarik Reiki pun memukul belakang nya membuat Reiki pingsan seketika.


lalu langsung membawa nya pergi.


Leon yang melihat sang adik bersimbah darah pun khawatir.


" reiki.. ja...ngan pergi.. " ucap Angela pelan lalu tak sadarkan diri....


# FLASHBACK OFF.


.


.


.


.


# to be continue 🤗😘😊

__ADS_1


__ADS_2